×
×

Search in Mata Mata Musik

7 Kolaborasi Rock Yang Mengejutkan!

Source: Kerrang!

Kalau kalian pikir kolaborasi Billie Joe Green Day dan Morrissey aneh, kalian harus simak beberapa kolaborasi berikut yang bakal membuat kalian bertanya-tanya ada apa dengan musisi-musisi ini.

Oleh: Chris Krovatin. (Kerrang!)

Pengumuman munculnya Billie Joe Armstrong di album terbaru Morrissey membuat banyak penggemar garuk-garuk kepala. Kenyataan bahwa raja goth rock kontroversial akan mengundang pendiri pop-punk untuk tampil di album barunya tampak patut dipertanyakan bagi sebagian orang, dan terdengar sangat aneh bagi yang lain.

Tapi, sejarah rock banyak dipenuhi kasus-kasus di mana band mengundang musisi yang tidak biasa (dan terkadang benar-benar tidak dikenal) untuk menyumbangkan vokal, solo, atau kameo di video musik. Momen-momen seperti ini berkesempatan menjembatani fanbase mereka dan mengguncang dunia, namun kebanyakan, momen tersebut berfungsi sebagai pengingat yang aneh bahwa dua artis yang sangat berbeda itu nongkrong bareng di ajang penghargaan atau berada di label yang sama untuk sementara waktu.

Berikut ini beberapa kolaborasi rock yang disusun oleh redaksi Kerrang!, yang mungkin kalian tidak akan percaya pernah terjadi kalau tidak membuktikannya sendiri! 

Kerry King dan Beastie Boys

Kerry King (Slayer) dan Beastie Boys

Selalu patut diingat bahwa pria di balik kostum gorila yang berjalan-jalan di video Beastie Boys “No Sleep Til Brooklyn” tidak lain adalah Kerry King dari Slayer. Pria bertato penuh ini menyumbang permainan gitar di lagu tersebut saat dia dan The Beasties bergabung di label Def Jam.

Tetapi menurut Rick Rubin dalam wawancara dengan Rolling Stone, Kerry tidak begitu suka dengan kolaborasi ini. “Saya rasa dia tidak suka lagu itu… Dia metalhead sejati yang serius. Dia sangat suka metal, dan saya rasa dia tidak banyak mendengar musik lain di luar metal. Setidaknya dulu begitu. Saya rasa lagu itu tidak sesuai dengan estetikanya. Dan sejujurnya, kalau dipikir-pikir, saya rasa dia tidak benar-benar cocok dengan estetika The Beasties. Mereka juga tidak benar-benar menyukainya [tertawa]. Itu semacam perasaan yang sama.”

Sean Lennon dan Soulfly

Sean Lennon dan Max Cavalera

Bukan rahasia lagi kalau Sean Ono Lennon, putra dari John dan Yoko, banyak berkolaborasi dengan berbagai musisi, dari Cibo Mato sampai Les Claypool dari Primus. Tetapi vokalnya di album Soulfly tahun 2000, Primitive, mungkin mengejutkan bagi beberapa penggemar, mengingat ekstremitas band ini.

Meski begitu, “Son Song” mengambil pendekatan dua sisi yang menarik terhadap hubungan ayah dan anak – Sean, putra dari bintang rock yang dibunuh, merenungkan bagaimana hidup itu berharga; dan Max, ayah dari putra yang sudah meninggal, mengamuk terhadap ketidakadilan dunia.

E. Van Halen dan Michael Jackson

Eddie Van Halen dan Michael Jackson

Michael Jackson selalu memburu hal-hal baru di tahun ’80-an – film tarian baru, gaya musik baru, dan musisi baru untuk diajak berkolaborasi. Jadi ketika tiba saatnya merekam permainan gitar solo yang intens untuk lagu “Beat It” dari albumnya di 1982, Thriller—yang menampilkan produser Quincy Jones dan vokalis tamu Paul McCartney—hanya ada satu musisi yang bisa Michael andalkan: raja gitar Eddie Van Halen.

Tanpa iringan gitar solonya, “Beat It” sudah cukup luar biasa, tetapi dengan adanya sedikit shredding dari Van Halen, lagu ini resmi tak terbendung.

Marilyn Manson dan DMX

Marilyn Manson dan DMX

Akhir-akhir ini, DMX lebih diingat dengan lagu-lagu pria tangguh seperti lagu Ruff Ryders “Anthem,” tetapi di akhir tahun ’90-an, dia me-rap tentang menyetubuhi mayat dan merilis album di mana dia berlumuran darah di sampulnya. “The Omen,” dari album Flesh Of My Flesh, Blood Of My Blood tahun 1998, menampilkan chorus lo-fi aneh yang dibacakan dan dilantunkan oleh Marilyn Manson. Ini sangat sesuai, mengingat di lagu ini DMX mengobrol dengan sang Iblis.

A. Cooper dan Insane Clown Posse

Alice Cooper dan Insane Clown Posse

Detroit, whaaat! Dewa shock-rock Alice Cooper mungkin bukan penjahat, tetapi dia selalu senang berperan sebagai penjahat untuk sesama musisi yang sensasional. Untuk lagu di album keempat Insane Clown Posse yang telah lama dinantikan, Joker Card, “The Great Milenko,” Alice meminjamkan bakatnya kepada para badut jahat untuk intro mereka, dengan suaranya mengantarkan roh badut jahat masuk melalui jukebox berhantu. Ada yang berharap mereka berbagi tips make-up.

Erik Rutan dan Mountain Goats

Erik Rutan (Hate Eternal) dan Mountain Goats

Saat mendengarkan lagu dari band indie folk lo-fi Mountain Goats, Anda mungkin tidak langsung sadar kalau vokalis John Darnielle suka death metal, tetapi berbagai petunjuk di fandom John berserakan di kisah Goats – Mountain Goats meminta vokalis Hate Eternal, Erik Rutan, memproduksi salah satu album mereka, dan membuat lagu berjudul “The Best Ever Death Metal Band In Denton.” Semua ini mencapai klimaks saat Rutan bergabung dengan Darnielle ke atas panggung untuk membawakan “Best Ever”… dan mengejutkan para penonton dengan keterampilan shredding-nya yang gila.

Kerry King dan Sum 41

Kerry King dan Sum 41

Daaaan kembali ke Kerry King! Meskipun mereka adalah band pop-punk yang vokalisnya pernah menikah dengan Avril Lavigne, Sum 41 selalu menjadi metalhead sejati. Fandom ini memberikan mereka penghormatan dari Kerry King (Slayer), yang menganugerahkan aksi solo luar biasa ke Sum 41 di lagu mereka “What We’re All About,” potongan dari soundtrack film Spider-Man. Yang lebih aneh dari penampilan tamu ini adalah, menonton kemampuan akting Kerry King. Ya ampun!

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Detail Lengkap Konser U2 di Singapura Dirilis!-1

Detail Lengkap tur U2, The Joshua Tree 2019 di Singapura

U2 akan perdana singgahi Singapura pada 30 November 2019 di National Stadium, Singapura Bulan lalu, diumumkan bahwa U2 akan tampil di Singapura untuk pertam

on Jun 14, 2019
Incubus Masuk Dapur Rekaman!

Incubus Masuk Dapur Rekaman!

Tampaknya, sebentar lagi kita akan disuguhkan dengan single dan video baru dari band rock ini. Akhir pekan kemarin, Brandon Boyd turun ke Instagram untuk me

on Jun 12, 2019
Bat for Lashes

Natasha Khan Akan Hadirkan Album Kelima Bat For Lashes

“Kids in the Dark” jadi single pertama dari Lost Girls. Baca Juga: Lihat Lebih Dekat Beberapa Penampil SXSW 2019! Bat for Lashes kembali dengan albu

on Jun 11, 2019
Rammstein Band Jerman Pertama yang Tembus Top 10 Album di UK

Rammstein Band Jerman Pertama Tembus Top 10 Album di UK

Album ketujuh eponim mereka debut di No. 3 daftar Official Album Chart. Album studio ketujuh eponim milik Rammstein duduk manis di posisi No. 3 daftar Offic

on Jun 5, 2019