×
×

Search in Mata Mata Musik

5 Hal Yang Jadi Inspirasi The Sailor Milik Rich Brian!

Posted on: 08/5/19 at 5:00 pm

Album terbaru rapper asal Indonesia ini terinspirasi dari kampung halamannya, hubungannya dengan sang Ayah, dan putus cinta.

Baca Juga: Jelang The Sailor, Rich Brian Lepas “Yellow” yang Emosional!

Album baru Rich BrianThe Sailor, mencerminkan kisah transformasi seorang Brian Imanuel. Di 2016, ketika dia baru berusia 17 tahun, dia meninggalkan kampung halamannya di Jakarta, Indonesia untuk pindah ke Los Angeles.

Dia menjadi viral lewat video musik untuk single-nya yang agak kontroversial “Dat $tick”, dan siap menapaki karier penuh di bidang musik. Tak lama setelah itu, dia bekerja sama dengan artis-artis seperti 21 Savage, Offset, dan Playboi Carti, dan sukses menggelar konser di AS, Eropa dan Asia.

Dan beberapa waktu lalu, Brian Imanuel atau Rich Brian menggebrak lewat The Sailor. Direkam di New York, Los Angeles, dan Jakarta, album ini agak bergeser dari musik trappy yang lebih asyik yang baru dirilis Brian tahun lalu. Album ini jelas lebih melodik dan ekspresif secara musik daripada Amen, dengan gitar yang ringan dan irama boom-bap lama di samping lagu-lagu pengiring pesta.

Perbedaan yang relatif tak terduga ini membuat kita bertanya-tanya tentang beberapa hal yang mendorong Rich Brian ke evolusi kreatif ini. Dan berikut adalah enam hal yang disebutnya menginspirasi The Sailor.

Indonesia

Rich Brian mengaku semangat dan tekadnya seperti datang kembali setiap dia pulang kampung ke Jakarta yang memang rutin dilakukan setiap enam bulan sekali sampai sekarang. Seperti yang dia gambarkan di video musik salah satu single di The Sailor yang berjudul “Kids,” Rich Brian seperti ingin menunjukan pada dunia asal-usulnya dan keseleruhan perjalanannya hingga mampu menjadi rising star seperti sekarang ini.

Baca Juga: Rich Brian Luncurkan Lagu Barunya ‘History’

Mungkin kalau saja dulu dia dilahirkan di Amerika Serikat, motivasi dia tidak akan sebesar dan semangatnya tidak akan semembara ini!

“Saya lahir di Indonesia dan besar di sana. Negara ini memberi saya perspektif unik tentang kehidupan. Saya punya mimpi besar menjadi orang ‘sukses’, baik dalam hal musik atau film pendek, dan saya ingat betapa besar tekad dan motivasi saya sebelum saya datang ke Amerika.” -Rich Brian.

Sosok Sang Ayah

Dilahirkan sebagain anak bungsu dengan tiga orang kakak, sosok Ayahnya sangat penting untuk Rich Brian. Diakuinya sebagai orang yang paling positif, semua nasehat yang keluar dari sang Ayah selalu didengar dan disimpan baik-baik dalam benaknya.

Walaupun Rich Brian mengatakan tidak ada lagu yang spesifik membahas tentang Ayahnya, tetapi Brian mengatakan banyak hal yang ditonjolkan di album ini datang dari semangat dan sifat Ayahnya.

“Dulu, Ayah saya memperkenalkan ke cukup banyak musik. Saya juga pernah bermain drum—waktu saya berusia lima tahun, dia mengajari saya cara bermain. Dia memperkenalkan saya ke Phil Collins dan Dream Theater, dan dari situlah saya mulai gemar dengan musik.” -Rich Brian.

Youtube

Seperti kebanyakan remaja seumuran dia di zaman digital, internet adalah makanannya setiap hari. Rich Brian mengaku banyak menemukan musik-musik baru lewat kanal streaming ini. Mungkin di sini letak perbedaannya, Rich Brian selalu memilih untuk memutar satu album musik daripada mendengarkan hanya per lagu dari musisi tertentu. Dengan begitu, dia merasa harus mendengarkan seluruh albumnya dan bisa menangkap maknanya lebih dalam.

Baca Juga: 88rising Pamer Keragaman di Lineup Festival Head In The Clouds

Sering mendengarkan album dari Chance The Rapper dan Joey Badass, Rich Brian mengatakan kalau di zaman sekarang, orang cenderung memberikan lebih sedikit perhatian kepada album musik. Dan sayangnya, musisi jadi memberikan album pendek agar sesuai dengan apa yang orang-orang sukai.

Dengan The Sailor, Brian seperti ingin memastikan kalau pendengarnya tidak kelewatan apapun dengan ‘memaksa’ mereka mendengarkan dari awal sampai akhir. Tidak heran kalau flow di The Sailor memang dipikirkan dengan matang oleh Brian. Jenius!

Putus Cinta

Trek penutup “Where Does The Time Go?” yang menampilkan Joji mungkin menjadi penutup yang emosional untuk The Sailor. Mungkin akan mengingatkan kalian dengan lagu pengiring kredit sebuah film remaja putus cinta.

“Putus cinta adalah hal yang sangat luar biasa. Itu adalah hal yang sangat buruk, tetapi juga perasaan yang luar biasa untuk seorang artis. Saat merasa sangat sedih dan emosional tentang sesuatu, kamu benar-benar tahu cara menggunakan kata-kata, dan ingin mengutarakan perasaan dengan cara yang sangat indah, setidaknya bagi saya.” -Rich Brian.

Lagu itu bukan semata-mata tentang putus cinta, tetapi cara Brian menyanyikannya, ditambah nuansa keseluruhan lagu membuatnya terdengar seperti itu.

Travelling

Hanya membaca judulnya, semua orang pasti sudah mengira kalau The Sailor adalah tentang sebuah perjalanan. Pertama kali mendaratkan kakinya di Amerika Serikat sebagai imigran, Brian memiliki pikiran mendalam tentang hal tersebut.

Tapi tidak bisa disangkal, kalau pengalaman Brian tersebut merupakan salah satu pengalaman gila. Walaupun banyak orang lain yang juga melakukan itu. Justru Brian ingin memberikan semangat kepada anak-anak lain ketika mendengarkan album ini dan merasa terpanggil untuk tetap mengejar mimpinya, walaupun itu berarti harus pergi meninggalkan rumah.

“Tahun lalu, saya merayakan ulang tahun pertama saya tanpa keluarga, dan itu pertama kalinya saya benar-benar merasa kangen rumah. Saya merasa seperti melakukan hal yang salah di sini, seperti ini tidak benar. Itu salah satu momen utama kangen rumah. Saya sangat kangen dengan makanan Indonesia, tetapi saya selalu minta resep ke orang tua saya dan memasaknya sendiri.” -Rich Brian.

Banyak melakukan perjalanan memang terbukti dapat membantu untuk pembentukan mental yang lebih kuat terhadap seseorang. Selain itu, banyak melihat hal baru di saat melakukan perjalanan, mampu merangsang otak untuk berpikir lebih terbuka dan lebih mudah beradaptasi terhadap hal baru.

Keterangan Foto Utama: 5 hal yang menjadi inspirasi Rich Brian ketika menggarap The Sailor. (Foto: Google Images)

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

St. Vincent Turut Ramaikan Album Baru Taylor Swift

St. Vincent Turut Ramaikan Album Baru Taylor Swift

Annie Clark alias St. Vincent muncul di lagu “Cruel Summer” dari Lover yang rilis hari ini (23/8) Apple Music dan iTunes mengungkapkan nama-nama kontrib

on Aug 23, 2019
Keterangan Foto Utama: Slank Slanking Forever (kredit foto: @slankdotcom Instagram account)

Album Ke-23 Slank, Slanking Forever Direkam di Lokananta

Berisi 10 lagu baru, Slank merilis album Slanking Forever dalam format boxset Tepat hari ini (23/8) band rock legendaris Indonesia, Slank baru saja melepas

on Aug 23, 2019
Keterangan Foto Utama: Teddy Adhitya hearing Session (kredit foto: rilis press)

Bersiap Untuk Album Terbaru dari Teddy Adhitya?

Sebelum dirilis pada 23 Agustus besok, Teddy Adhitya menggelar sesi khusus memainkan materi di album tersebut Sebelum benar-benar merilis album terbaru

on Aug 21, 2019
Foo Fighters Targetkan Rilis Album Baru Tahun Depan

Foo Fighters Targetkan Rilis Album Baru Tahun Depan!

Taylor Hawkins mengatakan kalau Dave Grohl sudah memiliki banyak demo untuk materi baru Foo Fighters, dan menargetkan akan masuk dapur rekaman setelah rangkaia

on Aug 21, 2019