×
×

Search in Mata Mata Musik

Avenged Sevenfold: 20 Urutan Peringkat Lagu Terbaik Sepanjang Masa

Posted on: 06/13/21 at 12:00 pm

Avenged Sevenfold: 20 Urutan Peringkat Lagu Terbaik Sepanjang Masa
Formasi klasik A7X (Foto: dok. A7X).

Avenged Sevenfold merupakan salah satu dari deretan band heavy metal garda terdepan dan teratas di dunia. Gerombolan rocker idola kaum millenial yang melesat dahsyat sejak album City of Evils. Album studio ketiga dan debut major labelnya yang diirilis oleh Warner Records pada tahun 2005. Serta merupakan titik balik kesuksesan Avenged Sevenfold (selanjutnya kita singkat A7X saja ya -Ed.) menuju level karier yang jauh lebih tinggi. Di mana mereka berhasil mencuri perhatian konsumen musik arus utama melalui lagu-lagu hits seperti ‘Bad Country’, ‘Seize the Day’ atau ‘Beast and the Harlot’.

Baca juga: 14 Album Klasik & Esensial Yang Merayakan Ulang Tahun Di Bulan Juni

Sejak City of Evils, kuintet asal Huntington Beach, California, Amerika Serikat (AS) ini menerapkan direksi musikalnya ke wilayah hard rock dengan ruh rock and roll. Formula musik A7X merupakan hibrida dari punk rock, hardcore, dan heavy metal (termasuk thrash metal). Mengambil pengaruh dari Misfits, Guns N’ Roses, Iron Maiden, Metallica hingga Pantera. Itulah salah satu faktor kunci kesuksesan mereka. Berangkat dari metalcore, musik A7X yang melodius dan catchy terus berevolusi dan mampu beradaptasi dengan perkembangan trend tanpa mesti melacurkan diri.

Bagi kalian yang telah mengenal A7X sejak awal kiprahnya di scene hardcore dan metal underground, lompatan karier band ini memang sungguh luar biasa. Berdiri pada Maret 1999, setahun kemudian A7X dikontrak oleh GoodLife Recordings. Di bawah payung indie label asal Belgia tersebut, nama A7X melesat melalui single ‘We Came Out At Night’ di album kompilasi Goodlife 4. Tidak heran, album debutnya, Sounding The Seventh Trumpet yang dirilis pada 24 Juli 2001 sold out dalam waktu singkat. Pada 19 Maret 2002, album tersebut dirilis ulang di AS oleh Hopeless Records dan terjual 310.000 kopi di negara adidaya itu saja.

Anthem Klasik Avenged Sevenfold

Selanjutnya, album demi album, A7X kontinyu meraih pencapaian kariernya ke level-level berikutnya. Dari Avenged Sevenfold (2007), Nightmare (2010), Hail To The King (2013) hingga The Stage (2016). Di artikel ini kami telah kumpulkan 20 lagu terbaik dari semua katalog album A7X. Kurasinya berdasarkan penilaian musikal semata, bukan peraihan angka penjualan album atau streaming digital. Tiap penggemar pasti punya lagu favorit menurut selera pribadinya. Mudah-mudahan dari 20 ‘anthem klasik’ dalam daftar ini mewakili kecintaan lo yah. Jika ada lagu yang enggak masuk di sini, kasih tahu kami di kolom komentar di bawah.

Baca juga: 20 Lagu Terbaik Metallica Sepanjang Masa

Hail formasi klasik A7X: M. Shadows (vokal), Zacky Vengeance (gitar), Synyster Gates (gitar), Johnny Christ (bass), dan Jimmy ‘The Rev’ Sullivan! Serta para musisi yang pernah keluar-masuk di band ini, past and present. Ok lah, inilah urutan peringkat 20 lagu terbaik sepanjang masa A7X.

20. We Come Out At Night

Lagu pertama yang menjadi portal menuju perjalanan panjang A7X. Selain sarat riff dan hardcore breakdown yang infeksius, vokal melodius di bagian refrain-nya memorable. Yang menjadikan lagu ini stand out di antara band-band metalcore lainnya.

19. The Stage

Lagu utama dari album berjudul sama ini mewakili keseluruhan materi album yang direksinya cenderung progresif dan lebih agresif. Album pertama yang menampilkan dramer Brooks Wackerman. Meski seperti mengumbar skill, terutama aksi duet solo gitar Sinister Gates dan Zacky Vengeance, daya infeksius lagu ini tetap terjaga.

18. Welcome To The Family

Rekaman dram album yang diisi oleh Mike Portnoy (eks-Dream Theater). Mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh mendiang Jimmy ‘The Rev’ Sullivan. Dari awal hingga akhir lagu, A7X sukses memprovokasi seluruh anggota tubuh ikut bergoyang dan mulut komat-kamit. Groovy dan menampilkan chorus-refrain yang catchy, tanpa meninggalkan sisi cadasnya.

17. Second Heartbeat

Waking The Fallen adalah album yang naik kelas secara signifikan dari Sounding The Seventh Trumpet. Lagu ini salah satu buktinya. Masih menggeber metalcore seperti album sebelumnya, aransemennya lebih cerdas dengan kombinasi melodius dan agresif yang tepat. Musiknya tambah gurih.

16. Burn It Down

Lagu bertempo cepat ini bagaikan Helloween yang sedang mabuk Guns N’ Roses dan Pantera. A7X telah melenyapkan kadar metalcore-nya di lagu ini yang menegaskan benang merah mereka. Yaitu perkawinan melodi vokal M. Shadow dan permainan gitarnya yang nyantol di kuping di sepanjang lagu.

15. Hail To The King

Lagu dari album pertama dan terakhir yang menampilkan dramer Arin Ilejay. Lagu ini bertempo sedang dengan ditingkahi melodi liar Sinister Gates yang melatari hampir di sepanjang lagu. Serta penampilan solo yang memukau di pertengahan lagu. M. Shadow memang piawai menciptakan refrain vokal melodius yang aduhai sekaligus gagah.

14. Seize The Day

Inilah lagu balada A7X yang berguna untuk masuk ke ranah arus utama industri musik. Tanpa distorsi gitar, lagu semi akustik yang catchy ini mengingatkan era awal Guns N’ Roses. Vokal chorus M. Shadow menjadi highlight lagu ini.

13. Shepherd Of Fire

Riff utama lagu ini mengingatkan ke lagu ‘Angry Again’-nya Megadeth. Dan lagu ini memiliki hulu ledak yang tidak kalah besar. Bertempo sedang, tidak kebanyakan layer, lebih simpel namun tetap terdengar gagah dan memorable.

12. Set Me Free

Single tahun 2020 ini merupakan bagian dari materi reissue album kompilasi Diamonds in the Rough. Lagu balada bergaya slow rock 1990-an dengan chorus-refrain yang anthemic. Level daya infeksiusnya hampir menyamai ‘Dear God’. Bedanya lagu ini lebih berorientasi ke hard rock, bukan country.

11. I Won’t See You Tonight Part 1

Diawali dengan dentingan piano yang melankolis, lagu metal melodius ini begitu emosional dari awal sampai akhir. Namun dimainkan dengan indah dan memikat. Dari verse awal chorus, refrain hingga verse akhir, vokal M. Shadow tidak pernah mengecewakan.

10. Nightmare

Bagaimana riff chugging dan dram galak metal tidak terlalu menghantam kuping orang awam. A7X paling jago menciptakan lagu demikian sebagaimana yang tersirat pada lagu ini. Caranya dengan meredam kadar agresifnya dengan kadar easy listening melalui ragam bentuk melodi.

9. Warmness On The Soul

Lagu balada ini awalnya hanya menampilkan M. Shadow yang menyanyi sambil bermain piano. Dan dilanjutkan oleh solo gitar yang tidak kalah memorable dari keseluruhan lagu. Lagu slow yang juga menjadi anthem anak-anak emo.

8. Afterlife

Di album Avenged Sevenfold, A7X mulai menginkorporasi orkestra seperti di lagu ini. Cukup efektif menjadi pemanis sekaligus kemegahan lagu metal yang memorable ini. Headbanging sambil sing along adalah kenikmatan yang lo dapatkan dari sini.

7. Bat Country

Menyingkirkan vokal scream, hanya fokus ke vokal clean dan direksi hard rock merupakan langkah tepat. Tanpa mengurangi kadar metalnya, A7X berhasil meracik lagu cadas ini terasa lebih nikmat ketika dikunyah dan ditelan.

6. Almost Easy

Lagu metal sekeren ini sayang banget dianggap cemen cuma gara-gara “terlalu mainstream”. Menyentuh segala lapisan sosial, dari paling atas hingga paling bawah. Thanks buat ‘Dear God’ sebagai portal penggemar baru A7X yang kian tumbuh dan berkembang. Meski terasa thrashy, lagu ini tetap memiliki chorus-refrain melodius yang infeksius. Pola vokal M. Shadow memang juara.

5. So Far Away

Lagu balada A7X yang ampuh menaklukan hati anak-anak pop. Meski terasa enteng di kuping, lagu ini menampilkan permainan gitar yang ciamik. Perbedaan lagu slow bikinan band rock/metal dengan band pop. Lagu pop dengan rock flavor.

4. Unholy Confessions

Riff gitar utama yang mengadopsi gaya Swedish Metal ini memang marak banget di scene metalcore kala itu. Meski masih doyan ber-scream ria, kekuatan chorus-refrain melodius vokal M. Shadow mengalahkan segalanya. Kalau kata anak extreme metal, metal mendayu-dayu, hehe. Tetapi terbukti memorable dari menit pertama hingga menit terakhir.

3. Dear God

Ah siapa yang enggak langsung nyantol di kupingnya ketika mendengar lagu balada bergaya country ini. Enggak perlu membohongi diri sendiri kalau lo suka. Secara lirik pun kuat, sebuah syair doa kepada Sang Pencipta yang dilantunkan M. Shadow secara indah dan elegan.

2. Chapter Four

Ini lagu memang bikin “goosebump” tiap kali mendengarkannya. Dari intro hingga riff utamanya yang berupa twin guitar ala Iron Maiden/Judas Priest hingga chorus yang menggelora. Lirik di bagian refrain-nya pun kuat banget menggerakkan rahang kita untuk mengikuti kalimat yang diucapkan si Mamat Shadow, hehe. “I’ve come here to kill you, won’t leave until you’ve died, murder born of vengeance, I closed my brother’s eyes, tonight”. Salah satu ‘best metalcore songs in the last two decades’.

1. Beast And The Harlot

Kombinasi ciamik antara power metal dan hard rock yang epik. Trek pembuka di album City of Evils ini menjadi juara 20 lagu terbaik A7X sepanjang masa. Karena lagu ini seperti mengeluarkan semua potensi yang dimiliki A7X. Dari intro, garukan riff utamanya yang garang dan vokal yang catchy hingga refrain yang melodius dan infeksius. Padahal, menurut Zacky Vengeance, lagu ini enggak pernah direncanakan menjadi single hit, hanya lagu yang keren ditaruh di awal tracklist album.

Avenged Sevenfold: 20 Urutan Peringkat Lagu Terbaik

Penulis & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    The Warning - evolve

    THE WARNING, 3 Rocker Cantik Lagi-Lagi Sukses Meninggalkan Impresi

    Horeee… The Warning nongol lagi!Horeee… tidak banyak "PAUSE" walau masih trauma dengan pemblokiran video akibat penerapan perlindungan copyright yang b

    on Oct 23, 2021
    Lovebites

    LOVEBITES - Holy War (Live at Zepp DiverCity Tokyo 2020) GO-KILL!

    LOVEBITES, salah satu dari deretan band heavy metal Jepang terbaik yang semua anggotanya cewek. Tetapi penampilan mereka yang anggun bak tuan putri hanyala

    on Oct 19, 2021
    Max Portnoy

    Max Portnoy, Putra Mike Portnoy, Menjadi Dramer Baru Code Orange

    Foto: Max Portnoy (via Instagram). Max Portnoy, putra kandung dramer metal legendaris Mike Portnoy, sekarang resmi menjabat sebagai dramer Code Orange. Band

    on Oct 17, 2021
    Burgerkill

    Burgerkill Ft. Ahmad Dhani 'Satu Sisi', Kolaborasi Terepik Sepanjang M...

    Kenapa bisa dibilang kolaborasi paling epik? Yang pertama, karena kolaborasi ini menampilkan mesin metal nomor wahid Indonesia BURGERKILL (BK) dan salah sa

    on Oct 15, 2021