×
×

Search in Mata Mata Musik

Alex Lifeson & Geddy Lee (Rush) Beri Sinyal Akan Ada Proyek Musik Baru Mereka

Posted on: 02/6/21 at 11:30 am

Alex Lifeson & Geddy Lee (Rush) Beri Sinyal Akan Ada Proyek Musik Baru Mereka
Alex Lifeson dan Geddy Lee (Foto: Andrew MacNaughtan).

Kepergian dramer legendaris Neil Peart untuk selamanya setahun yang lalu mungkin juga berarti tamatnya riwayat Rush. Yup mungkin. Yang jelas, jika kursi dram Rush diisi oleh dramer lain yang sama-sama jago pun tetap enggak akan sama getaran dan ruhnya. Namun ada kabar baik untuk penggemar salah satu pionir dan pembesar genre progressive rock asal Kanada ini, yaitu dua personel yang masih hidup, gitaris Alex Lifeson dan bassis/vokalis Geddy Lee belum lama ini menyatakan ingin berkolaborasi dalam proyek musik baru. Dalam sesi wawancara terbarunya, Lifeson mengatakan bahwa doi dan Lee “sangat ingin kembali bersama” untuk melanjutkan perjalanan musik mereka.

Baca juga: Persetan Video Mirip Gisel, Band Prog-Rock Aditya Mukti, MIRROR Keren!

Peart meninggal pada Januari 2020 setelah berjuang melawan penyakit kanker otak, tetapi sebelumnya Rush juga enggak aktif sebagai band setelah tur ulang tahun ke-40 mereka pada tahun 2015. Lifeson mengatakan pada 2019 bahwa doi telah sepakat dengan bubarnya Rush. Setahun kemudian, setelah kematian Peart, sang gitaris mengakui bahwa doi sudah enggak bisa “terinspirasi atau termotivasi” untuk bermain musik.

Kini, dalam wawancara barunya dengan Make Weird Music, Lifeson tampak positif bahwa doi dan Geddy Lee akan terus membuat musik bareng. “Setelah kami menyelesaikan tur terakhir pada 2015, saya mulai hanya menulis lagu sendiri dan melakukan beberapa hal,” kata Lifeson. “Geddy sedang mengerjakan bukunya. Kami berbicara tentang berkumpul dan melakukan beberapa hal bersama, tetapi itu menjadi sangat, sangat sibuk baginya, bahkan setelah dia selesai menulis buku – (kami akan) membawa proyek musik ini tur. Jadi kami enggak pernah mendapat kesempatan untuk duduk dan mulai bekerja atau sekedar bersenang-senang bareng. Kami masih membicarakannya, dan saya yakin kami akan melakukannya”.

Dia melanjutkan, “Tentu saja, sekarang dengan pandemi, ini menjadi semacam kerusakan untuk sementara. Namun kami berdua sangat ingin kembali bersama dan kembali melakukan hal yang telah kami lakukan sejak berusia 14 tahun yang sangat kami sukai. Dan kami bekerja sama dengan sangat, sangat baik, jadi kami akan melihat apa yang terjadi dengan itu”.

Lifeson sekali lagi mengungkit tentang kurangnya inspirasi yang doi miliki untuk menggenjreng gitarnya setelah kematian Peart, tetapi menjelaskan bahwa setelah setahun berduka, doi kembali termotivasi untuk mulai bermain musik. “Setelah Neil meninggal, sangat sulit untuk mendapatkan inspirasi atau motivasi untuk bermain. Seperti yang bisa kamu bayangkan, kami sangat, sangat dekat. Kamu kehilangan siapa pun yang dekat, itu hal yang mendalam. Dan saya pikir Geddy dan saya berharap menjadi lebih baik dengan itu. Neil sakit selama tiga setengah tahun, dan enggak ada yang benar-benar mengetahuinya. Yah, banyak orang yang mengetahuinya, tetapi itu bukan informasi publik. Jadi kami berpikir bahwa kami akan bersiap untuk berakhir ketika itu tiba, dan ternyataenggak. Kami berdua benar-benar berjuang dengan itu”.

Sang gitaris lanjut menambahkan, “Bagi saya, tahun pertama berduka adalah tonggak sejarah, dan setelah kamu melewatinya, saya pikir kamu, saya tidak tahu, ini adalah hari jadi yang kamu proses, dan itu menjadi sedikit lebih mudah untuk ditangani. Dengan Neil, saya selalu melihat foto, dan saya selalu teringat kepadanya, dan semua hal itu, dan itu sulit, tapi sekarang sudah setahun, saya menemukan bahwa saya memikirkan saat-saat kbersamaan indah yang kami miliki ketimbang kesedihan”.

Geddy Lee juga baru-baru ini mengingat Neil Peart dalam suatu wawancara dengan Rolling Stone, mengatakan, “Saya belum pernah bertemu musisi seperti dia. Dia adalah dramer monster dengan kekuatan tertinggi”.

Baca juga: Isyana Sarasvati Debut Label Indienya Via Single Prog-Rock ‘UNLOCK THE KEY’

Tonton video wawancara lengkap Alex Lifeson dengan Make Weird Music di bawah ini.

Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    DRIVEN BY ANIMALS

    DRIVEN BY ANIMALS Bangkit Via Single Prog-Rock Sarat Protes Sosial

    DRIVEN BY ANIMALS saat proses shooting video klip terbaru. Karena permasalahan yang terjadi di band sebelumnya, DRIVE, berakibat band DRIVEN BY ANIMALS (DBA

    on Aug 27, 2021
    Primus

    Primus Tur "Tribute To Rush", Les Claypool Ngulik Bass Ke Geddy Lee

    Les Claypool (Foto: Johnny Perilla). Primus secara resmi telah menjalankan tur "Tribute to Rush" mereka, kick off jadwal turnya pada Selasa malam (10 Agustu

    on Aug 12, 2021
    Coheed and Cambria

    Coheed and Cambria Beri Gambaran Album Baru Via Single 'Shoulders'

    Coheed and Cambria (Foto: Jimmy Fontaine). Coheed dan Cambria kembali dengan single baru yang berjudul 'Shoulders'. Musik baru pertama mereka sejak lagu kej

    on Jul 22, 2021
    Stevi Item & Isyana Sarasvati

    Stevi Item & Isyana Sarasvati Wujudkan Proyek Lanjutan "DeadSyana"

    Isyana Sarasvati dan Stevi Item mempromosikan t-shirt Deadsyana (Foto: Instagram/Deadsquad.official). Stevi Item, sebagai pendiri dan motor utama DeadSquad

    on May 10, 2021