×
×

Search in Mata Mata Musik

Album Baru Megadeth Sudah Siap Direkam Tapi Tertunda Gara-Gara Covid-19

Posted on: 04/13/20 at 6:30 am

Megadeth sudah siap…eh…ada si Vid Covad Covid Cevirid Ngeved. (Foto: Twitter).

Megadeth memiliki album baru yang benar-benar sudah ditulis, tetapi anggota band mereka tidak dapat ngumpul bersama untuk merekam lagu dengan benar karena pandemi Covid-19 atau virus Corona, menurut laporan dari sang bassis Megadeth, David Ellefson.

Para ikon thrash metal itu telah menyelesaikan sebagian besar proses penulisan album sejak tahun lalu, dan sudah siap untuk pergi ke studio pada akhir Maret untuk merekam album, tetapi aksi social distancing yang besar-besaran secara global telah menunda proses itu. Ketika akhirnya dapat diselesaikan, album full length baru itu akan berfungsi sebagai tindak lanjut dari album tahun 2016 Megadeth, Dystopia, yang membuat band itu meraih penghargaan Grammy untuk lagu utama dalam album tersebut.

Baca Juga: Megadeth Akhirnya Kembali Ke Panggung Setelah Dave Mustaine Sehat

Sang bassis Megadeth itu mengatakan kepada The Metal Voice bahwa, “Kami telah mengerjakannya, album itu telah ditulis dan siap untuk direkam. Kami akan mulai merekamnya menjelang akhir Maret, tetapi tentu saja Covid-19 terjadi. Kami seharusnya pergi ke Nashville, Amerika Serikat (AS) dan mulai mengorganisir beberapa lagu untuk album ini tetapi dengan semua bisnis yang ditutup kami jelas harus menundanya. Setelah situasi lockdown sudah mereda dan aman, kami akan siap untuk kembali bekerja secepatnya”.

Bassis Megadeth itu kemudian menambahkan, “Aku pikir ini adalah album yang hebat, sangat cadas dengan banyak unsur thrash yang kencang. Ada suasana yang terasa sangat kohesif di antara keempat anggota saat kami semua mengerjakan album ini bersama. Kami menghabiskan banyak waktu sebagai band. Musim panas lalu, sebelum perawatan kanker tenggorokan Dave Mustaine, kami semua sedang mengerjakan album dan itu menambahkan sudut pandang yang sangat berbeda terhadap cita rasa dalam album – dan itulah cara yang kami gunakan untuk membuat semua album awal kami, dengan menulis, melaksanakan pra-produksi dan latihan bersama”.

Mengenai arah yang dituju oleh album baru Megadeth, David Ellefson berkomentar, “Kami memiliki segalanya mulai dari hal-hal yang sangat thrashy dari album Killing Is My Business dan Peace Sells, hingga momen yang lebih mulus dari album Youthanasia dan Cryptic Writings. Jadi Aku pikir album ini akan memiliki sedikit dari segalanya, jadi itu adalah kabar baik bagi para penggemar Megadeth”.

Sementara itu, David Ellefson telah melakukan bagiannya untuk berkontribusi kepada upaya bantuan para korban virus Corona. Dia telah mempelopori inisiatif baru yang akan menampilkan berbagai artis metal terkemuka yang akan memberikan sesi bimbingan pribadi dengan para murid sekolah musik secara gratis melalui berbagai tautan video. Dan dia juga telah merilis single terbarunya ‘Simple Truth’ yang hasil keuntungannya akan didonasikan kepada badan amal Covid-19.

Dengarkan wawancara lengkap David Ellefston dengan The Metal Voice di bawah ini.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    The Warning - evolve

    THE WARNING, 3 Rocker Cantik Lagi-Lagi Sukses Meninggalkan Impresi

    Horeee… The Warning nongol lagi!Horeee… tidak banyak "PAUSE" walau masih trauma dengan pemblokiran video akibat penerapan perlindungan copyright yang b

    on Oct 23, 2021
    Lovebites

    LOVEBITES - Holy War (Live at Zepp DiverCity Tokyo 2020) GO-KILL!

    LOVEBITES, salah satu dari deretan band heavy metal Jepang terbaik yang semua anggotanya cewek. Tetapi penampilan mereka yang anggun bak tuan putri hanyala

    on Oct 19, 2021
    Max Portnoy

    Max Portnoy, Putra Mike Portnoy, Menjadi Dramer Baru Code Orange

    Foto: Max Portnoy (via Instagram). Max Portnoy, putra kandung dramer metal legendaris Mike Portnoy, sekarang resmi menjabat sebagai dramer Code Orange. Band

    on Oct 17, 2021
    Burgerkill

    Burgerkill Ft. Ahmad Dhani 'Satu Sisi', Kolaborasi Terepik Sepanjang M...

    Kenapa bisa dibilang kolaborasi paling epik? Yang pertama, karena kolaborasi ini menampilkan mesin metal nomor wahid Indonesia BURGERKILL (BK) dan salah sa

    on Oct 15, 2021