×
×

Search in Mata Mata Musik

266 Musisi dari 35 Negara Cover Lagu ‘In The End’ Linkin Park Sebagai Tribute

Posted on: 07/9/20 at 6:00 am

266 Musisi dari 35 Negara Cover Lagu ‘In The End’ Linkin Park Sebagai Tribute
Aksi live Chester Bennington yang penuh energi. (Foto: Getty Images).

Video musik ‘In the End’ oleh Linkin Park baru saja melampaui satu miliar views di YouTube minggu lalu (3 Juli) dan cara apa yang lebih baik untuk merayakannya selain dengan cover tribute besar-besaran oleh 266 musisi dari 35 negara. Ini sudah yang paling edan dan keren sih…

Baca juga: Linkin Park Masih Punya Lagu Bersama Chester Bennington Yang Belum Dirilis

Dijuluki #QuarantineMob, proyek ini direkam antara tanggal 5 dan 25 Mei dan langsung akan membuat seluruh dunia ini terasa kecil. Tidak hanya jumlah musisi yang gila dalam satu video dan dari begitu banyak tempat, tapi ada juga banyak instrumen! Ada dua akordion sebelum memasuki verse pertama dan bahkan ada instrumen xylophone (sejenis kulintang dan perkusi).

Semuanya, berlusin-lusin penyanyi, berbagai nada gitar (akustik dan elektrik), semua instrumen yang berbeda, semuanya menyatu dalam harmoni total melalui upaya yang sangat besar ini. Dalam pandemi ini, video cover montase dan tribute telah menjadi norma baru dan tidak ada yang dapat benar-benar bersaing dengan apa yang telah dilakukan oleh fanbase Linkin Park, sekali lagi, untuk menyatukan kita semua meskipun terpisah secara fisik dan geografis. Tonton deh kegilaan yang mengharukan ini. Bikin ‘goosebump’, cuy!

Sementara itu, kalau lo mencari beberapa musik baru dari anggota Linkin Park, Mike Shinoda baru-baru ini mengumumkan solo album Dropped Frames, Vol. 1. Ini adalah rilisan unik yang diambil dari sesi livestream-nya di Twitch, di mana dia menciptakan lagu sementara penggemar menonton dan berinteraksi. Beberapa pengiriman vokal dari penggemar bahkan ada dalam album.

Kalau lo benar-benar membutuhkan lagu Linkin Park baru, ada kabar baik dan kabar buruk. Mike Shinoda mengkonfirmasi ada lagu yang belum dirilis dengan almarhum vokalis Chester Bennington, tetapi dia mengatakan, “Lo benar-benar harus menunggu bertahun-tahun untuk mendengar lagu itu”.

Ya apa boleh buat. Tetap saja kok, ini merupakan pekan yang baik bagi para penggemar Linkin Park karena ingat, video musik ‘In The End’ telah melampaui satu miliar views di YouTube!

Meskipun ini bukan pertama kalinya Linkin Park mencapai prestasi seperti itu (‘Numb’ mencapai angka yang sama pada bulan November 2018), itu masih bukanlah angka yang mudah untuk dicapai oleh band-band rock dan metal. Faktanya, baru-baru ini hanya Twenty One Pilots yang memiliki kesuksesan yang sama dengan video musik ‘Ride’ (1 miliar views), ‘Heathens’ (1,4 miliar) dan ‘Stressed Out’ (2 miliar). Demikian pula, Guns N’ Roses juga meraih pencapaian yang serupa tahun lalu ketika ‘Sweet Child O’ Mine’ menjadi video musik pertama dari tahun 1980-an yang mencapai satu miliar views di YouTube. Tapi selain itu? Sangat jarang, bray. Oh iya, satu lagi, hampir lupa, videonya Nirvana ‘Smells Like Teen Spirit’ juga tembus 1 miliar views di YouTube.

Baca juga: Vokal Chester Bennington Akan Hiasi Album Baru Grey Daze

Menariknya, versi video ‘In The End’ yang telah mencapai satu miliar views sebenarnya diunggah pada 26 Oktober 2009, hampir satu dekade setelah rilisan aslinya – yang hanya menunjukkan kekuatan asli fanbase Linkin Park, dan bagaimana mereka masih begitu berdedikasi untuk musik band itu hingga hari ini.

Dalam sebuah wawancara dengan Linkin Park Web, Mike Shinoda menjelaskan tentang bagaimana ‘In The End’ ditulis: “…Gue yang menciptakan ide pianonya, musik serta lirik bagian chorus-nya. Kemudian Brad Delson (gitaris) muncul dengan melodi gitar di bagian verse dan kami mengerjakan bassline dan komposisinya. Dari sana, gue pikir semua orang di band mulai masuk sana sini dan menambahkan bagian mereka dan mengkritik bagian satu sama lain. Dan tepat sebelum kami pergi ke studio untuk merekamnya, kami menghapus irama yang semula gue tulis untuk verse tersebut, dan menyuruh Rob Bourdon (dram) untuk melakukan yang baru, yang merupakan versi yang kami akhirnya rekam”.

Percaya atau tidak, almarhum vokalis Chester Bennington tidak terlalu suka lagu itu pada awalnya, dengan mengatakan kepada VMusic pada tahun 2012: “Gue nggak pernah menjadi penggemar dari lagu ‘In The End’ dan gue bahkan nggak ingin itu direkam, jujur. Betapa salahnya gue ya? Pada dasarnya gue memutuskan pada titik itu bahwague nggak tahu apa pun yang gue bicarakan, jadi gue serahkan itu pada orang lain yang sebenarnya berbakat dalam entah bagaimana memilih lagu yang paling disukai orang. Itu juga memberi gue pelajaran yang baik, sebagai seorang artis, bahwa gue nggak harus menciptakan musik, di band gue, yang hanya ingin gue dengarkan. Lebih sering daripada nggak, sesuatu yang gue sukai, sangat sedikit orang lain suka, dan sesuatu yang orang-orang sukai adalah semacam sesuatu yang gue sukai, atau nggak disukai sama sekali. Dan itu keren, itu memberi gueapresiasi baru untuk lagu-lagunya”.

“Tapi, lo tahu, sekarang gue suka ‘In The End’ dan gue rasa itu lagu yang hebat. Gue sekarang benar-benar baru mengerti betapa bagusnya lagu tersebut, itu hanya sulit bagi gue untuk mengertinya pada saat itu”.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Mike Shinoda

Mike Shinoda (Linkin Park): Sebelum Ada Nu-Metal, Metal Terlalu "Kulit...

Mike Shinoda. (Foto: Greg Doherty, Getty Images). Nu-metal adalah mikro-genre dari heavy metal yang merupakan hasil dari hibrida berbagai elemen musik dari

on Oct 22, 2020
Linkin Park

Linkin Park Rilis Versi Demo 'In The End' Dari 20th Anniversary Hybrid...

Boleh dibilang Linkin Park adalah band nu-metal/alternative rock yang berhasil menguasai blantika musik rock di era awal millenium alias pada tahun 2000. A

on Oct 2, 2020
Mariah Carey

Mariah Carey Diam-Diam Pernah Membuat Album Alternative Rock!

Mariah Carey circa 1995. (Foto: via Frank Micelotta Archive/Getty Images). Hari ini, 29 September, Mariah Carey meluncurkan buku baru sekaligus buku memoar

on Sep 29, 2020
S0RRA foto band

Trio Noise Pop S0RRA Rilis Single 'The Day Thing Sees' Setelah Dipenda...

S0RRA. S0RRA adalah band pengusung alternative rock asal Bandung yang terbentuk pada 2008 oleh Ari (dram, perkusi, kibord, vokal), Dika (vokal, gitar) dan R

on Sep 27, 2020