×
×

Search in Mata Mata Musik

Alter Ego Suga (BTS) Sebagai Agust D di Mixtape ‘Agust D’ dan ‘D-2’

Posted on: 05/23/20 at 8:00 am

Suga foto konsep Map of the Soul: 7.
Suga dalam foto konsep Map of the Soul: 7. (Foto: Big Hit Entertainment).

Pada bulan Agustus 2016, Suga dari boyband K-pop BTS merilis mixtape pertamanya, Agust D. Di proyek solo tersebut, rapper/penulis lagu ini secara gamblang merefleksikan karier dan kehidupannya, mengambil moniker “Agust D” dan terus terang menjelaskan identitas musiknya sebagai seorang individu dengan dunia hanya sebagai band-nya. Tahun-tahun berikutnya BTS terus membuat sejarah dan memecahan rekor melalui perilisan mereka satu per satu. Sekarang, Suga telah kembali empat tahun kemudian dengan proyek kejutan pada hari Jum’at (22 Mei), sebuah mixtape sekuel berjudul D-2.

Baca juga: Single Kolab IU dan Suga (BTS), ‘Eight’ Telah Dirilis Bareng Videonya!

Dipimpin oleh lagu ‘Daechwita’, koleksi musik terbarunya ini memahkotai Suga sebagai raja yang berjaya yang telah beralih dari bukan siapa-siapa hingga ke puncak ranah musik global. Diiringi oleh video yang menampilkan Suga saat dia naik ke ketinggian tertinggi sebagai raja Korea Selatan, mixtape berisi 10 lagu ini menjelaskan sudut pandang sang artis di posisinya saat ini dan persepsinya tentang dunia.

Di sepanjang D-2, dari lagu pertama yang reflektif, ‘Moonlight’ hingga ke lagu balada penutup yang sayu, ‘Dear my friend’ dengan Kim Jong Wan dari Nell, mixtape di bawah moniker Agust D kedua Suga ini berfungsi sebagai sebuah wadah bagi keadaan pikiran dan emosinya saat ini. Entah itu sebuah pertanyaan yang menantang “Bagaimana menurutmu?” kepada para haters dan kritikusnya, merenungkan keadaan dunia bersama sesama rapper BTS, RM dalam lagu ‘Strange’ atau merenungkan cara move-on dari penyesalan masa lalunya bersama MAX di lagu ‘Burn It’, setiap lagu dalam mixtape ini menawarkan pandangan baru tentang apa artinya itu untuk menjadi seorang Suga pada tahun 2020.

Menjelang perilisan D-2, Suga berbicara dengan Billboard tentang apa artinya mixtape Agust D itu baginya dan identitasnya sebagai seorang artis alias seniman.

Bagaimana rasanya melihat kembali sisi ini dari diri kamu sendiri dan berbagi musik baru dengan dunia pada tahun 2020?

“Itu menyenangkan. Aku harap semua orang menikmati dokumentasi diriku itu mulai tahun 2016 dan seterusnya”.

Kenapa sekarang adalah waktu yang tepat untuk merilis D-2?

“Aku menemukan waktu untuk mengerjakan musik sejak menjalani masa karantina sendiri dan aku dapat mengkompilasi 10 lagu yang lengkap untuk mixtape ini”.

Apakah kamu merasa telah berkembang sebagai seorang artis sejak perilisan Agust D dan sekarang dengan D-2?

“Aku pikir itu terserah pendengar untuk memutuskan. Aku sudah mencoba banyak hal, dan berharap mereka akan menikmatinya”.

Bagaimana pendekatanmu terhadap proses pembuatan lagu berubah sejak mixtape terakhirmu?

“Semuanya terasa lebih santai. Aku agak intens di tahun 2016. Semuanya bertenaga dan berkekuatan penuh. Aku benar-benar mendengarkan mixtape aku sebelumnya saat mengerjakan yang baru, dan jika aku diminta untuk melakukannya lagi, aku bisa katakan bahwa aku tidak akan bisa. Aku sangat senang bahwa itu didokumentasikan apa adanya. Mixtape aku sebelumnya lebih fokus kepada menjadi lebih baik dalam nge-rap, lebih baik dalam membuat musik, sound, mixing, mastering dan sebagainya. Aku telah mengerjakan lebih banyak proyek sejak saat itu dan tidak benar-benar berusaha untuk menjadi sempurna. Kesempurnaan adalah istilah yang sulit dipahami. Aku hanya melakukan yang terbaik”.

Apakah ada makna di balik judul album D-2?

“Aku suka kejutan, jadi aku membuat ide promosi perilisannya sendiri. Aku tidak ingin merilisnya pada hari H, dan juga tidak puas dengan hanya Agust D 2. Jadi aku ingin merilisnya pada D-2 untuk mengejutkan orang-orang yang menunggu untuk mixtape itu dirilis pada hari H”.

Apa yang kamu harap para fans bisa ambil dari pengalaman keseluruhan mixtape ini?

“’Ini adalah cara aku hidup sejak 16 Agustus 2016’. Jika mixtape sebelumnya berfokus pada menceritakan masa lalu, yang baru adalah tentang masa kini”.

Kamu menemukan inspirasi musik untuk album ini dari mana?

“Jawaban atas pertanyaan ini selalu sama: pada setiap saat dan setiap kejadian. Merupakan kebiasaan aku untuk merekam dan membuat catatan, jadi kadang-kadang, aku mendapatkan kejutan yang menyenangkan ketika aku menggali dan menemukan kembali lirik-lirik buatanku. Beberapa lirik yang aku tulis tanpa berpikir, terkadang bisa menjadi sangat berharga”.

Apakah kamu merasa ada perbedaan antara Suga dan Agust D, dan juga keduanya dengan Min Yoon Gi?

“Ya bisa dibilang ada dan bisa dibilang tidak ada perbedaannya. ‘Aku’ dan ‘Aku’ dan ‘Aku’. Mereka berbeda dan sama”.

Lagu utama pada mixtape ini adalah ‘Daechwita’, di mana kamu memasukkan instrumental militer tradisional Korea bersama dengan pansori ke dalam sound hip-hop modern, dan menggambarkan dirimu sebagai harimau, makhluk bersejarah yang mewakili Korea. Ini adalah tema yang banyak lagu BTS juga masukkan kembali ke elemen musik tradisional dan referensi identitas Korea dan identitas kamu sebagai warga negara Korea. Kenapa kamu terus kembali ke narasi ini dalam penulisan lagumu, dan ada apa dengan musik ‘Daechwita’ yang membuat kamu ingin memasukkannya ke dalam lagu dan album ini?

Baca juga: Suga (BTS) Melukis Sambil Bahas Proses Pembuatan Album + Video BTS Baru!

“Semuanya dimulai dengan upacara seremonial sang Raja. Daechwita dimainkan selama pawai militer dan aku terinspirasi untuk mencoba irama ketukannya, dan karena lagu ini memasukkan banyak elemen musik tradisional Korea, serta masuk akal juga untuk merekam video musiknya di berbagai situs pembuatan film paling bersejarah di Korea. Bukan maksudku untuk dengan sengaja memasukkan aspek-aspek Korea. Itu lebih merupakan proses alamiah yang memiliki banyak ide menarik yang bermunculan di sepanjang jalan”.

Kamu bekerja dengan beberapa artis di album ini, yaitu RM (BTS), NiiHWA, MAX, dan King Jong Wan dari Nell. Seperti apa rasanya keseluruhan pengalaman itu?

“Itu adalah pengalaman yang menyenangkan. Aku sebenarnya ingin berkolaborasi dengan lebih banyak artis tetapi beberapa (orang) tidak tersedia (waktunya) karena situasi pribadi. Semoga aku bisa bekerja dengan mereka di lain waktu. Salah satu artis yang bisa aku ajak berkolaborasi adalah Kim Jong Wan dari Nell, yang memberi tahu aku bahwa dia menikmati mixtape aku sejak 2016. Aku sangat menghargainya karenad ia adalah idolaku ketika aku masih muda”.

Adakah sebaris kata atau pemikiran yang kamu bagikan di D-2 yang kamu ingin para pendengar fokus perhatikan?

So what, if we live like that, so what
My distinction is your ordinary
My ordinary is your distinction
” – ‘People’.

Sumber: Billboard
Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Idol K-pop reputasi brand.

Inilah Peringkat Reputasi Brand Grup Idol K-pop Untuk Bulan Mei!

Foto: Soompi. Korean Business Research Institute telah mengungkapkan peringkat reputasi brand grup idol K-pop edisi bulan Mei ini! Peringkat ini ditentuk

on May 24, 2020
Miyeon dan Shuhua.

Miyeon dan Shuhua dari (G)I-DLE Akui Dinamika Mereka Seperti Tom And J...

Foto: Miyeon dan Shuhua dari (G)I-DLE. (Foto: Soompi). Dalam sesi wawancara dan piktorial terbaru untuk majalah Marie Claire, dua anggota dari girlband (G)I

on May 23, 2020
Jungkook BTS

Lagu ‘Euphoria’ Jungkook (BTS) Pecahkan Rekor Chart World Digital ...

Jungkook (BTS). (Foto: YouTube). Di saat sebagian besar dari kita tampak santai-santai saja selama masa karantina pandemi virus Corona, Jungkook dari boyban

on May 22, 2020
Wisuda Virtual YouTube

Beyoncé, Taylor Swift dan Jennifer Lopez Akan Ikut Wisuda Virtual You...

Beyonce, Taylor Swift, J-Lo. (Foto: Richard Young/Shutterstock; Charles Sykes/Invision/AP/Shutterstock; Broadimage/Shutterstock). YouTube telah mengumumkan

on May 21, 2020