×
×

Search in Mata Mata Musik

10 DJ yang Merangkap Sebagai Perancang Busana

Posted on: 12/12/19 at 9:13 am

Fesyen selalu memainkan peran penting dalam budaya musik elektronik. Sejak lahirnya musik dance, gaya selalu menjadi eksistensi dari kreativitas bagi artis maupun penggemar.

Berbagai kolaborasi keren antara DJ dan rumah mode banyak menghiasi tahun ini. Tidak sedikit juga DJ yang mencoba peruntungan memulai bisnis di dunia fesyen dengan merangkap sebagai perancang busana.

Baca juga: Beberapa DJ Ini Memilih 7 Lokasi Unik Untuk Setnya!

Honey Dijon, misalnya. DJ-produser tersebut kini bisa menambah ‘desainer’ ke daftar profesinya melalui kolaborasi yang sedang berjalan dengan perusahaan fesyen mewah, Comme Des Garçons. Sementara itu, Peggy Gou bermitra dengan New Guards Group untuk mendirikan Kirin, brand yang menonjolkan budaya Korea, selera fesyen pribadinya dan inspirasi dari perjalanannya keliling dunia. Lalu ada Idris Elba – pria Renaissance sejati yang terinspirasi oleh passion-nya terhadap budaya DJ – yang meluncurkan merek streetwear uniseks barunya, 2HR SET.

Dan nama-nama itu belum seberapa. Yuk, intip 10 DJ yang tidak hanya sukses berkarier di industri musik tetapi juga bersinar di ranah fesyen.

Zhu

Zhu
Zhu dengan jaket festival uniknya. (Foto: Henry Amman)

Tahun ini, Zhu bekerja sama dengan pengarah kreatifnya, Emmy Slattery, untuk mendesain jaket festival unik untuk Electric Daisy Carnival di Las Vegas. Jaketnya dibuat dari gelang festival yang dikirim oleh fans dari seluruh dunia yang pernah menonton penampilan Zhu. 

Setiap penggemar mengirimkan gelang mereka dan menyertakan surat khusus yang menjelaskan pengalaman mereka atau opini tentang musik garapan Zhu. Jaket ini juga dipajang di toko pop-up-nya di Alien Jerky, California sebelum penampilannya pada hari Sabtu (7/12) di EDC. Selain bisa melihat jaketnya, fans juga bisa membeli merchandise eksklusif Zhu bertema alien.

The Martinez Brothers

The Martinez Brothers
The Martinez Brothers (Foto: DKNY)

Nama The Martinez Brothers cukup sering dikaitkan dengan New York City dan fesyen: selama dua tahun, mereka mengomposeri dan mengaransemen musik untuk acara runway Givenchy Fall/Winter. Mereka bahkan berkolaborasi dengan New Era menghadirkan topi eksklusif. Jadi tidak mengejutkan kalau duo kelahiran The Bronx ini tengah menjadi wajah kampanye ulang tahun ke-30 DKNY, bersama bintang pop Halsey. Bulan September kemarin, mereka tampil di pesta DKNY selama pergelaran New York Fashion Week. Saat ini wajah mereka juga banyak berkeliaran di berbagai papan iklan di NYC.

Baca juga: Martin Garrix Tergusur dari Puncak DJ Mag Top 100 2019

DJ Snake

DJ Snake
DJ Snake, 20 Juli 2018 di Seven Magic Mountains, Las Vegas. (Foto: Sami Drasin)

Obrolan tentang fesyen tidak lengkap tanpa menyertakan nama DJ Snake, produser multi-platinum yang terkenal dengan gaya inovatif. Perusahaan Pardon My French awalnya diluncurkan dengan perilisan merchandise edisi terbatas di konser-konser DJ Snake, Tchami, Mercer, dan Malaa. Secara keseluruhan, brand ini menangkap estetika minimalis DJ Snake dan juga menampilkan gaya dalam pola yang berani atau berwarna cerah. September ini, Pardon My French bekerja sama dengan merek pakaian olahraga Jepang Mizuno untuk koleksi eksklusif. Kolaborasi pertama mereka mencakup tracksuit–yang dirasa masuk akal karena Snake biasa terlihat mengenakan tracksuit. Pola tracksuit Pardon My French x Mizuno memberi penghormatan pada batik dari Afrika yang penuh warna.

Mija

Mija
Koleksi Turtle Neck Androgynous buatan Mija. (Foto: Mattesyn)

Amber Giles, alias Mija, tidak pernah mengikuti aturan dalam soal produksi – begitu pula dalam lini fesyennya. Bahkan, gaya pribadinya sendiri tidak masuk dalam kategori apa pun: sebagai artis media campuran dan perancang busana, Mija meluncurkan label Made by Mija di 2016 karena ingin membuat pakaian yang sesuai gayanya dan tidak hanya dijual sebagai kaos konser biasa. Koleksinya menampilkan berbagai macam pakaian streetwear mulai dari deretan hoodies dan kaos bernuansa monokrom, hingga bralette dan stiker yang terinspirasi anime dan masih banyak lagi.

Steve Aoki

Steve Aoki
Steve Aoki di Dim Mak x Tatras Collection yang dibuka di Water Tower Place pada 8 Desember 2019 di Chicago. (Foto: Timothy Hiatt/Getty)

Banyak ikon fesyen yang sedang berkembang yang mulai menyelami dunia fesyen dengan bekerja di toko retail pakaian. Namun, ceritanya agak sedikit berbeda dengan Steve Aoki: dia memasuki dunia fesyen dengan membuat kaos promo untuk bandnya di tahun ‘90-an. Sekarang, DJ ternama ini menggunakan etos do it yourself (DIY) yang sama dan mengubahnya menjadi Dim Mak Collection. Label premium ini memulai debutnya di AS di Saks Fifth Avenue pada 2017 dan telah bekerja sama dengan merek pakaian dan aksesori penting lainnya, seperti kolaborasi edisi terbatas dengan Joyrich. Bulan November, Aoki memperkenalkan Dim Mak x Tatras, kolaborasi dengan Tatras, merek outerwear mewah asal Jepang yang mengeksplorasi minat Aoki pada perjalanan ruang angkasa, biotek dan tema masa depan lainnya.

Sian

Sian
Koleksi Jaws x Sian. (Foto: Jaws x Sian)

Musisi techno Sian bekerja sama dengan pemain skateboard legendaris Aaron “Jaws” Hamoki menghadirkan kaos Sian x Jaws edisi terbatas. Keduanya bertemu di konser Sian di LA, di mana mereka kemudian menjadi akrab karena Sian ternyata pernah bermain skateboard dan mengetahui beberapa hal tentang Jaws dari prestasi ternamanya di Lyon 25 dan petualangan dengan tim Tony Hawk. 

Baca juga: Pensiunkan iTunes, Apple Peringatkan DJ Jangan Update Dulu!

Setelah itu, Jaws dan Sian mulai membahas korelasi antara budaya skateboarding dan musik elektronik. Menariknya, Sian dan Jaws sama-sama autodidak dan karena itu memutuskan untuk menciptakan koleksi merchandise yang berani dan pemberontak seperti mereka. Kolaborasi ini menyusul karya mereka sebelumnya, yaitu mendesain dek dengan skateboard Octopus.

SebastiAn

Acara Saint Laurent Spring 2020 berlangsung di tengah-tengah Menara Eiffel dan menghadirkan runway yang dibasahi hujan serta penampilan final dari supermodel kelas dunia, Naomi Campbell. Selain setting yang megah, acara ini disempurnakan dengan soundtrack yang sama luar biasanya. Untuk itu, label ini kembali menggandeng SebastiAn sebagai produser musik acara (SebastiAn telah memproduseri semua musik di acara fesyen Saint Laurent selama empat tahun terakhir). Bulan ini, menjelang perilisan album keduanya, ‘Thirst’, SebastiAn merilis video musik ‘Sober’ yang diproduseri oleh Saint Laurent dan disutradarai oleh pengarah kreatif brand, Nathalie Canguilhem.

Boys Noize

Boys Noize
Boys Noize x Off-White (Foto: Off-White dan Boys Noize)

Untuk perilisan album solo terbarunya, Mayday, raksasa techno asal Jerman Alex Ridha – yang lebih dikenal sebagai Boys Noize – bekerja sama dengan desainer/pengarah kreatif Virgil Abloh untuk koleksi Off-White x Mayday eksklusif. Ini menandai pertama kalinya Off-White menciptakan koleksi untuk artis dan album, dan kolaborasi ini terbukti sukses dan menjadi awal dari kemitraan mendatang Off-White dengan para artis. Menyusul keberhasilan koleksi ini, Abloh bekerja sama dengan Ridha memproduksi EP Orvnge, rilisan musik resmi pertama Abloh. 

Black Coffee

Black Coffee
Black Coffee (Foto: Nick Boulton)

Virgil Abloh dan Black Coffee (DJ-produser veteran dari Afrika Selatan) menjadi terkenal berkat inovasi dan gaya khas mereka di dunia fesyen dan musik. Bahkan, pada musim panas 2018, Black Coffee mengumumkan rencananya membuka sekolah seni yang berbasis di Johannesburg, Afrika Selatan, yang akan didesain oleh Abloh. Hubungan mereka tidak diragukan lagi membantu peluncuran koleksi musim semi yang dirancang oleh Off-White untuk menghormati Black Coffee dan pengaruhnya pada keinginan Abloh menjajal ranah musik.

Sita Abellan

Sita Abellan
Sita Abelian (Foto: Mark Hunter)

Entah dari belakang deck atau meluncurkan koleksi baru, Sita Abellan adalah cikal bakal dari semua hal yang menarik dalam musik dance dan fesyen. Selain membantu mendesain koleksi untuk label-label seperti Faith Connexion, Misbhv, HTC, dan Freak City, dia juga memprakarsai beberapa sentuhan fesyennya sendiri termasuk Techno Capitalism dan Observed. Tahun ini, dia meluncurkan Lilith, koleksi perhiasan khusus yang telah dipakai oleh Jorja Smith, Kim Kardashian, Billie Eilish, Kesha dan selebriti terkenal lainnya.

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Agnez Mo

Kolaborasi Agnez Mo dan Steve Aoki Menghasilkan Single 'Girl'

Steve Aoki dan Agnez Mo (Foto: Instagram.com/@agnezmo). DJ superstar berdarah Jepang yang berwarga negara Amerika Serikat, Steve Aoki mengumumkan kolaborasi

on Mar 25, 2020
Steve Aoki

Steve Aoki Berkolaborasi Dengan Lay EXO dan Will.I.Am Di Single 'L...

(Foto: Instagram.com/@steveaoki). Kolaborasi antara anggota EXO, Lay Zhang dengan Steve Aoki dan Will.I.Am telah keluar. Mereka merilis single berjudul 'Lov

on Mar 22, 2020
Martin Garrix

Martin Garrix Dianugerahi Best Electronic di Ajang MTV EMAs 2019

Tak lama setelah merilis single kolaborasi dengan Dean Lewis “Used to Love,” Martin Garrix memenangkan titel Best Electronic di acara penghargaan paling be

on Nov 5, 2019
DJ Snake

DJ Snake Kembali Mendarat di Top 10 Hot Latin Songs Billboard

Setelah 13 minggu memasuki Hot Latin Songs, “Loco Contigo” akhirnya menempati posisi No. 9. Baca Juga: DJ Snake Hadirkan J. Balvin & Tyga di “Loco

on Sep 20, 2019