×
×

Search in Mata Mata Musik

50 Musisi Lebih Bersatu Minta Politisi AS Untuk Berhenti Mainkan Lagu Tanpa Izin

Posted on: 07/30/20 at 9:00 am

50 Musisi Lebih Bersatu Minta Politisi AS Untuk Berhenti Mainkan Lagu Tanpa Izin
Mick Jagger (Foto: Jaime Fernandez), Lorde (Foto: Ben Kaye), Eddie Vedder (Foto: Lior Phillips).

Lebih dari 50 musisi, termasuk Mick Jagger dan Keith Richards dari The Rolling Stones, Lorde, dan Pearl Jam, telah menandatangani surat terbuka yang menuntut politisi Amerika Serikat (AS) berhenti mainkan lagu tanpa izin dari mereka atau artis mana pun untuk keperluan kampanye atau acara apa saja.

Baca juga: Linkin Park Menentang Donald Trump Karena Pakai Lagu ‘In The End’ Tanpa Izin

Surat itu disusun dan ditulis oleh Artist Rights Alliance. Organisasi ini meminta agar Partai Demokrat dan Republik “membuat kebijakan yang jelas yang mengharuskan kampanye untuk mendapatkan persetujuan dari artis, penulis lagu, dan pemilik hak cipta sebelum secara terbuka menggunakan musik mereka dalam acara politik atau kampanye”. Penanda tangan lainnya ada Amanda Shires, B-52s, Blondie, Cyndi Lauper, Elvis Costello, Fall Out Boy, Green Day, Jason Isbell, Linkin Park, Lykke Li, Panic! at the Disco, Patrick Carney (The Black Keys), R.E.M., Regina Spektor, Rosanne Cash, Sheryl Crow, Sia, dan lain-lain.

Surat itu membingkai permintaan tersebut sebagai masalah keuangan dan moral, dengan mengatakan, “Kami telah melihat begitu banyak artis dan properti terseret ke dalam politik di luar kemauan mereka dan terpaksa harus mengambil tindakan agresif untuk melarang penggunaan musik mereka, dan biasanya lagu yang disiarkan selama demonstrasi politik”. Meskipun ini memang bukan masalah baru, para musisi merasa masalah ini telah memburuk “dalam masa-masa partisan hiper ini,” ketika dukungan dari seorang tokoh kontroversial dapat menyebabkan dampak buruk, boikot, dan tuntutan hukum yang mahal untuk para artis.

Surat itu berlanjut, “Politisi yang ingin mewakili kepercayaan publik harus bertindak lebih baik, dengan meminta persetujuan sebelum mengeksploitasi citra dan karya artis atau penulis lagu”. Ini ditujukan kepada “enam organisasi kampanye politik nasional besar, komite nasional Republik dan Demokrat, Kongres, dan Senator”. Kalian dapat membaca surat selengkapnya di sini.

Sementara teksnya jelas bersifat bipartisan, subteksnya diarahkan kepada seorang politisi tertentu yang dikenal bermuka oranye. Banyak penandatangan telah mengancam akan menuntut Donald Trump atau telah mengambil tindakan hukum terhadap penggunaan lagu-lagu populer yang tidak disetujui.

Baca juga: The Rolling Stones Ancam Tuntut Donald Trump Atas Penggunaan Musik Tanpa Izin

Sejauh ini pada tahun 2020, The Rolling Stones telah mengancam akan menuntut Donald Trump, Linkin Park berhasil menghapus video kampanye Donald Trump yang memakai lagu ‘In the End’ dari Twitter, vokalis Panic! at the Disco Brendon Urie menuntut kampanye Trump untuk “berhenti memainkan lagu gue,” keluarga Tom Petty mengeluarkan surat gencatan dan pemberhentian kepada Donald Trump untuk berhenti menggunakan lagu ‘I Won’t Back Down’, The Village People meminta Presiden AS itu untuk berhenti memainkan lagu ‘Macho Man’ dan ‘YMCA’, dan Neil Young telah berulang kali mengecam tindakan Donald Trump yang menggunakan lagunya tanpa izin, dan berniat untuk mengugatnya secara hukum.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Duff McKagan

    Album Band Punk Duff McKagan Yang Terpendam Sejak 1982 Akhirnya Dirili...

    The Living, Duff McKagan paling kiri. (Foto: Marty Perez). Di antara personel dalam formasi klasik Guns N' Roses (GN'R), Duff McKagan adalah member yang pal

    on Feb 25, 2021
    Pearl Jam

    Pearl Jam Beri Ancaman Ke Band Tribute Pearl Jam Asal Inggris Supaya G...

    Pearl Jamm, band tribute to Pearl Jam asal Inggris. (Foto: Facebook/Legal Jam). Band tribute Pearl Jam asal Inggris, Pearl Jamm telah mengubah namanya menja

    on Jan 21, 2021
    Pearl Jam MTV Unplugged

    Performa Konser Akustik Pearl Jam 'MTV Unplugged 1992' Yang Ikonik

    Suatu fakta yang menyenangkan sekaligus menenangkan bagi para fans bahwa hampir semua dedengkot band grunge legendaris memiliki pengalaman dalam sesi konse

    on Oct 29, 2020
    Mike Shinoda

    Mike Shinoda (Linkin Park): Sebelum Ada Nu-Metal, Metal Terlalu "Kulit...

    Mike Shinoda. (Foto: Greg Doherty, Getty Images). Nu-metal adalah mikro-genre dari heavy metal yang merupakan hasil dari hibrida berbagai elemen musik dari

    on Oct 22, 2020