×
×

Search in Mata Mata Musik

Apakah BTS dan Ed Sheeran Akan Berkolaborasi?

Posted on: 12/12/18 at 1:22 pm

Rumor tersebut mengingatkan dengan beberapa kolaborasi lintas genre paling menonjol yang pernah terjadi di dalam industri musik.

Oleh: Clémence Michallon (Independent)

Sebuah pesan dari band yang disetujui oleh Suga, salah satu dari ketujuh personil BTS, mengisyaratkan kemungkinan kolaborasi dengan Ed Sheeran, saat dia mengunggah potongan gambar dari perangkat lunak pengeditan suara, dengan caption “Hmm… ini untukmu @edsheeran.”

Para fans tentu tidak sabar ingin mendengar lebih lanjut, tapi tweet tersebut adalah satu-satunya informasi yang diterbitkan sejauh ini tentang kemungkinan adanya lagu kolaborasi antara Sheeran dan band asal Korea Selatan ini, yang mana keduanya dinobatkan sebagai artis liveterlaris di dunia.

Mungkin sulit membayangkan bakal jadi seperti apa kolaborasi Sheeran-BTS ini, apakah akan menjadi sebuah balada romantis dengan nada K-Pop? Tetapi kalaupun ada kolaborasi yang terjadi, itu bukan kali pertama artis-artis lintas genre berkolaborasi. Sejarah musik terkini telah menyaksikan sejumlah pasangan seperti Weezer dan Lil Wayne, atau Slash dan Fergie, berkolaborasi untuk menghadirkan lagu-lagu yang unik dan patut menjadi kenang-kenangan.

Berikut adalah lima kolaborasi lintas genre yang paling menonjol dalam beberapa tahun terakhir:

Justin Bieber dan Busta Rhymes – “Drummer Boy”

Lagu ini mungkin menjadi lagu lintas genre yang paling top.

Menjadi bagian dari album Natal Justin Bieber, Under the Mistletoe—album kedua dari empat album studionya sejauh ini, “Drummer Boy” dimulai dengan pembawaan klasik lagu Natal populer oleh Bieber – sampai dia mulai melakukan rap di beberapa lirik, termasuk satu bagian yang mengatakan dia “Playing for the King, playing for the title / I’m surprised you didn’t hear this in the Bible.”

Busta Rhymes kemudian mengambil alih di bagian “Sipping eggnog, with a little sprinkle of vanilla / Even though it’s kind of cool I’m pulling on a chinchilla.”

Aerosmith dan Run-DMC – “Walk This Way”

“Walk This Way” awalnya dirilis pada tahun 1975 namun kembali berjaya saat grup hip-hop Run-DMC merekam versi mereka sendiri di 1986.

Steven Tyler bergabung dengan mereka sebagai vokal tamu dan tampil di video musik lagu tersebut, secara simbolis memecahkan dinding yang memisahkannya dari Joseph Simmons, Darryl McDaniels, dan Jason Mizell, ketiga personil Run DMC.

Lagu ini membuat Aerosmith kembali menjadi sorotan dan terbukti sukses, dengan meraih posisi keempat di tangga lagu Billboard Hot100.

Weezer dan Lil Wayne – “Can’t Stop Partying”

Di tahun 2009, Weezer menjadi berita utama setelah merilis versi dari lagunya “Can’t Stop Partying” – yang sebelumnya diluncurkan di album mereka Alone II – dan menampilkan satu bridge dari rapper Lil Wayne. Lagu yang diolah kembali ini muncul di album Weezer ditahun 2009, Radtitude.

Vokalis Weezer, Rivers Cuomo, mengatakan bahwa dia sebenarnya belum pernah melakukan rekaman di studio dengan Lil Wayne tapi sangat ingin bertemu dengannya.

“Ini mungkin menjadi lagu favorit saya di album itu,” katanya terkait lagu ini, dan menambahkan bahwa Lil Wayne “melengkapi lagu ini dengan rap yang nyaris mematikan.”

Slash dan Fergie – “Beautiful Dangerous”

Ketika Slash merilis album solo debutnya di 2010, dia meluncurkan sejumlah kolaborasi dengan beberapa vokalis, yang beberapa sudah bisa diduga (Ian Astbury, Ozzy Osbourne), dan beberapa cukup mengejutkan (Adam Levine, Fergie).

Fergie menyanyikan “Beautiful Dangerous,” sebuah lagu hard rock sensual, lagu ketiga di album tersebut, yang juga dirilis sebagai single.

Slash, yang juga pernah membawakan “Sweet Child O’ Mine” di atas panggung bersama Fergie, dan mengatakan, “Fergie “memiliki suara rock ‘n’ roll yang luar biasa dan dia semacam penyanyi rock ‘n’ roll terselubung.”

“Dia punya keberanian yang besar,” imbuhnya. “Untuk seorang penyanyi rock wanita dia salah satu wanita terbaik yang pernah saya dengar.”

Lou Reed dan Metallica – Lulu

Di tahun 2011, Lou Reed dan Metallica bekerja sama bukan hanya untuk satu lagu, tetapi untuk satu album penuh, Lulu. Sayangnya album eksperimental tersebut kurang diterima dengan baik.

Album ini gagal diresapi para kritikus. Stuart Berman dari Pitchfork memberikan album ini nilai 1.0, dan menulis: “Untuk segala kegembiraan yang harusnya terjadi di sini, Lulu adalah kegagalan yang mulia.

“Berani di tingkat yang ekstrem, namun hasilnya menjadi sangat membosankan, beberapa ide menariknya tersebar di luar batas utilitas dan dipaksakan untuk dimasukkan– rata-rata lagunya berdurasi sepanjang delapan menit yang menyiksa.”

Meski begitu, Lulu  mendapatkan satu penggemar terkenal, David Bowie, yang menurut pidato yang diberikan oleh istri mendiang Reed Laurie Anderson setelah kematiannya, menganggap album ini sebagai karya terbesar Reed.

Keterangan foto utama: Ed Sheeran dan Suga, personil BTS. (Foto: Google Image)

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

BTS

BTS dan Lauv Daratkan Remix “Make It Right”!

“Make It Right” awalnya muncul sebagai lagu sisi B album BTS, Map of the Soul: Persona, yang keluar April lalu. BTS baru saja merilis kolaborasi terbaru

on Oct 18, 2019
Choi Yoojung

Choi Yoojung Terpaksa Absen Lantaran Masalah Persendian?

Dalam pernyataan resminya, label Choi Yoojung menyebutkan alasan kesehatan sebagai penyebab absennya personil Weki Meki ini.  Hari Rabu (16/10) kemarin, Fa

on Oct 18, 2019
Justin Timberlake

Justin Timberlake Sebut Kolaborasi dengan Lizzo ‘Sangat Keren’

Justin Timberlake buka-bukaan tentang kerja samanya dengan Lizzo, mengatakan mereka tengah mengerjakan lagu baru yang “sangat keren, sangat bagus.” Bac

on Oct 16, 2019
BTS

BTS Akan Siarkan Langsung Konser Seoul di Bioskop

Konser BTS pada 27 Oktober mendatang di Olympic Stadium Seoul akan disiarkan secara bersamaan di bioskop beberapa negara Asia dan AS. Baca juga: Semua Prest

on Oct 16, 2019