×
×

Search in Mata Mata Musik

Austin Carlile (Eks-Vokalis Of Mice & Men) Respons Tuduhan Kasus Pemerkosaan

Posted on: 06/19/20 at 9:30 am

Austin Carlile saat bersama Of Mice & Men.
Austin Carlile saat bersama Of Mice & Men.

Awal bulan ini, Austin Carlile dituduh melakukan berbagai tindakan kekerasan seksual terhadap perempuan melalui serangkaian postingan media sosial oleh seorang korban yang berani membuka suara. Sekarang, mantan vokalis band metalcore Of Mice & Men ini telah mengeluarkan pernyataan yang menyangkal tuduhan itu.

Salah satu cewek korban, Caitlyn Stiffler menuduh bahwa Austin Carlile adalah seorang predator seks yang mencari “perempuan di bawah umur dengan memanfaatkan posisinya di industri musik untuk melakukan itu”. Dia mengklaim bahwa dia diserang oleh Austin Carlile pada tahun 2007, ketika dia masih menjadi vokalis band Attack Attack!

Lebih lanjutnya, Caitlyn Stiffler juga menuduh bahwa Alternative Press menyimpan kisah investigasi yang seharusnya menceritakan kisah 15 perempuan yang diduga diserang oleh Austin Carlile. Majalah itu menanggapi dengan menyatakan, “Karena alasan hukum mengenai tuduhan Austin Carlile, cerita itu tidak dapat berjalan sesuai rencana,” dan kemudian memposting pesan yang lebih panjang kepada para pembacanya yang menjelaskan keputusan tersebut.

Austin Carlile.
Austin Carlile.

Austin Carlile, yang hengkang dari Of Mice & Men pada tahun 2016 untuk fokus pada pertempurannya dengan sindrom genetik Marfan, mengeluarkan pernyataannya pada hari Rabu (17 Juni). Dia mengakui bahwa dia “bertindak seperti orang brengsek” dan melakukan hal-hal yang tidak dia banggakan, tetapi bersikeras dia tidak pernah memperkosa perempuan mana pun. Pernyataan lengkapnya berbunyi sebagai berikut:

“Di masa muda aku, aku benar-benar bukan orang yang terbaik, tetapi aku tidak pernah secara fisik melecehkan, memangsa, memaksakan diri, atau membius perempuan. Tuduhan ini salah dan adalah pencemaran nama baik”.

“Aku bukan orang yang sempurna: aku merokok ganja setiap hari, sering minum (alkohol), berkelahi dan bertindak seperti orang brengsek lebih dari yang bisa aku hitung. Aku melakukan banyak hal dan bertindak dengan cara yang tidak aku banggakan, tetapi aku tidak pernah memperkosa siapa pun. ‘Tuduhan’ ini dilemparkan ke media sosial, dalam iklim ‘cancel culture’ kita saat ini, sangat keji dan sama sekali tidak pantas”.

“Istri aku adalah korban pelecehan seksual dan penyintas kasus pemerkosaan, dan aku secara pribadi telah melihat rasa sakit mendalam yang telah lama dia lawan setiap hari. Aku telah menghabiskan waktu bertahun-tahun menyerahkan jiwaku kepada Tuhan, membiarkan Dia untuk terus memperbaiki diri aku sebagai pria, suami, dan ayah. Selama minggu terakhir ini, aku bahkan masih bisa merasa bahagia melihat dan (merasakan) detak jantung anakku untuk pertama kalinya. Hari ini, aku fokus untuk mendukung istriku yang sedang hamil, putri kami, berkah baru ini dalam hidup kami, kesehatanku, kesehatan istriku, dan berjuang untuk menjadi orang yang lebih baik setiap hari”.

“Tuduhan ini telah diselidiki oleh otoritas yang sesuai serta jurnalis independen dan bertekad tidak berdasar. Aku minta maaf kepada Marfan Foundation, I Am Second, mantan teman bandku dan salah satu penggemar kami yang berdedikasi yang telah secara tidak adil dibawa ke dalam kontroversi ini dan berharap yang terbaik untuk mereka semua”.

“Semua perempuan layak merasa aman, didukung, dan didengar, tetapi serangan tidak adil ini terhadap keluargaku dan tuduhan terhadapku, adalah klaim berusia puluhan tahun yang tidak mendasar”.

Formasi Of Mice & Men juga telah mengeluarkan pernyataan mereka sendiri minggu lalu ketika tuduhan pertama kali muncul.

“Orang ini sudah tidak menjadi anggota Of Mice & Men selama hampir empat tahun,” tulis perwakilan band ini. “Kami benar-benar membenci kekerasan seksual dan pelecehan dalam bentuk apa pun”.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Heaven In

    Dari Bogor, Heaven In Muncul Dengan Single Eksplosif 'Kelam' Penghancu...

    Heaven In. (Foto: Agung Laluyan). Heaven In, band chaotic-hardcore asal Bogor, baru saja merilis single terbaru milik mereka yang diberi judul 'Kelam' pada

    on Feb 13, 2021
    Carnivored

    Wawancara CARNIVORED Tentang Kisah Di Balik "Labirin" dan Perubahan Mu...

    Carnivored. (Foto: dok. band). Tahun 2021 dibuka oleh gelegar cadas extreme metal album terbaru dari Carnivored, Labirin, yang dirilis oleh Lawless Jakarta

    on Jan 29, 2021
    Album Hard Rock & Heavy Metal Terbaik

    MataMata Musik: Top 20 Album Hard Rock & Heavy Metal Terbaik Tahun 202...

    Meski 2020 merupakan tahun paling bangsat bagi 99% populasi manusia di Bumi (1% lagi yang nggak kena dampak kehancuran, yang berpesta di atas penderitaan j

    on Dec 31, 2020
    Akbar Haka

    Akbar Haka (KAPITAL) Lampiaskan Kemuakan Via 'Stereotype', Single Debu...

    Akbar Haka, frontman band metalcore dari belantara Kalimantan Timur, KAPITAL seperti nggak pernah kehabisan energi untuk merilis sebuah karya musik monumen

    on Dec 30, 2020