×
×

Search in Mata Mata Musik

Album Baru Artis Solo Wanita Akan Mendominasi di 2020

Posted on: 01/3/20 at 11:44 am

1. Selena Gomez — Rare (10 Januari)
Dengan banyaknya hambatan yang dilalui Selena Gomez seperti masalah kesehatan kronis, kehidupan cinta yang dipublikasikan, dan pertengkaran keluarga, penyanyi itu mengatakan dia lega karena telah menyelesaikan album ketiganya. “Sekarang saya butuh empat tahun untuk dapat merasa berada di tempat yang baik dengan album ini, hanya karena saya mengalami banyak momen besar yang terjadi dalam hidup saya… Akan selalu ada nuansa pop yang kuat dalam musik saya, tetapi kali ini saya mengeksplorasi lebih banyak dengan gitar listrik dan lagu-lagu soulful“.

Selena Gomez – Rare

2. Poppy — I Disagree (10 Januari)
Sensasi YouTube yang satu ini, Poppy memang sangat aneh – pada salah satu videonya yang berjudul ‘I’m Poppy’, dia hanya mengulangi kedua kata tersebut selama 10 menit; dan ini memiliki lebih dari 23 juta views. Untuk dua album pertamanya, Poppy bermitra secara kreatif dengan Titanic Sinclair. Tapi sang artis berumur 24 tahun tersebut menuduh Sinclair atas “mengglamorisasi bunuh diri” dan memanipulasi dirinya. Album Poppy yang mendatang I Disagree akan bertuju ke arah yang lebih cadas, katanya. “Orang-orang menyebut ini sebagai album ketiga saya, tetapi ini benar-benar terasa seperti album pertama saya,” tambah Poppy, menandakan kelahiran kembalinya. Yup, musik dan artistik album baru ini menjadi sangat metal, lihat saja cover albumnya yang sangar, terinspirasi dari style black metal. Terima kasih untuk film ‘Lords of Chaos’ dan Babymetal, hehe.

Baca juga: 6 Artis Wanita Peraih Nominasi Grammy Terbanyak Sepanjang Masa

Poppy – I Disagree

3. Halsey — Manic (17 Januari)
Pada Manic, Halsey betul-betul memamerkan jiwanya, memberi penghormatan kepada inspirasi pop rock-nya dalam lagu ‘Graveyard’ dan secara intens mencurahkan opininya tentang hubungan yang hancur pada lagu ‘Without Me’. Dengan nama lagu-lagu yang belum dirilis seperti ‘You Should Be Sad’ dan ‘I Hate Everybody’ – dan juga interlude oleh ratunya lagu perpisahan, Alanis Morissette – kami mengharapkan sorotan sinis sekaligus bersemangat untuk Halsey.

Halsey – Manic

4. Bombay Bicycle Club — Everything Else Has Gone Wrong (17 Januari)
Vokalis Jack Steadman mengatakan bahwa album pertama band ini dalam lima tahun terakhir adalah “tentang frustrasi karena tidak mampu mengekspresikan diri kepada orang lain, meninggalkan percakapan merasa tidak puas dan disalahpahami dan hanya dapat mengandalkan musik untuk berkomunikasi”.

Bombay Bicycle Club – Everything Else Has Gone Wrong

5. Holy Fuck — Deleter (17 Januari)
Diawali dengan video klip untuk single terbaru ‘Luxe’ yang menampilkan Hot Chip Alexis Taylor. Deleter, album studio kelima pengusung elektronik kelahiran Kanada ini sarat pendentum badan yang keras. Dengan poliritmik dan berfokus pada nuansa gembira, Deleter memperlihatkan Brian Borcherdt, Graham Walsh, Matt Schulz, dan Matt “Punchy” McQuaid menggunakan suara khas mereka. Secara spiritual, Deleter adalah album yang mengeksplorasi apa yang terjadi ketika umat manusia dan teknologi bergabung menjadi satu, perayaan semi-organik yang besar dari kegembiraan spontanitas, pengulangan, dan individualitas. Seperti yang dikatakan oleh band, “robot lebih pintar dari sebelumnya, dan algoritme semakin mengetahui apa yang kita sukai sebagai individu, tetapi kita harus mengingatkan diri kita sendiri bahwa ada musik di margin yang bisa hilang dan bahwa musik lebih penting daripada sebelumnya. ”Marjinal atau tidak, Deleter adalah sound Holy Fuck yang bebas, surut dan mengalir di ekosistem unik mereka sendiri. Sebagai pendengar, Anda punya pilihan – teruskan dengan konsumsi pasif, atau mendorong kembali, terlibat, dan pindah ke sesuatu yang bernilai waktu Anda. Sesuatu seperti Deleter.

Baca juga: Popularitas Artis Wanita K-Pop Akhirnya Meningkat di Amerika

Holy Fuck – Deleter

6. Kesha — High Road (31 Januari)
Album tahun 2017 Kesha, Rainbow terlilit dalam pertarungan hukum yang melelahkan secara emosional – semua orang menunggu untuk mendengar balasan yang kuat dan sindiran lirikal dari penyanyi tersebut kepada mantan produsernya. Tetapi pada album keempatnya, High Road Kesha dapat terlihat kembali lebih kepada akar pop-nya, karena Kesha mengatakan dia “terhubung kembali dengan bebasnya kegembiraan dan keliaran yang selalu menjadi bagian dari diriku”.

Kesha – High Road

7. PartyNextDoor — Club Atlantis (TBA, Januari)
Ini akan menjadi album studio pertama PartyNextDoor dalam empat tahun terakhir, dan lagu utamanya ‘Loyal’ adalah sebuah kolaborasi dengan Drake, sesama penyanyi-penulis asal Canada yang pada 2013 lalu menjadikan PND artis pertama pada label OVO miliknya.

PartyNextDoor – Club Atlantis

8. Green Day — Father of All... (7 Februari)
Punk rockers bermulut lantang ini telah kembali. Mereka bertujuan untuk berwujud mentah dan tanpa filter pada album studio ke-13 mereka, menggambarkan kontennya sebagai “soul, Motown, glam dan manic anthemic. Punks, freaks dan punishers!… Kehidupan DAN kematian partai. Bukan politis. Hanya tentang bertahan hidup dalam kekacauan”.

Green Day – Father of All…

9. Lauv — How I’m Feeling (March 6)
Lauv telah menjadi poster boy bagi emo pop kontemporer – reinkarnasi sad boys berambut pirang dan berpinggiran gelap yang menguasai scene pada awal tahun 2000an. Albumnya How I’m Feeling – digayakan sebagai ~how i’m feeling~ – sejauh ini sangatlah menyangkut dalam kepala, dengan lagu seperti ‘Mean It (ft LANY)’ dan ‘I’m So Tired (ft Troye Sivan)’ yang berletak pas di antara catchy dan melankolis.

Lauv – How I’m Feeling

10. Alanis Morissette — Such Pretty Forks in the Road (1 Mei)
2020 menandai peringatan 25 tahun album seminal Alanis Morissette Jagged Little Pill. Setelah absen selama delapan tahun, penyanyi Kanada tersebut kembali dengan penawaran baru, dan jika single baru ‘Reasons I Drink’ adalah sebuah indikasi, kami berharap permainan piano yang lincah menemani vokal Morissette yang secara sempurna sangat menggugah dan sehati dengan dongengannya.

11. Justin Bieber — TBA
Setelah pernikahannya dengan Hailey Baldwin tahun lalu, Justin Bieber mengambil cuti untuk fokus pada keyakinannya dan menjalani kehidupan normal – seperti yang biasa dilakukan oleh popstar jutawan. Tapi ini sudah lima tahun penuh sejak album yang menjadi ‘trendsetter’ tahun 2015 miliknya ‘Purpose’ dan penggemar sangat gembira bahwa sang hit-maker tersebut kembali dengan single ‘Yummy’ (rilis pada 3 Januari) dan album yang telah ditetapkan untuk 2020. Kami sepenuhnya berharap Bieber dapat menetapkan standar baru bagi lagu pop untuk tahun 2020 dengan inovasi dan kemampuan multi-talentanya.

12. Cardi B — TBA
Album debut Cardi B ‘Invasion of Privacy’ adalah album rap wanita dengan angka streaming Spotify terbanyak dalam sejarah, melewati 2,8 miliar stream – tetapi bintang Bronx tersebut belum selesai dan mengatakan dia bersaing dengan dirinya sendiri pada album kedua. “Aku hanya akan bersenang-senang di studio dan melakukan apa yang aku suka,” kata Cardi.

13. The Killers — Imploding the Mirage (TBA)
Para rocker asal Nevada akan kembali ke akar synth-rock mereka pada album lanjutan dari album tahun 2017 mereka Wonderful Wonderful. Menurut vokalis Brandon Flowers: “Beberapa hal mulai muncul kembali dan banyak yang berhubungan dengan musik synthesizer. Itu selalu menjadi bagian dari DNA kami dan pastinya akan merayap naik”.

14. Megan Thee Stallion — TBA
Pada September 2019 lalu, rapper asal Houston, Megan Thee Stallion, menandatangani perjanjian manajemen dengan Roc Nation, agensi milik Jay Z yang menembak Rihanna naik menjadi mega superstar beberapa tahun yang lalu. Megan merilis mixtape ‘Fever’ pada 2019 tetapi mengisyaratkan bahwa selanjutnya ia akan merilis studio album debutnya, mungkin di bawah moniker baru: Suga. “Aku tidak pernah ingin membuat album, karena aku seperti, ‘Oh, rasanya seperti menikah. Itu komitmen.’ Tapi sekarang, aku siap untuk menyelesaikan sebuah album,” katanya.

15. Rihanna — R9 (TBA)
Siapa yang tidak ingin Rihanna untuk merilis musik baru? Popstar Barbadian tersebut terus ‘menyiksa’ fans-nya tentang R9 dan menahan informasi mengenai album yang sulit dipahami, dengan fokusnya hanya kepada brand make-up dan lingerie miliknya (Fenty Beauty dan Savage x Fenty). Baru minggu lalu dia menggoda fans-nya dengan video anak anjing putih yang sedang headbanging dengan caption: “update: saya mendengarkan R9 sendiri dan menolak untuk merilisnya”. Album terakhirnya Anti rilis pada tahun 2016, jadi sudah waktunya dia menyerah pada tuntutan penggemarnya, yang kami kutip, ‘DROP THE ALBUM’. Kami yakin para die-hard fans Rihanna akan menunggu selamanya jika mereka harus.

16. Normani — TBA
Seusai masa-masanya di Fifth Harmony, Normani meraih momentum dengan hit solo pop (‘Motivation’) dan duet sensitif (‘Love Lies’ bersama Khalid). Tetapi penyanyi dengan gaya old school ala Destiny’s Child tersebut telah berjanji akan membuat ‘wow’ dengan lebih banyak aspek dirinya dalam album solo debutnya.

17. Dua Lipa — Future Nostalgia (TBA)
Dua Lipa telah merilis ‘Don’t Start Now’, single utama dari album keduanya, dan jika ada korelasinya, maka, Future Nostalgia akan memiliki suasana disko-pop di dalamnya. Menurut Lipa, album lanjutan dari album debut tahun 2017-nya akan terasa “seperti kelas olahraga menari”.

18. Lana Del Rey — White Hot Fever (TBA)
Para penggemar album 2019 Lana Del Rey Norman Fucking Rockwell tidak akan harus menunggu lama untuk musik baru – Lana telah mengumumkan album 2020 berjudul White Hot Fever. “Aku benar-benar bersemangat sekarang. Saya tidak ingin istirahat,” katanya, menambahkan bahwa itu kemungkinan akan menjadi rilis kejutan.

19. Kid Cudi — Entergalactic (TBA)
Album solo pertama Kid Cudi sejak Passion, Pain and Demon Slayin’ pada 2017, Entergalactic akan disertai dengan serial animasi di Netflix. Pencipta ‘Black-ish’ Kenya Barris, sang penulis dan produser eksekutif mengatakan: “Tidak pernah ada album dan satu seri pun yang rilis pada saat yang bersamaan, sehingga setiap lagu akan memiliki narasi 30 menit yang menjelaskan apa arti di balik lagu tersebut… Ini adalah kisah cinta masa muda yang diceritakan melalui musik karya Cudi”.

20. Angels & Airwaves — (TBA)
Tom DeLonge menyebut album Angels & Airwaves yang baru “berpotensi sebagai karya paling matang dan emosional yang pernah saya kerjakan”. Sang mantan personil Blink-182 tersebut adalah vokalis dan gitaris band tersebut dan telah merilis lima album diantara 2006 dan 2014, membuat album selanjutnya sebagai album pertama mereka dalam enam tahun.

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

BLACKPINK dan Cardi B

Lagu Kolab BLACKPINK dan Cardi B Mendatang "Bocor" Gara-Gara YG Entert...

Cardi B dan BLACKPINK. Setelah 'Ice Cream'-nya BLACKPINK dan Selena Gomez sukses mencair dan melelehkan para fansnya di seluruh dunia, lagu kolaborasi merek

on Sep 2, 2020
BLACKPINK dan Selena Gomez

BLACKPINK x Selena Gomez 'Ice Cream' Rilis! Aksen Liriknya Ada Yang Mi...

Akhirnya saat yang sangat ditunggu-tunggu telah tiba! Single kedua pra-rilis BLACKPINK fitur Selena Gomez telah dirilis MV (Music Video)-nya di YouTube dan

on Aug 28, 2020
Teaser MV Ice Cream

H-1 Peluncuran MV 'Ice Cream' BLACKPINK x Selena Gomez Telah Dirilis T...

BLACKPINK dan Selena Gomez akhirnya merilis teaser MV ‘Ice Cream’ yang sudah sangat ditunggu-tunggu oleh para penggemar. Teaser MV ‘Ice Cream’ i

on Aug 27, 2020
Selena Gomez dan BLACKPINK

SELPINK In Your Area! Single 'Ice Cream' Selena Gomez & BLACKPINK Baka...

Selena Gomez dan BLACKPINK saat ngobrol virtual. Single kolaborasi Selena Gomez dan BLACKPINK akan diluncurkan pada akhir minggu ini, bray, judulnya lo suda

on Aug 25, 2020