×
×

Search in Mata Mata Musik

10 Pemain Skateboard Profesional Yang Juga Berkarier Sebagai Musisi

Posted on: 07/29/20 at 11:30 am

KMA, band skate punk dengan semboyannya: Punk Rock, Skateboarding, Bir, dan Omong Kosong lainnya. Mereka memainkan musik yang cepat sebagai penghargaan untuk akar skateboard punk rock-nya.

Kultur olahraga skateboard selalu berjalan seiring dengan musik, mau itu punk, metal, hip-hop atau genre lainnya. Beberapa pemain skateboard alias skater paling terkenal di dunia juga telah memperluas ekspresi kreatif mereka di luar olahraga ekstrem yang menantang itu dengan terjun ke dunia musik. Menukarkan aksi kickflips mereka untuk shredding gitar atau vokal emosional sepertinya tidak terlalu berlebihan bagi para pro skater ini.

Dan tentu saja, hal itulah cikal bakal lahirnya mikro genre bernama Skate Punk yang jumlah band pengsungnya tak terhitung lagi, beberapa di antaranya seperti Black Flag, Descendents, Suicidal Tendencies, Pennywise. Ketimbang sebagai subgenre dari punk rock, skate punk sebenarnya lebih menjadi suatu subkultur dalam scene hardcore punk yang menyatukan kultur musik punk dan olah raga skateboard.

Baca juga: 5 Musisi Lokal dan Proyek Sampingannya

Berikut adalah 10 pemain skateboard terbaik yang pernah menciptakan musik. Sebenarnya masih banyak banget skater lainnya merupakan musisi, namun inilah yang mungkin pro skater yang cukup familiar.

Mike Vallely

Mike Vallely adalah salah satu pro skater paling aktif di dunia musik melalui band-bandnya sendiri serta perannya sebagai vokalis band hardcore punk legendaris Black Flag. Selain itu, dia membentuk Mike V And The Rats serta Revolution Mother dan secara konsisten memainkan musik punk dan metal sepanjang karier musiknya sambil mengembangkan berbagai brand (merek dagang) skateboard-nya, berakting dalam film seperti The Hangover dan banyak lagi.

Mario Rubalcaba

Mario Rubalcaba pernah menjadi anggota kru skate Tim Alva yang sangat legendaris, tetapi sejak berhenti bermain skateboard, dia menjadi seorang dramer untuk berbagai band yang berbeda. Dia bermain dalam band-band seperti Rocket From The Crypt, Hot Snakes dan Earthless, tetapi yang paling penting, Mario Rubalcaba paling keren saat bersama supergrup punk rock OFF! pimpinan Keith Morris, mantan vokalis pertama Black Flag.

Tony Alva

Tony Alva adalah salah satu perintis dan legenda abadi olahraga skateboard, bergabung dengan kru skate Z-Boys di tahun 1970-an, yang membantu mempopulerkan olahraga ekstrem ini. Selain menjadi salah satu skater paling berpengaruh sepanjang masa, Tony Alva jago bermain bass dan telah bermain dengan band-band seperti Skoundrelz dan G.F.P. alias General Fucking Principle, bersama anggota Suicidal Tendencies dan Circle Jerks. Hardcore punk as fuck pokoknya!

Steve Caballero

Steve Caballero merupakan salah satu tokoh terpenting dalam olahraga ini dan dijuluki “Skater of the Century” oleh majalah Thrasher pada tahun 1999, tetapi karier musiknya telah mencakup penampilan bersama berbagai band sejak tahun 1980-an. Jika lo pernah bertanya-tanya dari mana frasa “Skate And Destroy” berasal, Steve Caballero dulu berada di sebuah band hardcore punk bernama The Faction, yang menciptakan istilah tersebut, dengan lagu itu ditampilkan sepanjang film Bones Brigade Video Show garapan brand deck skateboard beken, Powell-Peralta. Sisanya adalah sejarah, bray.

Ray Barbee

Sebagai salah satu pro skater berkulit hitam pertama, Ray Barbee telah membuat sejarah, tetapi di luar gaya skate-nya yang stylish, dia juga sempat terkenal sebagai musisi. Keberhasilannya sebagai seorang artis solo yang merancang lagu-lagu instrumental yang dipengaruhi jazz memamerkan banyak bakat yang dimiliki Ray Barbee, yang akhirnya mengarah ke BLKTOP Project dengan sesama pro skater Tommy Guerrero dan Matt Rodriguez, di antara yang lainnya.

Matt Costa

Sejak karier skateboard-nya berakhir tiba-tiba karena cedera patah kaki pada usia 19 tahun, Matt Costa menemukan kesuksesan di dunia musik sesudahnya, berkat gitaris No Doubt, Tom Dumont. Matt Costa telah melanjutkan karier musik indie-folk sebagai artis solo, terbukti sebagai sosok yang multi-talenta, musik dan olahraga.

Bam Margera

Persona gila dan aneh Bam Margera secara terkenal jelas jauh melampaui dunia skateboard dengan berbagai acara TV dan perannya dalam serial Jackass yang amburadul. Hubungannya yang akrab dengan band punk rock CKY berujung pada terbuatnya band Fuckface Unstoppable bersama saudaranya Jess untuk sound punk plus metal yang secara keseluruhan sangat cocok dengan kepribadian unik Bam Margera.

Duane Peters

Jika lo tahu istilah pool skating (main skateboard di kolam renang kosong) dan senang melihat para skater melakukan trik Acid Drop, lo berhutang banyak kepada Duane Peters karena dialah yang menemukan trik itu. Selain menonjol di dunia skateboard, dia juga aktif di dunia musik punk. Duane Peters adalah pentolan dari US Bombs, dan vokalnya yang serak juga dia gunakan untuk band-band lainnya, termasuk Exploding Fuckdolls, Die Hunns, dan banyak lagi.

Matt Hensley

Di saat kebanyakan orang mengenal Matt Hensley sebagai anggota Flogging Molly, dia adalah salah satu skater paling berpengaruh dari masa-masa awal olahraga ini. Sejak menggantung papan skateboard-nya, dia telah mendirikan dan menjalankan sebuah bar serta memainkan akordeon bersama band punk Irlandia (dikenal dengan folk/celtic punk) tersebut melalui berbagai tur dan album yang tidak terhitung jumlahnya.

Baca juga: 140 Lebih Musisi Metal Kampanye ‘Get Behind The Mask’ Untuk Kesehatan Publik

Tommy Guerrero

Selain menjadi bagian dari film Bones Brigade-nya Powell-Peralta, Tommy Guerrero telah menelusuri karier di bidang musik yang meliputi hip-hop, rock, punk, jazz, dan banyak lagi. Selain bermain dengan band skate-punk Free Beer dan grup instrumental Jet Black Crayon, beberapa dari musiknya yang tidak dirilis secara menyolok ditampilkan dalam video game Skate, dan dia juga memiliki lagu di video game skateboard yang sangat legendaris di Playstaion 2, Tony Hawk’s American Wasteland.

Bonus: Rob Dyrdek

Tentu saja, Rob Dyrdek mungkin tidak pernah menganggap serius karya musiknya, tetapi jika lo pernah menonton film Rob & Big atau Fantasy Factory, lo pasti akan ingat dengan karakter rapper buatannya, Bobby Light. ‘Lights Out’ adalah lagu yang konyol tetapi menangkap energi lucu dari Fantasy Factory dengan sempurna dan masih lucu untuk ditonton kembali.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Kuasa

Selain Eksplorasi Secara Massif, Album KAUSA "Una In Perpetuum" Bertam...

Sebagai band yang berbasis heavy metal dan punk rock, KAUSA termasuk band yang gemar berpetualang secara musikal. Dan kini mereka menganalogikan diri merek

on Oct 13, 2020
Turnamen Lagu Punk

Inilah Sang Juara Turnamen 24 Lagu Punk Rock Indonesia Terbaik 2020!

Ok guys, usai sudah, Turnamen 24 Lagu Punk Rock Indonesia Terbaik 2020 persembahan MataMata Musik yang digelar selama bulan September. Tibalah sa

on Oct 1, 2020
Waiting Room

Pionir Skacore Waiting Room Hidup Kembali Via Reissue Album Debutnya

Waiting Room circa 1998. (Foto: via Facebook/Waiting Room). Band veteran pengusung skacore (kombinasi ska, punk rock dan hardcore), Waiting Room telah meril

on Sep 30, 2020
Time Bomb and The Gangs

Lewat 'One Roots', Time Bomb and The Gangs Ajak Bersatu Semua Perbedaa...

Time Bomb and The Gangs. Dari zaman ke zaman perkembangan musik rock cukup signifikan penyebaran dan pengaruhnya di dunia. Nggak sedikit musik ini melahirka

on Sep 29, 2020