×
×

Search in Mata Mata Musik

Album Ke-23 Slank, Slanking Forever Direkam di Lokananta

Posted on: 08/23/19 at 10:00 am

Berisi 10 lagu baru, Slank merilis album Slanking Forever dalam format boxset

Tepat hari ini (23/8) band rock legendaris Indonesia, Slank baru saja melepas album terbaru mereka. Berjudul Slanking Forever, album ini menjadi album ke-23 dari Slank dan menandai usia 36 tahun karir bermusik mereka.

Serunya di album kali ini, Bimbim dan kawan-kawan merekam ke-10 lagu di album Slanking Forever di studio rekaman legendaris Lokananta yang terletak di Solo, Jawa Tengah.

Pemilihan lokasi rekaman album Slanking Forever didasari dengan nilai legendaris yang dimiliki Studio Lokananta sebagai warisan budaya yang tak tergantikan. Tapi sayangnya, seperti terabaikan” jelas BImbim.

Terdapat 10 lagu baru di album ini yaitu “Rumahku Itu Kamu”, “Bercinta di Sorga”, “Jangan Marah”, “Ramai Tapi Sepi”, “Sumba Humba”, “CCTV Tuhan”, “Oh Memi”, “So Goodbye”, dan dua lagu instrumental “Rockanrolloka” dan ‘Solo Balapan” sebagai tribute bagi Lokananta dan Kota Solo.

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Duran Duran band photo

    Duran Duran Rayakan 'ANNIVERSARY' Ke-40 Jelang Album "Future Past"

    Foto: dok. BMG. Duran Duran baru saja merilis lagu 'ANNIVERSARY' yang mereka produksi bersama dengan DJ/produser top asal Inggris, Erol Alkan. Lagu ‘ANNIV

    on Sep 25, 2021
    Volbeat

    Volbeat Umumkan Perilisan Album Ke-8, "Servant Of The Mind"

    Volbeat formasi terkini (Foto: Ross Halfin). Volbeat mencoba mengulangi euforia kesuksesan album Rewind, Replay, Rebound yang dirilis tahun 2019 dengan meri

    on Sep 24, 2021
    Mezzaluna

    Mezzaluna Putri Bimbim Slank Rilis MV 'In Situ' Via OFFMUTE/Sony Music

    Foto: dok. OFFMUTE. Mezzaluna yang bernama lengkap Jaya Mezzaluna Bungari, adalah penyanyi dan penulis lagu muda yang debut pada awal tahun 2021. Gadis beru

    on Sep 24, 2021
    Manjakani

    Manjakani Luncurkan Album "Saura" Sebagai Geliat Kreasi Dari Pontianak

    Manjakani adalah duo pengusung folk yang terdiri dari sepasang suami istri, Muhammad Taufan Eka Prasetya dan Nabilla Syafani. Eksistensi mereka mungkin men

    on Sep 23, 2021