×
×

Search in Mata Mata Musik

Merakit – Yura Yunita

Setelah empat tahun tidak merilis album, eksplorasi aransemen musik dan penulisan lirik oleh seorang Yura Yunita akhirnya terlihat di Merakit.

Oleh: FEK. 

Empat tahun waktu yang cukup lama untuk musisi mengeluarkan album baru dari yang sebelumnya, apalagi musisi pop. Tapi justru biasanya dalam waktu tersebut, eksplorasi dilakukan untuk mendapatkan kedalaman rasa dalam pembuatan lirik dan aransemen, supaya lebih sempurna. Hal tersebut lah yang dilakukan oleh Yura Yunita dalam Merakit.

Tentu saja tema cinta menjadi hal yang ditarik secara garis besar dalam album ini seperti musisi pop pada umumnya yang mengeksploitasi rasa yang tak bisa terlihat. Tak jauh beda dengan album sebelumnya, alunan pop dan soul yang kental Yura tetap dibawa oleh dara asal Bandung ini. 

Kamu akan benar-benar dibuat tenggelam dengan keindahan suara Yura yang dikolaborasikan dengan instrumen tipis pada lagu “Kata Hilang Makna,” “Intuisi,” dan “Malam Sepi.” Ngga lupa dengan lagu “Buka Hati” yang Ia tulis bersama Tulus sebagai raja lagu cinta di Indonesia untuk saat ini. Kalo dengerin lagu-lagu tersebut pas lagi sendu, sebaiknya jauhkan barang-barang berharga dari hadapanmu. Kamu mungkin akan melempar apapun yang ada di depan mata. Serius!

Baca Juga: Tashoora dan Cerita Tentang Kota Kesayangan Mereka

Yang cukup menarik adalah dalam lagu “Harus Bahagia,” single yang dikeluarkan bersamaan dengan video klipnya ini dibawakan dengan begitu riang. Padahal itu ditujukan untuk yang baru putus hubungan. Kalo biasanya lagu yang menggambarkan akhir sebuah hubungan percintaan akan membuat kamu menangis dan tenggelam dalam keadaan, tapi justru Yura nge-twist itu semua. Lagu ini dibuat lebih menyenangkan dan berbicara, “Life must go on, jangan sampai salah pilih kekasih dan menjalani hubungan yang sama lagi”. Cool!

Semua dalam album ini pecah pada lagu yang berjudul sama dengan albumnya. Lagu “Merakit” bercerita tentang cinta tapi bukan terhadap pasangan melainkan pada diri sendiri. Seolah memotivasi diri yang mendengarkan untuk merakit mimpi-mimpi yang mau dicapai dan terus berusaha untuk mendapatkannya walaupun manusia mempunyai keterbatasan masing-masing. Cukup dalam memang penggunaan liriknya.

Yura menciptakan lagu ini dengan rasa yang sangat dalam dengan apa yang dia lihat. Terinspirasi dari teman-teman saat perform di salah satu panti tunanetra di Bandung, Yura juga mengajak mereka untuk menjadi paduan suara pada lagu tersebut.

Verdict: 7/10.
Cintai diri sendiri, raih mimpi, dan jauhi barang berharga kalau lagi dengerin lagu galau.

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Bipolar – Monkey To Millionaire

Warna lama yang manis dalam ‘tujuh dosa’ milik Monkey To Millionaire. Oleh: FEK. Beberapa tahun terakhir mereka memang agak jarang tampil secara live

on Feb 17, 2019
Keterangan: Sampul album Hourglass milik Niskala.

Hourglass - Niskala

Penggambaran putus asa dan harapan yang dibuat dengan indah secara abstrak oleh Niskala. Oleh: FEK.  Lagi-lagi Yogyakarta mengeluarkan musisi berbak

on Feb 11, 2019
#MMMReviewAlbum: O.M - Mooner

O.M - Mooner

Rekti selalu diidentikan dengan The SIGIT, serta Absar yang juga menjadi bagian The SIGIT, mungkin membuat orang berpikir bahwa Mooner dan The SIGIT adalah sam

on Jan 20, 2019

Twenty - Taking Back Sunday

Album kompilasi berisi 19 lagu lama dan 2 lagu baru terlahir dalam rangka merayakan ulang tahun ke-20 band asal New York ini. Oleh: Tom Dumarey (Punk Rock T

on Jan 15, 2019