×
×

Search in Mata Mata Musik

"Always Changing: Perayaan 10 Tahun Bermusik Gerald Situmorang"

Posted on: 01/19/20 at 9:00 am

GERALD SITUMORANG

Tahun 2020 di sekitar akhir Januari hingga awal Februari menjadi momen yang istimewa untuk musisi, arranger, sekaligus produser rekaman Gerald Situmorang. Pasalnya, GeSit (begitu dia sering disapa) akan memasuki satu dekade dirinya berkarier di industri musik Tanah Air.

Momen ini terhitung dari dirilisnya album debut band pertama GeSit, Sketsa yang berjudul Childhood’s Dream pada 31 Januari 2010 silam. Dengan tanggal ini sebagai acuan, maka GeSit pun berinisiatif menyelenggarakan “Always Changing: A Decade of Gerald Situmorang”, sebuah rangkaian tur 7 pertunjukan dalam 7 hari non-stop, mulai dari Senin, 27 Januari hingga Minggu, 2 Februari 2020 di Jakarta dan seputaran Tangerang Selatan.

Dalam rangkaian ini, GeSit akan menampilkan semua project musik yang pernah dia perkuat dalam 10 tahun berkarya. Mulai dari Gerald Situmorang & Sri Hanuraga – META, Hermiola Quartet, Gerald Situmorang Trio, Barasuara, Gerald Situmorang Dimensions, Geral Situmorang Sollitude, hingga band pertama GeSit, Sketsa.

“Idenya dari gue. Waktu itu gara-garanya, tahun lalu, Marco (dramer Barasuara) pernah komentar ‘kangen lo main Jazz lagi” di salah satu postingan gue. Pas kebetulan juga awal tahun ini 10 tahun lalu album debut band gue, Sketsa rilis, yaudah gue bikin lah rangkaian pertunjukan ini,” ungkap Gerald.

Total ada 30 musisi dan 70 lagu akan dibawakan dalam “Always Changing: A Decade of Gerald Situmorang”. Dengan salah satu titiknya, yang menampilkan Gerald Situmorang Trio, GeSit akan menyelipkan gitar klinik dalam penampilannya.

“Pengen sharing aja. Gue juga termasuk yang jarang melakukan klinik. Nah, nanti yang di titik ini gue akan sharing tentang perjalanan karier di musik mulai dari produce, arranger, main gitar, main jazz, sampai gimana improvisasi dalam mainin keduanya,” tambah pemain bass Barasuara ini.

Gerald Situmorang

Untuk access pass penonton agar dapat menonton ketujuh pertunjukan ini, GeSit melakukan crowdfuding di platform Kolase.com dengan tujuh pilihan reward sesuai jumlah pertunjukan di rangkaian tur ini.

Mulai dari reward seharga Rp 50.000,- hingga Rp 150.000,- penonton tidak hanya mendapatkan access pass, melainkan juga minuman / es krim sesuai dengan jenis venue-nya. Ketujuh reward ini bisa didapatkan melalui link: kolase.com/gesit.

Berikut adalah jadwal lengkap “Always Changing: A Decade of Gerald Situmorang”, 27 Januari hingga 2 Februari 2020 mendatang lengkap dengan penampil pembuka di setiap titik tur:

Baca juga: Album Kolaborasi Gerald Situmorang dan Sri Hanuraga

1. Gerald Situmorang & Sri Hanuraga – META
Proyek music duo antara Gerald Situnorang dari Sri Hanuraga. Rilis pada Februari 2019 melalui album bertajuk META yang dikerjakan sejak Desember 2017 dengan singel ‘God of Dragons’. Album META
sukses masuk dalam nominasi Album Jazz Terbaik dan Artis Jazz Instrumentalia Terbaik AMI Awards 2019

Hari/ Tanggal : Senin, 27 January 2020,
Tempat : Rumah Karya Sjuman, BSD
Jam : 19.30 PM
HTM: Rp 100.000
Opening Act: Ify Alyssa

2. Hemiola Quartet
Pada 22 November 2012, Gerald Situmorang Bersama grup music Hemiola Quartet, merilis album Oddventure. Bersama album tersebut, Hemiola Quartet sukses didapuk menjadi “Best Newcomer Artist” dari Jazz Goes to Campus (JGTC) ke-36.

Hari/ Tanggal : Selasa, 28 January 2020
Tempat : Legato Gelato, BSD
Pukul : 20.00 WIB
HTM : Rp 50.000

3. Gerald Situmorang Trio
7 Juni 2014, Gerald Situmorang merilis album bertajuk Time is The Answer dimana album ini mendapat
nominasi dalam ketegori “Best Jazz Track” dalam ajang Indonesia Cutting Edge Music Awards (ICEMA) di
tahun yang sama. Album ini juga sukses duduk di “Indoenesia Top 10 Album” Rolling Stone Indonesia
periode September 2014 – Januari 2015.

Hari/ Tanggal: Rabu, 29 January 2020
Tempat: Soundtrip Café, Wijaya, Jakarta Selatan
Pukul : 16.30 WIB (Klinik Gitar)
20.00 WIB (Pertunjukan)
HTM : Rp 150.000 (Klinik gitar + pertunjukan)
Rp 100.000 (Pertunjukan)
Rp 75.000 (Klinik gitar)
Musisi pembuka : Puti Chitara

4. Barasuara
Berperan sebagai bassis, Gerald Situmorang tergabung dalam Barasuara bersama personel lainnya, Iga
Massardi (gitar, vocal), Asteriska (vocal), Puti Chitara (vocal), TJ Kusuma (gitar), dan Marco Steffiano
(drum). Sejak terbentuk tahun 2012, Barasuara telah merilis dua album, Taifun (2015) dan Pikiran &
Perjalanan (2019). Taifun sendiri sukses memenangkan “Karya Produksi Alternatif Terbaik” di AMI
Awards 2016 dengan lagu “Bahas Bahasa”.

Hari/ Tanggal : Kamis, 30 January 2020
Tempat : Hatchi, Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Pukul : 19.30 WIB
HTM : Rp 150.000
Opening Act: Tommy Pratomo

5. Gerald Situmorang Dimensions
Dimensions adalah album kedua dari proyek solo Gerald Situmorang yang rilis pada tahun 2017. Album
ini merangkum eksplorasi seorang Gerald Situmorang yang menggambarkan kehidupannya dengan
musik yang kental dalam balutan nuansa elektronik. Di tahun 2018, Dimensions sukses memenangkan
AMI Awards 2018 kategori “Karya Produksi Instrumental Terbaik” dengan lagu “Dice” dan Indonesian
Choice Awards untuk kategori “Instrumental Album of The Year”.

Hari/ Tanggal: Jumat, 31 Januari 2020
Tempat : Kilo, Senopati, Jakarta Selatan.
Pukul : 19.30 WIB
HTM : Rp 100.000 IDR
Opening Act: Adeavery

6. Sketsa
Sketsa berjalan bersama gitaris Dimas Budi Wibisana yang merilis album Childhood’s Dream pada 31 Januari 2010 lalu. Lagu dalam album tersebut masuk dalam nominasi Indonesia Cutting Edge Awards (ICEMA) 2010 dalam kategori Favorite Jazz Song. Sketsa juga mendapat nominasi dalam AMI Awards 2011 untuk kategori Jazz/ Instrumelia Jazzy dan juga Artis Penampil Solo, Duo/ Group terbaik. Tak berhenti di situ, Sketsa lantas merilis album kedua “Different Seasons” yang dirilis 22 Mei 2013 dan
diproduseri oleh Tohpati. Sketsa sendiri, seperti yang diingat Gerald, terakhir tampil LIVE di hadapan publik pada 2015 di acara Indonesian Jazz Festival. Praktis penampilan di Beergarden nanti akan jadi penampilan pertama Sketsa setelah vakum tampil LIVE selama lima tahun.

Hari/ Tanggal : Sabtu 1 February 2020
Tempat : Beergarden, SCBD, Jakarta Selatan.
Pukul : 19.30 PM
HTM : Rp 150.000
Opening Act: Asteriska

7. Gerald Situmorang Solitude
Bulan Agustus 2016, Gerald Situmorang merilis album perdana dari proyek solonya, Solitude. Album ini didedikasikan untuk sebuah ruangan yang memiliki ikatan emosional dalam perjalanan musiknya. Album Solitude dalam perjalanannya berhasil memenangkan “Karya Instrumental Terbaik” di AMI Awards 2017 dengan lagu ”Familiar Song”.

Hari/ Tanggal : Minggu, 2 February 2020
Tempat : Tujuhari Coffee, Wijaya 4.30 PM
HTM : Rp 100.000
Opening Act: BiancaDimas

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Iga Massardi Vs SUAR

Turnamen Babak 1 – Side A: Iga Massardi Vs SUAR. Vote Sekarang!

Vote dengan tulis di kolom komentar di bawah! Caranya gampang, login terlebih dahulu ke akun Facebook atau Twitter kamu atau bikin akun sebentar di Disqus.

on Aug 7, 2020
Isyana Sarasvati

Isyana Sarasvati Akan Gelar Konser Virtual 'LEXICON+' Pada 20 Mei, Cat...

Pada November 2019, Isyana Sarasvati telah melahirkan album berjudul LEXICON yang telah menuai respon luar biasa dari para fans dan kritikus musik seja

on May 11, 2020
Virus Corona

Cara Alternatif Tetap Produktif Untuk Musisi Lokal Di Tengah Pembatasa...

Barasuara, salah satu band inisiator patungan online untuk melawan wabah virus Corona. Sudah lebih dari tiga pekan rasanya masyarakat mengikuti imbauan peme

on Apr 9, 2020

Barasuara Jual Merchandise Eksklusif Untuk Donasi APD Bagi Petugas Med...

Barasuara (Foto: Instagram.com/@barasuara). Aksi nyata dilakukan oleh sejumlah musisi Tanah Air untuk membantu tenaga medis yang berada di barisan depan dal

on Mar 25, 2020