×
×

Search in Mata Mata Musik

Ariel Pink Didepak Dari Label Rekamannya Karena Ikut Aksi Protes Di US Capitol

Posted on: 01/10/21 at 10:00 am

Ariel Pink Didepak Dari Label Rekamannya Karena Ikut Aksi Protes Di US Capitol
Ariel Pink. (Foto: Philip Cosores).

Selain gitaris band veteran heavy metal Iced Earth, Jon Schaffer, nampaknya masih banyak musisi lain yang terlibat dan tergabung dalam aksi pemberontakan oleh massa pendukung Donald Trump (pro-Trump) yang menyerbu gedung US Capitol pada hari Rabu, 6 Januari lalu.

Baca juga: Beginilah Reaksi Para Rocker AS Terhadap Aksi Protester Pro-Trump Yang Rusuh

Salah satu yang muncul ke permukaan setelah tertangkap radar adalah penyanyi-penulis lagu Ariel Pink yang terkonfirmasi memang hadir dalam aksi “coup de’etat” tersebut. Cowok berusia 42 tahun itu melakukan perjalanan ke Washington D.C. bersama sesama artis lo-fi pop John Maus untuk menunjukkan dukungan mereka atas klaim Trump mengenai kecurangan pemilu yang belum terbukti secara hukum.

Namun, aksi kebebasan berpendapat namun berakhir rusuh itu justru berbuntut panjang terhadap Ariel Pink. Pihak label rekaman yang menaungi Ariel Pink, Mexican Summer mengumumkan bahwa mereka telah mendepaknya dari roster artisnya.

“Karena kejadian baru-baru ini, Mexican Summer beserta staf telah memutuskan untuk mengakhiri hubungan kerja kami dengan Ariel Rosenberg AKA Ariel Pink,” tulis label tersebut pada 8 Januari di akun Twitter-nya.

Label berbasis kota Brooklyn, New York itu yang juga merupakan rumah bagi artis-artis seperti Cate Le Bon, Drugdealer, dan Jessica Pratt telah merilis album full-length terbaru Ariel Pink pada 2017 dan sedang dalam persiapan untuk menerbitkan seri “Ariel Archives” yang akan dimulai dengan tiga proyeknya pada tanggal 29 Januari. Namun, mengingat kata-kata singkat dari tweet mereka, belum jelas apakah Mexican Summer akan melanjutkan merilis katalog ke belakang Ariel Pink tersebut atau hanya berhenti merilis musik barunya lagi saja, atau memang semua proyek yang dijadwalkan akan dibatalkan seluruhnya.

Ariel Pink belum mengomentari berita label tersebut secara publik. Pada hari Rabu, setelah seorang pengguna Twitter memposting foto Instagram Ariel Pink, John Maus, dan dokumenter Alex Lee Moyer saat berada di lokasi aksi protes, Ariel Pink menanggapinya dengan mengkonfirmasi dukungannya untuk Trump tetapi mengecam kerusuhan tersebut: “Gue nggak dan nggak pernah menganjurkan konfrontasi dengan kekerasan atau kerusuhan”.

Baca juga: Musisi Rock Tanggapi Pilihan Joe Biden Unjuk Kamala Harris Jadi Calon Wapres AS

Namun, tanggapan Ariel Pink menuai banyak kritik dari netizen yang menilai bahwa mendukung kehadiran massa protester pada aksi percobaan kudeta sambil secara bersamaan mengutuk kekerasan adalah suatu bentuk protes yang menyedihkan. Setelah itu Ariel Pink men-tweet “vote untuk Trump”, dan membagikan video YouTube yang mengkritik rasisme Joe Biden dari perspektif seorang pro-Trump, dan mengkritik tentang “cancel culture” di media sosial.

Penulis & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Jon Schaffer

    Jon Schaffer (Iced Earth) Ditangkap Dengan 6 Dakwaan Pasca Kerusuhan U...

    Jon Schaffer. (Foto: Roberto Schmidt/AFP via Getty Images). Setelah dicap sebagai TO (Target Operasi) yang masuk DPO (Daftar Perburuan Operasi) FBI dan Poli

    on Jan 18, 2021
    Iced Earth

    Jon Schaffer (Iced Earth) Dicari FBI & Polisi Karena Terlibat Insiden ...

    Iced Earth, Jon Schaffer - kedua dari kanan. (Foto: dok. Century Media). Gitaris Iced Earth, Jon Schaffer termasuk di antara ratusan orang yang menyerbu ged

    on Jan 10, 2021