×
×

Search in Mata Mata Musik

Children Of Bodom Terancam Bubar!

Posted on: 12/24/19 at 8:53 pm

Formasi terakhir Children Of Bodom 2019 (Foto: Nuclear Blast Records)

Drama Children Of Bodom (COB) kembali tayang dan ramai di dunia maya kancah metal. Kurang dari dua bulan setelah mengumumkan pengundurdirian mereka dari band metal kebangsaan Finlandia ini, tiga anggotanya, yakni Jaska Raatikainen (dram), Henri “Henkka T. Blacksmith” Seppala (bass) dan Janne Wirman (kibor) telah mengkonfirmasi bahwa mereka masih pemilik sah nama/merek Children of Bodom.

Pada 1 November, Raatikainen, Seppälä, dan Wirman mengeluarkan pernyataan yang mengatakan bahwa mereka akan meninggalkan Children Of Bodom setelah tampil di show terakhir selama tur di Finlandia pada 15 Desember di Black Box, Helsinki Ice Hall. Tidak lama kemudian, majalah musik Finlandia Soundi melaporkan bahwa hak atas nama Children Of Bodom dipegang oleh AA & Sewira Consulting Oy, perusahaan yang dimiliki oleh Raatikainen, Seppälä dan Wirman. Pada tanggal 28 Juni, ketiganya mengajukan permohonan kepada Dewan Nasional Paten dan Registrasi Finlandia, dan permohonan mereka kemudian diberikan untuk periode lima tahun mulai tanggal 1 Oktober. Akibatnya, Alexi Laiho, yang merupakan vokalis, gitaris dan penulis lagu utama Children Of Bodom tidak diizinkan untuk menggunakan nama band tanpa izin dari Wirman, Raatikainen dan Seppälä.

Per hari ini, Raatikainen, Seppälä, dan Wirman memposting berita baru di media sosial yang membahas spekulasi para fans mengenai masa depan Children Of Bodom dan menyatakan bersikeras bahwa mereka “tidak akan pernah melakukan apa pun untuk tidak menghargai nama ini dan karier panjang yang telah kita bangun bersama”. Berikut kutipan lengkapnya:

“Para penggemar,

“2019 akan segera berakhir, jadi ini saat yang tepat untuk melihat kembali sebelum mengalihkan pandangan kita menuju tahun baru. Bagi kami, 2019 penuh dengan peristiwa, dan sebagian besar dari itu tampil di panggung terakhir kami bersama Children Of Bodom di bulan Desember.

“Kami telah menerima banyak pertanyaan tentang apa yang akan kami lakukan selanjutnya dan mengapa kami berhenti. Karena keputusan ini telah memicu perbincangan dan desas-desus yang ngawur, kami ingin berbicara tentang mengapa kami akhirnya membuatnya, sekali lagi.

“Tidak ada argumen di balik nama merek band atau penggunaannya. Kami memiliki perjanjian bersama. Alexi Laiho menjual saham perusahaan dan ini berarti bahwa kami bertiga menjadi pemilik merek COB. Meskipun rencana untuk masa depan kami terbuka, yang pasti adalah bahwa kita tidak akan pernah melakukan apa pun untuk tidak menghargai merek ini dan karier panjang yang telah kita bangun bersama.

“Juga, kami pasti ingin meluruskan kesalahpahaman bahwa kami berhenti karena kami memiliki keluarga atau (memang) ingin pensiun. Musik adalah profesi kami dan kehidupan kami, dan semua keluarga kami tahu itu. Mereka bangga dengan apa yang kami lakukan, dan mereka sepenuhnya mendukung kami. Kami juga harus mengatakan bahwa kita sebagai individu tidak pensiun.

“Kesuksesan membawa tanggung jawab untuk mengambil keputusan yang tidak berhubungan dengan musik juga. Keputusan ini sangat sulit bagi kami. Kami adalah lima anggota band, masing-masing dengan peran mereka sendiri, tetapi kami tidak dapat menemukan sudut pandang bersama selama beberapa tahun terakhir.

“Alasan untuk menulis ini bukan untuk menunjukkan siapa yang salah tetapi untuk membereskan semuanya. Kami selalu dan akan bangga dengan apa yang dicapai COB bersama.

“Selamat liburan dan semoga sukses untuk 2020!

“Henkka, Janne, dan Jaska”

Bulan lalu, Alexi Laiho mengakui ke surat kabar Helsingin Sanomat bahwa ada ketegangan di markas Children Of Bodom selama beberapa waktu.

“Keputusan asli [untuk mengakhiri band dalam bentuk saat ini] muncul ketika personil lain mengatakan mereka tidak bisa melakukannya lagi,” katanya. “Ada alasan (mengenai) keluarga untuk itu. Saya menghormati keputusan mereka. Saya sendiri punya istri dan anak tiri di Australia, dan istri saya mengerti gaya hidup saya. Saya hampir menghilang [hampir sepanjang waktu], tetapi saya selalu kembali dan saya berikan semua milikku. Tidak ada yang lebih penting bagiku”.

Menurut Laiho, banyak hal muncul ketika Children Of Bodom tampil di Rusia pada bulan Oktober lalu.

“Kami sering bertengkar di dalam band, dan saya bisa jujur mengakui bahwa pertengkaran itu terutama salah saya,” katanya. “Mereka selalu memulai dengan beberapa kesalahpahaman”.

Hubungan dalam band tampaknya menjadi sangat buruk selama tur Rusia sehingga tampaknya Children Of Bodom akan bubar jalan di sana dan seterusnya. Tapi untungnya, ‘kepala dingin’ yang menang, dan band ini memutuskan bahwa pertunjukan di Finlandia akan menjadi yang terakhir dengan formasi saat ini.

Laiho mengakui kepada Soundi bahwa “itu mungkin bukan ide yang baik” secara hukum untuk melanjutkan dengan nama Children Of Bodom. “Mungkin saja nama line-up baru kami perlu diubah sedikit ke beberapa arah. Atau mungkin itu hanya BODOM atau nama salah satu lagu kami. Tapi itu harus nama yang menunjukkan bahwa itu band yang sama,” pungkas Laiho.

Alexi Laiho (Foto: Nuclear Blast Records)

Kemungkinan hilangnya nama Children Of Bodom tidak mencegah Laiho menyusun line-up baru. Dia dan gitaris Daniel Freyberg telah memilih dramer dan bassis baru, yang Laiho gambarkan kepada Soundi sebagai “orang-orang muda yang sangat berbakat yang terlihat sangat bagus di atas panggung”. Dia juga mengatakan bahwa band baru ini kemungkinan akan mulai manggung musim semi mendatang. “Line-up baru ini akan menjadi versi yang lebih segar dari yang sekarang,” katanya kepada Helsingin Sanomat.

Alexi Laiho kemudian mengatakan bahwa dia memiliki “perasaan yang campur aduk” tentang akhir dari line-up Children Of Bodom saat ini. “Tentu saja, ada sedikit kesedihan, karena kami sudah menjadi band untuk waktu yang sangat lama,” katanya. “Kami memiliki masa-masa yang lebih baik daripada masa-masa buruk. Di sisi lain, saya juga merasa lega. Saya sangat senang bisa bermain dengan orang-orang baru. Sensasi bermain dengan line-up baru tampaknya memadamkan kesedihan…”

Album terakhir alias ke-10 Children Of Bodom, ‘Hexed‘, rilis pada bulan Maret 2019 lalu melalui Nuclear Blast Records.

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Film Dokumenter

10 Film Dokumenter Musik Revolusioner Yang Oke Ditonton Selama Social ...

Jimi (The Upstairs), Randy (Lamb Of God), Gaahl (Gorgoroth). (Foto: Kolase). Selama masa pandemi Covid-19 alias virus Corona dengan mengkarantina diri #diru

on Apr 2, 2020
Suicide Silence

Suicide Silence Bagikan 2 Video Musik & Detail Album Baru

Raksasa deathcore yang berbasis di California, Suicide Silence, merilis video musik resmi untuk dua lagu mereka "Meltdown" dan "Love Me To Death". Untuk pe

on Nov 19, 2019
Pasangan Tertangkap Basah Lakukan Seks Oral di Konser Behemoth

Pasangan Tertangkap Basah Lakukan Seks Oral di Konser Behemoth

Banyak hal gila yang terjadi di pit konser metal, tetapi apa yang terjadi selama pertunjukan Behemoth di Roskilde Festival pada akhir pekan lalu di Denmark, ba

on Jul 8, 2019
Children of Bodom Rilis Video untuk Lagu Baru “Under Grass and Clover”

Children of Bodom Rilis Video “Under Grass and Clover”

Children of Bodom merilis video untuk single pertama mereka, yang diambil dari album mereka yang akan datang, "Hexed". Oleh: Robert Ham (Consequence of Soun

on Dec 11, 2018