×
×

Search in Mata Mata Musik

Feedbands, Layanan Streaming yang Bayar Artis Dengan Bitcoin

Layanan ini juga akan menanam pohon untuk setiap lagu yang diputar di platform mereka.

Oleh: Luke Dormehl. (Digital Trends)

Ini memang terdengar seperti taktik penjualan terbaik untuk ditujukan ke kaum milenial: Layanan streaming musik ramah lingkungan yang membayar artis dengan Bitcoin, dan menanam pohon sebagai imbalan streaming dari pelanggan. Yang kalian butuhkan hanyalah referensi untuk vaping dan craft ale, dan kalian akan memiliki kartu bingo hipster 20-an yang komprehensif.

Freebands muncul sebagai layanan streaming musik yang bayar musisi dengan Bitcoin

Faktanya, ini adalah usaha baru yang serius dari perusahaan streaming musik baru, Feedbands, yang menargetkan musisi indie. Dengan upaya yang menarik perhatian untuk mengukir jalan dalam bayang-bayang raksasa streaming seperti Spotify dan Apple Music, Feedbands hadir dengan cara yang ‘ramah musisi’ untuk menghasilkan royalti streaming yang menguntungkan bagi para artis dan juga para penggemar — sementara bahkan mungkin membantu menyelamatkan bumi dalam prosesnya.

Baca Juga: Lineup & Harga Tiket Woodstock 50 Bikin Panas Warga Twitter!

“Yang kami coba lakukan adalah mengubah streaming musik menjadi sesuatu yang secara langsung melawan perubahan iklim,” kata Graham Langdon, pendiri dan CEO Feedbands, kepada Digital Trends. “Platform baru kami menanam satu pohon untuk setiap 100 stream yang memenuhi syarat. Untuk memaksimalkan efektivitas kami, kami memanfaatkan Bitcoin untuk memberikan insentif di setiap level: Membayar artis lebih per stream daripada Spotify, membayar pendengar, dan membayar orang-orang harga per stream saat mereka mengundang pendengar dan artis lainnya. Kami berharap insentif ini memaksimalkan jumlah stream dan dengan demikian, jumlah pohon yang ditanam.”

Artis-artis mendapat bayaran 1 sen per stream, yang merupakan sedikit lebih dari dua kali lipat dari yang dibayarkan Spotify. Tidak seperti Spotify (dan perusahaan streaming lain di luar sana), ini dibayarkan dalam bentuk mata uang digital Bitcoin. Sementara itu, pendengar dapat memperoleh Bitcoin dengan mendengarkan, juga dengan mengundang pendengar lain menggunakan tautan yang dilengkapi dengan kode referral khusus. Hasilnya, mereka bisa secara pasif mendapatkan Bitcoin dengan mengundang penggemar lain untuk menggunakan platform ini.

“Kami terinspirasi oleh Ecosia, sebuah mesin pencari yang mengembalikan hasil yang sama seperti Google, tetapi menanam pohon saat orang menggunakan fitur pencariannya,” kata Langdon saat menjelaskan asal-muasal Feedbands. “Mereka telah menanam lebih dari 50 juta pohon, dan mereka menanam jutaan lainnya setiap detiknya. Banyak orang di luar sana yang aktif memilih layanan yang memiliki dampak regeneratif terhadap bumi. Ini adalah gerakan yang terjadi saat ini di persimpangan teknologi dan lingkungan. Kami juga telah mengamati Bitcoin selama bertahun-tahun dan yakin Bitcoin kemungkinan besar akan merevolusi setiap aspek ekonomi dan mendistribusikan kembali kekayaan dengan cara yang sama seperti yang dilakukan internet dalam beberapa dekade terakhir.”

Meskipun ada banyak kekhawatiran yang disuarakan terkait hasil pengembangan Bitcoin yang jelas tidak ramah lingkungan — Feedbands membantah beberapa temuan ini — platform ini tentunya menjadi pendekatan baru yang menarik untuk streaming musik di beberapa tingkatan.

Keterangan Foto Utama: Feedbands, layanan streaming musik yang berikan Bitcoin untuk bayar royalti musisinya dan penggunanya. (Foto: Google Images)

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Musik Blood on the Dance Floor Ditarik dari Spotify

Spotify Tarik Semua Diskografi Blood on the Dance Floor

Tindakan ini diambil setelah beredarnya isu pelecehan seksual yang dilakukan vokalis band, Dahvie Vanity. Blood on the Dance Floor dihapus dari Spotify men

on Apr 25, 2019
Streaming Musik Ternyata Lebih Tidak Ramah Lingkungan

Streaming Musik Ternyata Lebih Tidak Ramah Lingkungan

Ternyata, jejak karbon dari streaming musik di Spotify, Apple Music atau platform streaming lainnya jauh lebih buruk daripada piringan hitam dan CD Oleh: Ma

on Apr 11, 2019
Docuseries Wiz Khalifa Akan Hadir di Apple Music

Docuseries Wiz Khalifa Akan Hadir di Apple Music

Rabu kemarin (10/4), rapper veteran Wiz Khalifa mengumumkan akan meluncurkan seri dokumenter, Wiz Khalifa: Behind the Cam, pada 17 April di Apple Music. Sal

on Apr 11, 2019
Apple Music Ungguli Spotify Dalam Jumlah Pelanggan Berbayar

Apple Music Ungguli Spotify Dalam Jumlah Pelanggan Berbayar

Pertarungan supremasi streaming musik terus berlanjut. Menurut Wall Street Journal, sebuah laporan yang diterbitkan pada bulan Februari mengungkapkan bahwa

on Apr 9, 2019