×
×

Search in Mata Mata Musik

5 Film Panduan Yang Representatif Untuk Mengenal Punk Rock

Posted on: 08/23/21 at 2:00 pm

5 Film Panduan Yang Representatif Untuk Mengenal Musik Punk Rock

Punk Rock lagi nih bray. Industri film Hollywood dan musik rock nampaknya tidak selalu cocok jika bersatu dalam sebuah proyek. Sering kali saling berlawanan dalam mencapai tujuan tertentu. Entah itu film konser yang membangkitkan semangat, atau penghormatan sepenuh hati kepada musisi legendaris dalam film biopik yang menggetarkan.

Baca juga: 10 Lagu Panduan Yang Representatif Untuk Mengenal Punk Rock

Musik punk, dengan semangat pemberontakan dan kurangnya penghormatan terhadap berbagai institusi, tampaknya sangat sarat sebagai suatu subyek dan sulit ditangkap dalam pembuatan film arus utama. Mungkin lebih mudah untuk membuat daftar lima film yang berjiwa punk rock tanpa banyak melibatkan musik itu sendiri. Tidak jauh berbeda dengan film bertema lain dengan balutan subkultur heavy metal dan menjadi soundtrack di sepanjang filmnya.

Tetapi ketika punk jatuh ke kancah musik, kemudian menjadi tua dan klasik, terkooptasi, dari arus pinggir berubah menjadi arus utama, bermetamorfosa menjadi “alternative rock”, punk selalu menemukan jati dirinya kembali. Beberapa film telah menangkap energi dan etos punk tanpa sepenuhnya mengabaikan bagian “cadas” dari punk rock. Itu termasuk film dokumenter seminal seperti Decline of Western Civilization (1981) garapan sutradara Penelope Spheeris.

Baca juga: Amyl And The Sniffers Lepas Dua Single Punk Energik Dari Album Baru

Namun, di sini, kami berfokus pada lima film fiksi, semi fiksi, non fiksi terbaik untuk penampilan punk rock yang sinematik.

Visi Punk Rock: Repo Man (1984)

Repo Man adalah sebuah film komedi gelap sci-fi Amerika rilisan tahun 1984 yang ditulis dan disutradarai oleh Alex Cox sebagai debut penyutradaraannya. Film ini dibintangi Harry Dean Stanton dan Emilio Estevez. Bertempat di Los Angeles, plotnya menyangkut seorang punk rocker muda (Estevez) yang direkrut oleh agen kepemilikan kembali mobil dan terjebak dalam pengejaran Chevrolet Malibu misterius yang mungkin terhubung dengan makhluk luar angkasa. Dengan lagu-lagu dari Iggy Pop, Black Flag, The Plugz, FEAR, dan Circle Jerks (yang juga muncul dalam film), punk rock menjadi soundtrack yang sempurna.

Biopik: Sid and Nancy (1986)

Sid and Nancy (juga dikenal sebagai Sid and Nancy: Love Kills) adalah sebuah film biopik Inggris tahun 1986 yang disutradarai oleh Alex Cox, ditulis bersama dengan Abbe Wool, dan dibintangi oleh Gary Oldman (Sid Vicious) dan Chloe Webb (Nancy Spungen). Film ini menggambarkan kehidupan Sid Vicious, bassis legenda punk rock Sex Pistols, dan hubungannya yang destruktif dengan pacarnya, Nancy Spungen. Film ini juga menampilkan penampilan pendukung dari David Hayman, Xander Berkeley, dan Courtney Love. Tentu saja ada Sid Vicious membawakan versi punk lagu Frank Sinatra ‘My Way’.

Scene Punk Rock Lokal: SLC Punk! (1999)

SLC Punk! adalah sebuah film komedi-drama Amerika Serikat tahun 1998 yang ditulis dan disutradarai oleh James Merendino. Film ini tentang penggemar punk rock muda Steven “Stevo” Levy, seorang lulusan perguruan tinggi yang tinggal di Salt Lake City. Karakter tersebut digambarkan sebagai seorang punk rocker pada pertengahan 1980-an.

Film ini terpilih sebagai fitur malam pembukaan di Festival Film Sundance 1999. James Merendino membuat film ini berdasarkan pengalamannya tumbuh di scene punk lokal Salt Lake City. Meskipun film tersebut bukan otobiografi, Merendino mengatakan bahwa banyak karakter didasarkan pada orang-orang yang doi kenal saat itu.

Komunitas DIY (Do It Yourself): We Are the Best! (2014)

We Are the Best! adalah sebuah film drama Swedia tahun 2013 yang ditulis dan disutradarai oleh Lukas Moodysson dan diadaptasi dari novel grafis Never Goodnight oleh istrinya, Coco Moodysson. Film ini diputar di bagian Presentasi Khusus di Festival Film Internasional Toronto 2013.

Tahun 1982 di kota Stockholm, Bobo dan Klara adalah gadis berusia 13 tahun yang dikucilkan oleh teman sebayanya karena kecintaan mereka pada punk rock. Tomboy, dengan rambut pendek dan pakaian longgar, mereka menjadi sumber kemurkaan para remaja laki-laki yang bermain di band rock bernama Iron Fist di sentrum kepemudaan mereka. Dua gadis ini memulai band mereka sendiri untuk mengganggu anak laki-laki tersebut meskipun tidak ada yang bisa memainkan alat musik. Bobo merasa diabaikan oleh ibu tunggalnya dan menggunakan punk sebagai sarana pelarian. Klara marah dan politis dan menulis lirik sinis yang doi nyanyikan.

Rentan Kekerasan: Green Room (2016)

Green Room adalah sebuah film horor-thriller Amerika tahun 2015 yang ditulis dan disutradarai oleh Jeremy Saulnier, dan diproduksi oleh Neil Kopp, Victor Moyers dan Anish Savjani. Dibintangi oleh Anton Yelchin, Joe Cole, Imogen Poots dan Patrick Stewart, film ini berfokus pada band punk rock yang diserang oleh skinhead neo-Nazi setelah menyaksikan pembunuhan di sebuah klub terpencil di Pacific Northwest. Film ini berawal dari keinginan Saulnier untuk menyutradarai sebuah film thriller berlatar ruangan hijau. Film ini secara aneh berhasil menggabungkan sensasi punk secara genre dengan estetikanya.

Penulis, Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Musisi legendaris

    32 Aktor/Aktris Yang Bertransformasi Jadi Musisi Legendaris Di Film Bi...

    Deretan aktor dan musisi legendaris yang diperankannya. Musisi legendaris yang memiliki karya-karya abadi di sepanjang zaman telah digiring ke layar lebar s

    on Sep 1, 2021
    Johnny Rotten

    Johnny Rotten Kalah, Musik Sex Pistols Sah Dipakai Di Miniseri 'Pistol...

    Foto: Bridlington Press. Johnny Rotten, nama beken dari John Lydon, belum lama ini dikabarkan kalah dalam pertempuran hukumnya dengan dua rekannya di Sex Pi

    on Aug 23, 2021
    10 Lagu Panduan Punk

    10 Lagu Panduan Yang Representatif Untuk Mengenal Punk Rock

    Punk rock adalah genre yang lahir dari pemberontakan dan konflik terhadap kepincangan sosial, bahkan terkadang masalah politik. Suatu medium yang menjunjun

    on Aug 21, 2021
    Destroy Boys

    Punker Destroy Boys Serukan Anti Cancel Culture Via 'Locker Room Bully...

    Foto: Ashley Gellman. Destroy Boys, trio punk rock/post punk dari California Utara, Amerika Serikat (AS) baru saja merilis single ketiga, 'Locker Room Bully

    on Aug 10, 2021