×
×

Search in Mata Mata Musik

Band Metal Iran Arsames Kabur Dari Iran Setelah Divonis 15 Tahun Penjara

Posted on: 08/13/20 at 8:30 am

Band Metal Iran Arsames Kabur Dari Iran Setelah Divonis 15 Tahun Penjara
Arsame saat beraksi dalam video musiknya. (Foto: via YouTube).

Iran memiliki sejarah panjang dalam merepresi kebebasan kreatif, sebelum Arsames, negara ini menghukum band metal Iran lainnya, Confess dengan menjebloskan ke penjara selama 14 tahun dan disiksa sebanyak 74 cambukan. Holy fuck! Metal dipandang sebagai bentuk musik setan di Iran, yang melanggar undang-undang penistaan agama (blasphemy law) yang sangat ketat dan dapat mengakibatkan eksekusi alias hukuman mati!

Dalam sebuah pernyataan kepada Loudwire, Arsames menulis bahwa mereka bukan band satanik. “Musik kami adalah tentang budaya masa lalu kami, sejarah… yang mereka pikirkan ketika kami menyanyi growl dan memainkan musik cepat, kami masuk ke dalam Satanisme! Tengkorak di t-shirt kami memiliki arti yang sama bagi mereka sebagai musisi setan”.

Baca juga: Divonis Main Musik Setan, Band Metal Iran ARSAMES Ditangkap, Dipenjara 15 Tahun

Arsames melanjutkan, “Kami (ditangkap) pada 2017 ketika kami berada di studio kami di tengah latihan. Mereka memasukkan kami ke penjara hari itu juga dan nggak memberitahu keluarga kami tentang di mana kami (berada) selama seminggu. Akhirnya setelah hampir sebulan kemudian kami membayar uang jaminan untuk keluar dari penjara dan mereka mengatakan kepada kami bahwa kalian nggak boleh bekerja, merilis (atau menjual) merchandise kalian sampai persidangan terakhir kalian… dan jangan berbicara dengan media! Akun Instagram kami, situs web resmi kami dilarang dan semuanya ditutup selama setahun, tetapi kami membuka akun Instagram baru lagi dan (mulai) aktif hingga beberapa minggu yang lalu (ketika) pengadilan memanggil kami lagi dan mereka memvonis kami hukuman 15 tahun penjara. Jadi kami harus melarikan diri dari Iran!”.

Band metal tersebut baru-baru ini memposting video ke kanal YouTube resmi mereka yang menjelaskan hukuman mereka, yang dijatuhkan oleh Pengadilan Revolusi Islam Mashhad, secara lebih detail dengan judul “15 Tahun Tidak Adil Untuk Arsames”.

“Apakah ini kejahatan kalau kami memainkan musik metal !?” mereka memulai. “Apakah suatu kejahatan kalau kami membicarakan tentang sejarah Persia?! Apakah suatu kejahatan yang mana kalian menuduh kami menganut Satanisme ketika kami memiliki lagu-lagu tentang Cyrus the Great dan Monoteisme!? Apakah merupakan kejahatan jika kami mencintai musik dan negara kami?!”.

Lokasi Arsames saat ini belum diketahui publik. Formasi terakhir band pengusung death metal ini terdiri dari: Ali Madarshahi (vokal), Amirhossein Nafarie (gitar), Saeed Mokari (bass), dan Soroush Kheradmand (dram).

Sepanjang sejarah 18 tahun karier band ini, Arsames tercatat pernah bermain sepanggung (dalam festival atau menjadi band pendukung) bersama sederet nama besar di kancah metal internasional seperti Amon Amarth, Kreator, Napalm Death, Arch Enemy dan Sepultura.

Untuk mendukung Arsames, lo bisa mengunjungi halaman Facebook dan Instagram mereka dan cek musik mereka melalui Bandcamp. Beli album dan merchandise mereka atau kalau nggak, beri saja mereka dukungan moril dengan memposting sesuatu di media sosial mereka.

Lawan TIRANI! Metal As Fuck! \m/

Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Carnivored

Single ‘Rintih Mengemis’ Beri Gambaran Musik Album Baru Carnivored...

Carnivored. Bagi scene IDDM (Indonesian Death Metal), Carnivored adalah salah satu nama yang nggak perlu diperkenalkan lagi. Bendera band ini sudah lama ber

on Nov 25, 2020
12 Kolaborasi Lagu Cover Rock & Metal Terbaik

12 Kolaborasi Lagu Cover Rock & Metal Secara Social Distancing Terbaik

Tahun 2020 memang penuh tragedi dan menyebalkan tentunya, terutama sejak dimulainya pandemi Covid-19 alias Kopad-Kopid Kagak Jelas ini, di mana seluruh sek

on Nov 23, 2020
Dave Grohl

Dave Grohl (Foo Fighters): "Kami Bisa Saja Berubah Menjadi Death Metal...

Dave Grohl. (Foto: Amy Harris). Pada akhir pekan lalu, Foo Fighters mengumumkan album baru mereka, Medicine at Midnight, yang akan dirilis pada Februari 202

on Nov 11, 2020
DUSX

Trio Death/Grind DUSX Muntahkan EP Debut "Toxicious Anthropoid" Yang G...

DUSX. Pasukan death/grind yang berbasis di Bandung, DUSX memuntahkan album mini (EP) perdana mereka bertajuk Toxicious Anthropoid via Disaster Records sejak

on Oct 27, 2020