×
×

Search in Mata Mata Musik

Apple Music Siapkan US$ 50 Juta Untuk Label Musik Indie Korban Pandemi Corona

Posted on: 04/12/20 at 6:00 am

Apple Music helps Indie Labels.

Apple Music adalah perusahaan besar terbaru yang menawarkan bantuan kepada ekonomi industri musik di tengah pandemi Covid-19 atau virus Corona. Apple Music mengatakan kepada berbagai label musik indie alias independen pada Selasa (7 April) bahwa mereka akan meluncurkan dana bantuan sebesar US$ 50 juta (Rp 790 miliar) untuk memastikan royalti artis mereka dapat dibayar.

Menurut surat yang dikirim ke berbagai label indie seperti dilansir dari Rolling Stone, label indie yang menghasilkan setidaknya US$ 10,000 (Rp 158 juta) dalam pendapatan triwulanan Apple Music akan memenuhi syarat untuk memproleh dana bantuan tersebut. Untuk memenuhi syarat, label indie harus memiliki kesepakatan distribusi dengan Apple Music langsung.

Baca Juga: ByteDance Siap Tantang Spotify & Apple Music di Pasar Streaming Musik

The Interrupters di Apple Music.
Salah satu playlist artis Epitaph Records, The Interrupters di Apple Music.

“Ini adalah masa-masa yang sulit bagi industri musik secara global,” tulis Apple Music dalam surat itu. “Mata pencaharian kita sedang berada dalam bahaya, dengan banyaknya sumber pendapatan yang bergantung kepada industri musik yang menghilang dalam sekejab. Apple memiliki sejarah yang panjang dan berdekade-dekade dengan musik, dan kami bangga untuk dapat bermitra erat dengan label dan artis terbaik di dunia. Kami ingin membantu kalian”.

Industri musik pada umumnya telah terpukul telak oleh pandemi Covid-19 yang sedang berlangsung. Industri musik live telah ditunda tanpa batas waktu yang jelas, dan banyak tur konser – serta festival musik besar seperti Coachella, Glastonbury dan South by Southwest – telah ditunda atau dibatalkan. Kebanyakan musisi mengandalkan pendapatan utama mereka dari kegiatan tur, seperti halnya dengan para pekerja venue, manajer tur, dan banyak anggota kru konser lainnya yang sekarang telah kehilangan pekerjaan mereka.

Bisnis musik rekaman juga terkena dampaknya. Akses ke studio rekaman selama masa karantina, isolasi atau lockdown dapat menjadi tantangan tersendirinya, dan dengan sebagian besar warga dunia sedang berada di rumah karena rekomendasi social distancing, angka streaming musik mulai menurun dan banyak artis yang telah mengundurkan tanggal rilis untuk album mendatang mereka.

Salah satu playlist artis Metal Blade Records, Cannibal Corpse di Apple Music.
Salah satu playlist artis Metal Blade Records, Cannibal Corpse di Apple Music.

Inisiatif dari Apple Music ini hanyalah gerakan terbaru dari para perusahaan besar dalam industri musik untuk mendukung bisnis-bisnis lainnya yang harus berjuang.

Recording Academy memulai program bantuan COVID-19 Relief Fund senilai US$ 2 juta (Rp 31 miliar) dengan cabang perusahaan nirlabanya, MusiCares, dan itu telah mendapat sumbangan beberapa juta dolar lebih banyak dari berbagai perusahaan musik besar termasuk Spotify, StubHub, Universal Music Group dan Warner Music Group.

Salah satu perusahaan promotor musik terbesar di dunia, Live Nation, berkomitmen akan mendonasikan US$ 10 juta (Rp 158 miliar) kepada dana bantuan Covid-19 mereka yang baru, Crew Nation, untuk membantu para pekerja industri musik live yang saat ini kehilangan pekerjaan.

Apple juga merupakan salah satu dari beberapa platform media yang akan menyiarkan acara persembahan Global Citizen dan WHO (World Health Organization), One World: Together at Home, yang akan menampilkan pertunjukan spesial dari Elton John, Billie Joe Armstrong dan Billie Eilish di antara beberapa artis hebat lainnya.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Lollapalooza

    Lollapalooza Festival Sediakan 1.200 Tiket Gratis Bagi Yang Mau Divaks...

    Crowdsurfing di Lollapalooza 2019 (Foto: Erika Goldring/FilmMagic). Lollapalooza, salah satu festival musik dan seni terbesar di Amerika Serikat (AS) sedang

    on Jun 12, 2021
    Konser Punk

    Konser Punk Di AS Jual Tiket $18 Buat Tervaksinasi, $1000 Yang Belum

    Crowd di sebuah Punk Rock Show (Foto: Melinda Oswandel). Konser punk yang satu ini termasuk hal yang baru. Seorang promotor konser di Florida, Amerika Serik

    on May 30, 2021
    Eric Clapton

    Eric Clapton Tangannya Mati Rasa 2 Minggu Pasca Divaksin AstraZeneca

    Eric Clapton (Foto: via Facebook). Eric Clapton belum lama ini dikabarkan gusar dengan vaksin Covid-19. Gitaris legendaris ini merinci pengalaman saat keseh

    on May 16, 2021
    James Hetfield

    Pentolan Metallica Skeptis Soal Vaksin, Dari Kecil Tidak Pernah Divaks...

    James Hetfield (Foto: Tim Mosenfelder/Getty Images). Ketika industri konser mulai terbuka lagi, pentolan Metallica, James Hetfield mengakui doi "sedikit ske

    on May 8, 2021