×
×

Search in Mata Mata Musik

A$AP Rocky Dinyatakan Bersalah Atas Penyerangan di Stockholm

Posted on: 08/15/19 at 9:15 am

Walaupun A$AP Rocky dibebaskan dari hukuman penjara, keputusan pengadilan Stockholm tersebut menuai banyak kecaman keras.

Baca Juga: Tuntutan Dijatuhkan, A$AP Rocky Kemungkinan Dipenjara Selama 2 Tahun

Rabu (14/8) kemarin, pengadilan di Stockholm resmi menyatakan A$AP Rocky bersalah atas kasus penyerangan di Stockholm 30 Juni lalu. Walaupun Rocky tidak dijatuhi hukuman penjara, keputusan pengadilan tersebut tetap membuat penggemar rapper asal Amerika Serikat ini marah dan memicu pertikaian diplomatik, ketika Donald Trump mempertanyakan keadilan sistem peradilan Swedia.

Dua orang yang termasuk di dalam rombongannya juga dinyatakan bersalah atas kejahatan yang sama. Tetapi pengadilan menyatakan kalau penyerangan tersebut, bukanlah sesuatu yang serius sampai harus memilih hukuman penjara.

Artis yang telah bernama asli Rakim Mayers ini, bersama kedua pengawalnya David Rispers Jr dan Bladimir Corniel, menyatakan kalau hwa mereka hanya membela diri dalam insiden tersebut, tapi tetap membuat mereka menghadapi ancaman hukuman dua tahun penjara.

Selama persidangan yang diadakan awal bulan ini, rapper yang pernah mengantongi sertifikat platinum ini mengatakan pada pengadilan bahwa dia dan rombongannya sudah berusaha menghindari konfrontasi dengan dua pria yang katanya mengikuti mereka. Rapper ini mengaku, satu dari dua pria itu memulai perkelahian dengan salah satu pengawalnya.

Perkelahian besar kemudian terjadi di mana korban, Mustafa Jafari (19), seorang warga Swedia berdarah Afghanistan, menderita luka di bagian lengan, kaki dan kepala serta tulang rusuk yang patah, yang membuatnya memerlukan perawatan di rumah sakit.

Pengadilan menolak klaim pembelaan diri dalam putusannya, dan menetapkan kalau Rocky bersama dua pengawalnya menyerang korban dengan memukul dan menendangnya, serta mendorong korban ke tanah dan menginjak lengan korban.

Pengadilan menegaskan kalau mereka tidak dalam situasi di mana mereka berhak untuk membela diri, memerintahkan mereka untuk membayar ganti rugi kepada Jafari sebesar 12.500 krona Swedia (Rp18.600.000) dan menjatuhkan hukuman bersyarat, yang berarti mereka tidak dikenakan sanksi penjara di Swedia, kecuali jika mereka melakukan pelanggaran serupa di negara itu lagi.

Ketiganya, yang menghabiskan hampir sebulan dalam tahanan tetapi dibebaskan pada akhir persidangan mereka pada 2 Agustus sambil menunggu putusan dan sejak itu telah kembali ke AS, tidak berada di Stockholm untuk mendengar putusan itu.

Baca Juga: Tuntut Pembebasan A$AP Rocky, Seorang Wanita di AS Ditangkap

Tetapi pengacara Rocky, Slobodan Jovicic, mengatakan kliennya sangat kecewa dengan putusan itu dan belum memutuskan apakah akan mengajukan banding.

Pada penampilan pertamanya pada hari Minggu setelah pembebasannya, di Anaheim, California, sang rapper berterima kasih pada penggemarnya dan menyebut pengalaman di Swedia menakutkan dan membuatnya mengevaluasi diri. “Saya perlu kalian semua untuk terus berdoa untuk saya,” katanya kepada penonton, dan menambahkan dia berharap dia tidak perlu kembali untuk menjalani hukuman penjara.

Jaksa penuntut di Swedia, Daniel Suneson, menuntut hukuman selama enam bulan dalam kasus ini, yang memicu kemarahan di kalangan penggemar dan memicu ketegangan internasional setelah berbagai selebriti termasuk Kim Kardashian West dan Justin Bieber mendukung kampanye #JusticeForRocky dan Trump secara terbuka menuntut pembebasan Mayers.

Sebagian besar persidangan berfokus pada apakah sebuah botol digunakan dalam penyerangan itu. Hakim ketua, Per Lennerbrant, mengatakan dalam putusannya bahwa “tidak dapat ditentukan oleh siapa” botol digunakan, dan ini “memengaruhi penilaian keseriusan kejahatan.”

Dia mengatakan, tindakan seperti yang dilakukan oleh Mayers dan krunya biasanya akan dijatuhi hukuman penjara dua bulan, tetapi “tidak ada alasan untuk khawatir terdakwa akan mengulangi perbuatannya.”

Suneson mengatakan pengadilan telah memutuskan ketiga pria itu bersalah atas penyerangan, membuat “penilaian yang sama seperti saya—dengan satu pengecualian, keterlibatan botol ini.” Pengacara Jafari, Magnus Strömberg, menyebutkan kliennya “tidak sepenuhnya puas” dengan putusan itu, tetapi senang penyerangan itu telah terbukti terjadi.

Pengadilan diperlihatkan rekaman yang diterbitkan di situs berita selebriti TMZ yang menunjukkan Mayers melemparkan seorang pria ke tanah saat dia dan rombongannya meninju dan menendang korban. Anggota rombongan lainnya terekam menyerang pria lainnya.

Mayers kemudian memposting sebuah video di Instagram yang memperlihatkan dia diikuti oleh dua pria yang kemudian diserang, dan beralasan: “Kami tidak kenal orang-orang ini dan kami tidak ingin ada masalah. Mereka mengikuti kami sejauh empat blok.” Penuntut berpendapat, klip ini sudah banyak diedit.

Kasus ini memicu pertikaian diplomatik setelah Kardashian West meminta bantuan langsung kepada Trump, yang mendorong presiden AS itu menelepon perdana Menteri Swedia, Stefan Löfven, dan menawarkan untuk “secara pribadi menjadi penjamin [Mayers], atau alternatif lain.”

Baca Juga: Pria Penyebab Perkelahian Kru A$AP Rocky Bebas Dari Segala Tuduhan

Löfven menegaskan, dalam sistem peradilan Swedia, jaksa dan pengadilan bertindak secara independen. Respons tersebut membuat Trump mengoceh di Twitter bahwa dia “sangat kecewa” dan menambahkan: “Berikan A$AP Rocky KEBEBASANNYA. Kami sudah melakukan banyak hal untuk Swedia tetapi tampaknya ini tidak terjadi sebaliknya. Swedia harus fokus pada masalah kejahatannya yang sebenarnya!”

Keterangan Foto Utama: A$AP Rocky mengaku hanya membela diri setelah dikonfrontasi korban. (Foto: AFP/Getty Images/Patrick Kovarik)

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Nandi Bushell RATM.

Cewek 10 Tahun Cover Lagu Rage Against The Machine Dukung ‘Black Liv...

Nandi Bushell. (Foto: YouTube). Nandi Bushell, musisi cilik yang sangat berbakat telah menunjukkan dukungannya kepada gerakan Black Lives Matter yang berjua

on Jun 3, 2020
Guns N' Roses

Guns N’ Roses Ejek Donald Trump Lewat T-shirt “Live N’ Let Die W...

Presiden Donald Trump (via YouTube), t-shirt Guns N' Roses (via GNRMerch.com). Guns N' Roses belum lama ini mengumpulkan dana untuk amal selama pandemi Covi

on May 15, 2020
George Watsky

George Watsky Pecahkan Rekor Dunia Nge-Rap Freestyle Selama 33 Jam! Ed...

George Watsky. (Foto: Twitch/Gwatsky). Seorang musisi berbasis di California, Amerika Serikat (AS) bernama George Watsky masuk dalam arsip baru Guinness Wor

on May 11, 2020
GWAR Trump

GWAR Sarankan Fans Minum Pemutih Untuk Melawan Virus Corona?

Jizmak Da Gusha (GWAR) dan Presiden Donald Trump. (Foto: Tiffany Rose, Doug Mills/Getty Images). GWAR biasanya sibuk "membunuh" para tokoh politik terkena

on May 2, 2020