×
×

Search in Mata Mata Musik

Album Kedua Sharkbite, ‘Relocate The Fate’ Telah Rilis Dengan Nuansa Baru

Posted on: 08/21/20 at 8:30 am

Album Kedua Sharkbite, 'Relocate The Fate' Telah Rilis Dengan Nuansa Baru
Sharkbite.

Di saat dunia sedang berantakan dan krisis untuk menghadapi Covid-19, kuartet hardcore kelahiran kota Malang, Sharkbite lagi-lagi pantang mundur untuk memamerkan karya–karya terbarunya. Hal ini sudah dimulai dengan rilisnya video klip ‘Real is Rare’, ‘Malignance’ dan single ‘Shallow Proof’ yang menjadi alur perjalanan menuju album baru mereka. Setelah melalui proses cukup panjang, tepat di tanggal 22 Agustus 2020 ini, Sharkbite merilis album penuh kedua mereka yang bertajuk Relocate The Fate di bawah bendera indie label Disaster Records.

Jika ditarik mundur, sang produser eksekutif Rizky Sandiaribaya (owner Distortionmerch dan Gr8day music) yang juga pernah merilis karya–karya Sharkbite sebelumnya, berhasil menawarkan dan menjalin kerja sama dengan Disaster Records pada bulan Mei 2019 lalu. Kemudian, hasil dari kesepakatan tersebut dilanjutkan dengan pertemuan antara Bogi (dramer Sharkbite) dan tim dari Disaster Records di markas pusat alias HQ Maternal Disaster Bandung pada Juni 2019.

“Di HQ Maternal, saya, Mas Mano, Mas Odi dan Mas Vidi banyak berbincang tentang dealing project Sharkbite ke depan, mulai dari membahas materi lagu hingga cara mengemas album Relocate The Fate ini. Tak berhenti sampai di situ, kami berempat juga berdiskusi tentang promo atau bisa disebut kampanye yang efektif di era sekarang,” kata Bogi menjelaskan.

CD album Relocate The Fate dari Sharkbite.
CD album Relocate The Fate dari Sharkbite.

Album Relocate The Fate ini memang memiliki nuansa musik jauh berbeada dengan album pertama Sharkbite. Jika dibandingkan dengan karya-karya sebelumnya, mungkin suasana musik “tangguh” menjadi andalan Sharkbite, dan perbedaan di album Relocate The Fate kegaharan musik sangat memberikan efek fresh untuk karya yang akan disuguhkan kepada pendengar musik keras Tanah Air. Vokal scream tajam, ritme bertaburkan groove yang lebih, suara gitar lebih bright, serta sedikit balutan dari nu-metal, tentu menjadi perbedaan utama di dalam album Relocate The Fate.

Yang jelas, band yang formasinya terdir dari Rizky Ananda (vokal), Bogi Satya (dram), Nando Pamungkas (gitar), dan Santonio August (bass) ini mencoba memberikan aroma baru dalam musik Sharkbite sekarang.

Baca juga: Sharkbite Siap Rilis ‘Relocate The Fate’ Album Baru Hardcore Bertaring

“Jika digali lebih dalam, Sharkbite nggak ingin karyanya hanya dinikmati oleh kalangan pecinta musik hardcore saja. Kali ini kami sangat jelas meng-explore musik kami sedemikian rupa. Dengan adanya album ini, harapannya orang yang belum sama sekali mendengarkan musik Sharkbite bisa menikmati musik yang kami buat sekarang, jujur kami ingin range audience kami lebih luas lagi sih,” ungkap Bogi.

Sembilan lagu di album Relocate The Fate ini, Sharkbite mengajak para pendengar musik keras untuk mengetahui kegeraman masyarakat banyak kepada fenomena sosial yang terjadi di era modern ini. Salah satu contoh kecil adalah masih nggak adanya keadilan di sekeliling peradaban manusia. Nggak hanya berhenti di situ, album penuh kedua ini mencoba untuk membangkitkan semangat manusia agar optimis untuk mencapai harapan serta mimpi yang akan diraih.

Bisa dibilang, negara kita tercinta ini sekarang sedang menuju fase ‘new normal’, kali ini Sharkbite pun sedang meraih fase ‘The New Sharkbite’.

Segera dapatkan album fisik Relocate The Fate dalam format CD di Disaster Records dan Maternal Disaster.

Sumber: Siaran Pers
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Knocked Loose

    Knocked Loose Rilis EP "A Tear in the Fabric of Life" Dan Film Animasi...

    Foto: Perri Leigh. Knocked Loose telah merilis EP baru yang mengejutkan, judulnya A Tear in the Fabric of Life, bersama dengan film pendek animasi yang meny

    on Oct 14, 2021
    Converge

    Converge X Chelsea Wolfe Merilis Album Kolaborasi "Blood Moon"

    Converge x Chelsea Wolfe (Foto: Emily Birds). Inilah kolaborasi yang memang layak untuk dinanti sejak lama. Akhirnya secara resmi Converge dan Chelsea Wolfe

    on Sep 29, 2021
    Madball

    Madball Menolak Konser Di Mana Pun Yang Wajibkan Paspor Vaksin

    Madball circa 2018 (Foto: Gatorfood). Madball adalah salah satu dari artis dan band yang lantang bersikap berseberangan dengan arus mayoritas dunia. Veteran

    on Aug 6, 2021
    XXX Impact

    XXX Impact Nge-'Blow Em Up' Sisi Lain Rap Rock St. Loco dan 7 Kurcaci

    XXX Impact terbentuk dari fondasi persahabatan yang kental serta kesamaan selera musik tiga punggawanya. Berawal dari Bee (St. Loco) yang mengajak Nyonk We

    on Aug 2, 2021