×
×

Search in Mata Mata Musik

Baby Queen Suarakan Keresahan Para Gen Z Via Album “The Yearbook”

Posted on: 09/7/21 at 10:00 am

baby queen
Baby Queen

Arabella Latham, yang lebih dikenal dengan nama Baby Queen memiliki segenap cerita dalam meniti kariernya sampai saat ini. Singkat cerita delapan belas bulan yang lalu Arabella bekerja di counter milik Rough Trade Records, sebuah toko rekaman musik yang terletak di area London Timur.

Baca juga: Cinta Laura Sambut Musim Panas Via Single ‘Markisa’ Yang Menggoda

Sesekali Bella mengemas piringan hitam (vinyl) yang akan dikirim ke pemesannya. Menyortir rak-rak album sesekali memimpikan album miliknya sendiri yang akan berjejer di rak-rak vinyl tersebut.

Adakalanya Bella menuliskan potongan lirik-liriknya di lembaran “sticky notes” namun teman-temannya di tempat kerja mencoba mengumpulkannya dan menempelkannya di dinding ruang karyawan. Mereka menamai tempelan tersebut dengan sebutan “Dinding Bella”. Mengenang hal tersebut Bella tertawa sembari berujar “Tuhan tahu apa yang teman-teman saya pikirkan tentang saya”.

Saat pandemi melanda tahun lalu, tempat kerjanya tutup dan Bella harus rela kehilangan pekerjaan. Namun ternyata apa yang selama ini tertulis di “Dinding Bella” menjadi kenyataan. Seminggu setelah kewajiban lockdown di tiap daerah, Bella menandatangani perjanjian kontrak dengan Polydor Records. Seminggu sebelum berita ini ditulis, para pelanggan-pelanggan Rough Trade sudah bisa mengambil pesanan album pertama Baby Queen, The Yearbook dari rak-rak vinyl.

Ini baru sekedar sebuah cerita pengantar mengenai Baby Queen sebelum akhirnya doi mengeluarkan album The Yearbook. Belum lagi jika menyimak penggalan tiap lirik-lirik yang ditulisnya. Seperti lagu debutnya tahun lalu berjudul ‘Internet Religion’, menyindir keadaan para influencer di media sosial dan kehidupan dunia pasca-Milenial (Generasi Z) yang kacau dalam pandangannya.

Lirik Dalam album Baby Queen Sarat Keresahan Para Gen Z

Secara tidak langsung lagu-lagu yang diciptakannya langsung menempati hati anak-anak muda yang berpikiran serupa seperti Bella, merasa terasing, tidak puas akan keadaan namun perpaduan suara dalam lagu-lagu Baby Queen memang sangat disayangkan untuk tidak didengar berulang-ulang.

“Aku memendam perasaan tidak nyaman ketika menulis lagu yang tidak signifikan dengan keadaan yang tidak pernah saya rasakan,” ujar cewek berusia 24 tahun tersebut. “Dan aku juga memiliki kendala dalam menulis lagu-lagu bertemakan cinta. Setiap hari kita berurusan akan banyak hal, rasa tidak aman, depresi kerap kali datang namun kita harus tetap bertahan. Bagi aku untuk menulis lagu tentang menyukai seseorang terasa seperti suatu ketidakjujuran”.

Baca juga: Lana Del Rey Terpaksa Batalkan Tur Eropanya Akibat Kehilangan Suaranya

Sederet hal sedemikian rupa dirampungkan dalam satu album studionya, The Yearbook yang sudah bisa kita dengarkan di segala platform musik digital streaming berisikan 10 lagu. Namun Baby Queen juga tidak menampik beberapa hal “aku punya banyak lagu cinta yang akan ditulis di album berikutnya dan ini seperti mimpi buruk,” ujarnya sembari tertawa.

Apapun yang diceritakan dalam album Baby Queen berikutnya, kita nikmati terlebih dahulu suguhan dari The Yearbook, sederetan lagu bernuansa pop namun berisi kegelisahan anak-anak muda era millenial dibalut dengan lirik-lirik yang terkadang satir namun sangat disayangkan untuk dilewatkan.

Baby Queen - the yearbook artwork

The Yearbook Tracklist:

  1. Baby Kingdom
  2. Raw Thoughts
  3. You Shaped Hole
  4. American Dream
  5. Narcissist
  6. Dover Beach
  7. Dover Beach Pt. 2
  8. These Drugs
  9. Fake Believe
  10. I’m A Mess

Penulis, Penerjemah & Editor: Arslan Musyfia

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Volbeat

    Volbeat Umumkan Perilisan Album Ke-8, "Servant Of The Mind"

    Volbeat formasi terkini (Foto: Ross Halfin). Volbeat mencoba mengulangi euforia kesuksesan album Rewind, Replay, Rebound yang dirilis tahun 2019 dengan meri

    on Sep 24, 2021
    Greenwich Entertainment

    Greenwich Entertainment Akuisisi Film Dokumenter Charli XCX

    Greenwich Entertainment dilaporkan telah memperoleh hak edar di wilayah Amerika Utara atas Charli XCX: Alone Together. Sebuah film dokumenter tentang popst

    on Sep 24, 2021
    Manjakani

    Manjakani Luncurkan Album "Saura" Sebagai Geliat Kreasi Dari Pontianak

    Manjakani adalah duo pengusung folk yang terdiri dari sepasang suami istri, Muhammad Taufan Eka Prasetya dan Nabilla Syafani. Eksistensi mereka mungkin men

    on Sep 23, 2021
    kehlani

    Kehlani Suguhkan Pop R&B Segar Via Lagu 'Altar' Dari Album Mendatang

    Kehlani (Foto: Brianna Alysse). Tiap ketukan dram yang terdengar renyah diiringi synthsizer dan gitar yang turut membangun nuansa lagu. Sampailah di penggal

    on Sep 16, 2021