×
×

Search in Mata Mata Musik

Album Baru Megadeth Akan “Progresif Gila-Gilaan” Menurut David Ellefson

Posted on: 07/12/20 at 8:00 am

Album Baru Megadeth Akan "Progresif Gila-Gilaan" Menurut David Ellefson
David Ellefson, sohib kental Dave Mustaine di Megadeth.

Bassis Megadeth, David Ellefson telah berbicara kepada Metal Rules tentang direksi musik dari album baru Megadeth, susulan dari album Dystopia rilisan tahun 2016.

Saat ditanya apakah album baru ini akan lebih seperti Dystopia atau lebih terdengar komersil seperti album Super Collider (2013), David Ellefson mengatakan: “Ini sudah pasti tidak dengan nuansa Super Collider. Gue rasa itu akan lebih mirip Dystopia, dan bahkan melewati itu. Ini adalah album yang sangat menantang secara teknis. Dave (Mustaine) dan gue setuju bahwa ada riff pada album ini yang jauh lebih sulit untuk dimainkan daripada apa pun di (album) Rust In Peace. Ini adalah album yang progresif gila-gilaan”.

Baca Juga: Simple Plan Berpisah Dengan Sang Bassis Akibat Tuduhan Pelecehan Seksual

“Gue ingat waktu gue masih kecil dan mendengar Geddy Lee dan Neil Peart dari Rush memainkan sesuatu yang sangat tidak manusiawi,” lanjutnya. “Gue memiliki perasaan yang sama sekarang di album kami dengan (dramer baru Megadeth) Dirk Verbeuren. Hahaha…itu membuat gue bersemangat. Gue seperti, ‘Sialan! Ini adalah momen yang belum pernah gue rasakan atau alami sampai sekarang’. Siapa yang tahu ya? Mungkin gue harus berusia 55 tahun untuk mengalami dan mencapainya dengan seorang pria kawakan seperti Dirk. Itulah emosi, api, dan semangat yang gue miliki di sekitar album baru ini”.

David Ellefson kemudian menambahkan: “Jika lo menyukai Dystopia, CD ini nggak akan mengecewakan lo”.

Dave Mustaine, sang “architecture of aggression”. (Foto: David Wolff – Patrick/Redferns).

Dave Mustaine baru-baru ini juga memberi tahu Jose Mangin dari SiriusXM bahwa album Megadeth mendatang akan “satu level dengan Countdown To Extinction, Rust In Peace dan mungkin juga Peace Sells serta Dystopia“.

Dia melanjutkan dengan mengatakan: “Ini adalah pertama kalinya dalam waktu yang sangat lama di mana kami memiliki album yang permainan gitar dan bass-nya, saking susahnya, sehingga kami harus berhenti di antara bagian-bagiannya. Tanya saja ke David Ellefson – dia adalah duta besar terbaik kami – apa yang dia lakukan dengan bagian-bagian gitar (bass)-nya, karena dia memainkan hal yang sama yang gue lakukan, dan kami melakukan beberapa hal yang sangat keren, seperti, ada satu bagian dalam satu lagu di mana dia mainkan bagian-bagian yang seperti ‘Five Magics’. Dan ada bagian lain di mana itu benar-benar mirip ‘Take No Prisoners’ – gila-gilaan total dengan gitar bass-nya. Jadi lo harus mendengarnya sendiri. Permainan gitarnya mungkin bisa payah, tapi gue rasa itu nggak akan terjadi”.

Album mendatang ini akan menjadi yang pertama yang menampilkan Dirk Verbeuren, yang merupakan mantan dramer salah satu jawara metal Swedia, Soilwork, yang bergabung dengan Megadeth empat tahun lalu.

Sesi awal untuk album baru Megadeth berlangsung tahun lalu dengan salah satu produser musik mereka Chris Rakestraw, yang sebelumnya bekerja di album Dystopia.

Gitaris Megadeth yang berdarah Brazil, Kiko Loureiro melakukan debut rekamannya dengan Megadeth di album ‘Dystopia’, yang memenangkan penghargaan dalam kategori Best Metal Performance pada Grammy Awards 2017.

Tur Megadeth di Amerika Utara dengan Lamb Of God, Trivium dan In Flames telah dijadwalkan kembali untuk tahun 2021 gara-gara pandemi kopad-kopid.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Jaggernaut

Stoner Rocker Juggernaut Mengajak Kembali Ke EP "Masa Pertengahan"

Jaggernaut. Setelah sebelas tahun, mini album Juggernaut dibangkitkan kembali oleh Rekam Jaya sebagai bagian dari program reissue dan dokumentasi arsip musi

on Oct 26, 2020
Alex Skolnick

WTF! Alex Skolnick (Testament) Ternyata Bisa Nge-Rap Dan Sudah Merilis...

Alex Skolnick (Testament). (Foto: Kid Logic Media). Gitaris virtuoso Testament, Alex Skolnick sejak lama dianggap sebagai salah satu gitaris thrash metal te

on Oct 14, 2020
Kuasa

Selain Eksplorasi Secara Massif, Album KAUSA "Una In Perpetuum" Bertam...

Sebagai band yang berbasis heavy metal dan punk rock, KAUSA termasuk band yang gemar berpetualang secara musikal. Dan kini mereka menganalogikan diri merek

on Oct 13, 2020
Eddie Van Halen

10 Momentum Riff Terbaik Eddie Van Halen Di Sepanjang Karier Sang Guit...

Flying n' shredding bersama Eddie Van Halen. (Foto: Ebet Roberts, Redferns). Tanggal 6 Oktober 2020 menjadi hari yang suram bagi seluruh umat rock di planet

on Oct 8, 2020