×
×

Search in Mata Mata Musik

Ada Kejutan Dari Efek Rumah Kaca! Apakah Itu? Di Sini Jawabannya!

Posted on: 01/24/20 at 12:05 pm

EFEK RUMAH KACA
Efek Rumah Kaca, ki-ka: Akbar, Airil, Cholil (Foto: Media Indonesia)

Di kalangan scene independen (indie), Efek Rumah Kaca (ERK) merupakan salah satu band di garda terdepan. Kiprahnya bukan hanya di Indonesia, tapi juga sudah keliling beberapa negara. ERK menjadi salah satu band yang membuktikan bahwa menjadi sukses (termasuk secara komersil) tidak perlu menjadi mainstream.

Baca juga: Efek Rumah Kaca Ramaikan Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia di KPK

Tapi memilih bermusik di jalur indie ternyata bukan pilihan ERK sejak awal. Cholil Mahmud, sang vokalis merangkap gitaris, mengungkap bahwa bandnya juga pernah mengalami ditolak label rekaman mainstream.

Pada saat mau merekam album debutnya, seluruh personil ERK tidak memiliki jaringan dengan orang-orang penggerak musik indie. Oleh karena itu, mereka mencoba mengirimkan demo tape kepada banyak major label yang terkenal termasuk Sony Music Indonesia, Warner Music Indonesia, Arka Music Indonesia (sebelumnya EMI Music Indonesia), Musica Studios, Aquarius Musikindo. Saat itu, Cholil mengaku ingin mengikuti jejak beberapa band indie yang sukses setelah bergabung dengan major label, seperti Naif, NTRL, PAS Band, dan masih banyaklagi. Tapi nasib baik belum bicara, upaya itu selalu berujung penolakan.

Entah karena musiknya tidak cocok, tidak enak, cover albumnya jelek, tidak lolos screening satpam, atau macam-macam faktor lainnya, yang pasti tidak ada respons sama sekali dari semua perusahaan rekaman besar tersebut.

ERK lantas memilih berkarier di jalur indie, dan singkat cerita, BOOM! ERK menjadi besar setelah berjalan sejak dibentuk pada 2001 oleh Cholil Mahmud dan Adrian Yunan Faisal (bass) bersama dua kawan lainnya dengan nama Hush kemudian berganti Superego sebelum akhirnya menjadi seperti yang kita kenal. Dengan mengusung genre pop alternatif (atau lebih dikenal dengan sebutan indie pop) sejak awal, mereka mengaku terinspirasi dari Smashing Pumpkins, R.E.M. dan The Smiths.

ERK cepat mekar namanya di kalangan pencinta musik Indonesia berkat lagu-lagunya yang dianggap dekat memotret kondisi sosial masyarakat di sekitar mereka pada semua tingkatan. Karya-karya yang terkenal termasuk ‘Jatuh Cinta Itu Biasa Saja’, ‘Cinta Melulu’, ‘Di Udara’, ‘Desember’, ‘Pasar Bisa Diciptakan’.

Band kelahiran Jakarta yang formasinya kini hanya terdiri dari 3 orang ini, yakni Cholil, Airil “Poppie” Nur Abadiansyah (bass), dan Akbar Bagus Sudibyo (dram) sejak Adrian, bassis lama ERK yang juga merupakan salah satu pendiri band, mengalami kebutaan total dan memutuskan untuk mengundurkan diri dari ERK pada 2017 dan di tahun yang sama, ia juga mengeluarkan album solo yang bergenre pop folk, Sintas.

Deretan panjang penghargaan musik pun telah mereka boyong seperti The Best Cutting Edge (MTV Indonesia Awards 2008), Rookie of the Year (Rolling Stone Indonesia, 2008), Class Music Heroes (Class Music Heroes 2009), The Best Album dan Favorite Alternative Song (ICEMA 2010), serta masuk di banyak nominasi di berbagai ajang penghargaan musik lainnya.

Baca juga: Kemeriahan Tiba-Tiba Suddenly Rekaman Efek Rumah Kaca

Sejauh ini ERK telah menelurkan tiga album, yakni Efek Rumah Kaca (2007), Kamar Gelap (2008), dan Sinestesia (2015) serta beberapa singel, yakni ‘Merdeka’ (2016), ‘Seperti Rahim Ibu’ (2018), dan ‘Tiba-Tiba Batu’ (2019). Nah, ini dia jawaban kejutannya! Pada 28 Januari 2020 ini ERK akan merilis mini album baru yang berjudul Jalur Enam Tiga. Beberapa hari lalu mereka telah mengumumkan via akun Instagramnya tentang konser peluncuran mini album tersebut yang digelar Live House, M Bloc, Jakarta Selatan, hari Selasa, 28 Januari nanti.

Yah sudah SOLD OUT tiketnya. Ya wes, yang penting kita bisa segera menikmati karya terbaru dari ERK.

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    St. Vincent

    St. Vincent Mengcover Metallica 'Sad But True' Versi Beda Banget & Ker...

    St. Vincent (Foto: Getty Images). St Vincent adalah adalah salah satu dari jajaran artis top yang terlibat dalam proyek The Metallica Blacklist. Bertepatan

    on Jun 30, 2021
    Elephant Kind

    Elephant Kind Tidak Jadi Resesi Berkat Album Mendatangnya, "Superblue...

    Elephant Kind, yang dikenal sebagai band pop hybrid asal Jakarta, kembali merilis single baru berjudul 'Modern Romance Dreaming (Lonely)'. Lagu ini sekalig

    on May 28, 2021
    Tripov

    Tripov Beri Pelipur Kesepian & Anxiety Via Single 'Dance Dance Dance'

    Tripov, grup musik trio yang dihuni oleh Jilie Kezia (vokal), Evan Asher (gitar, kibord), Yoga Bagaspati (bass, dram) baru saja merilis single keduanya yan

    on May 21, 2021
    Stars and Rabbit

    Stars and Rabbit Buka Jalan Menuju Album Mendatang Via 'Merry Alone'

    Stars and Rabbit (Foto: Robby Suharlim). Stars and Rabbit kembali meluncurkan single baru, 'Merry Alone' pada hari Jum'at, 23 April 2021 lalu. Hanya bersela

    on May 3, 2021