×
×

Search in Mata Mata Musik

Mereka Yang Besar Di Myspace!

Posted on: 03/21/19 at 8:30 pm

Myspace pernah jadi kotak harta karun untuk musik-musik keren. Terima kasih, Tom! 

Kalau kalian masih ingat masa-masa setelah kematian pertama Napster dan jaringan berbagi peer-to-peer, konsumsi musik digital dan media sosial didominasi oleh situs kecil bernama Myspace. Pengguna Facebook masih dibatasi untuk kalangan mahasiswa tertentu, iTunes masih termasuk ‘barang mewah’, Spotify pun mungkin masih di tahap wacana waktu itu.

Ada kolom Myspace Bulletin ketimbang status, Tom adalah Mark Zuckerberg yang sesungguhnya, ada fitur Top 8 yang memungkinkan pengguna untuk memprioritaskan daftar teman mereka.

Yang lebih penting, ada banyak musik ‘buatan rumah’ yang bisa ditemukan hanya dengan satu klik saja. Bahkan, para pengguna bisa menambahkan pemutar musik ke halaman mereka, yang otomatis terputar saat seseorang mengunjungi profil mereka. Dan seingat saya, dibandingkan dengan foto profil yang dipampang, pemilik profil biasanya lebih memikirkan deret lagu yang dipasang di pemutar musik tersebut supaya terlihat menarik ketika ada yang bertamu ke halaman mereka.

Akhirnya fungsi utama fitur ini adalah memberikan band atau musisi sebuah sarana pemasaran yang gratis dan viral karena mereka yang berada di ‘arena bermain’ tersebut akan membagikan musik-musik favorit mereka seperti layaknya berbagi kesenangan di sebuah pesta.

Terlepas dari perbedaan dalam musik, band-band yang mendapatkan sukses besar di platform tersebut dengan cepat mendapat label ‘myspacecore‘, sebutan untuk mereka yang mendulang sukses di antara generasi (awal) Myspace. Dan sampai hari ini, beberapa nama yang memulai perjalanan musiknya di Myspace masih berdiri tegak, masih mengeluarkan musik yang berkualitas dan masih memiliki fanbase yang fanatik. Tapi ada juga dari mereka yang karyanya sudah tidak terdengar lagi. 

Daftar pendek ini didedikasikan untuk periode yang menyenangkan tersebut! 

The Black Dahlia Murder

Mereka Yang Tumbuh Di MySpace!
The Black Dahlia Murder tampil di Wacken Open Air 2016. (Foto: Andreas Lawen, Fotandi)

Beberapa waktu di awal tahun 2000-an, Brian Slagel, sedang menelusuri Myspace di mana dia menemukan The Black Dahlia Murder. Setelah menyadari bahwa nama tersebut terus muncul karena kesamaan genre-nya dengan banyak band di bawah naungan Metal Blade, dia memutuskan untuk mendengarkan musik mereka.

Berhasil dibuat terkesan, sampai-sampai untuk pertama kalinya dan mungkin hanya satu kalinya dalam sejarah Metal Blade Records, Slagel mengirimkan pesan kepada band ini melalui Myspace. Dan kurang lebih setahun setelah mengeluarkan EP, A Cold-Blooded Epitaph, The Black Dahlia Murder secara resmi berada di bawah naungan Metal Blade Records dan merilis album penuh pertamanya, Unhallowed

Ghost

Ghost jadi salah satu penampil di Wacken Open Air 2018. (Foto: Andreas Lawen, Fotandi)

Kalau Myspace kalian waktu itu berteman dengan band-band seperti Blue Oyster Cult atau Pentagram, kemungkinan kalian pernah menerima sebuah pesan misterius di bulan Maret 2010. Pesan tersebut berisi pemberitahuan bahwa band bernama Ghost baru saja mengunggah musik baru. 

Sebenarnya sedikit terlambat untuk bergabung di Myspace pada tahun 2010, karena seingat saya, pamornya mulai turun saat itu. Tapi sekitar 48 jam saat setelah Papa Emeritus mengunggah tiga lagu pertama Ghost yang kemudian disertakan di debut album Opus Eponymous, halaman band ini masih dibanjiri pujian dari ribuan pengguna Myspace. Saat album yang melegenda tersebut resmi dirilis pada Oktober 2010, Ghost sudah punya fanbase fanatik berkat Myspace.

The Devil Wears Prada

Mereka Yang Tumbuh Di Myspace!
Mike Hranica, vokalis The Devil Wears Prada saat tampil di Resurrection Fest 2017, Spanyol. (Foto: Youtube Resurrection Fest)

Pada saat The Devil Wears Prada menandatangani kontrak dengan Rise Records di sekitar tahun 2006, mereka telah mengumpulkan cukup banyak penggemar berkat kehadiran mereka di Myspace dan layanan streaming musik Pure Volume.

Saat ditanya tentang berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengumpulkan 150.000+ ‘pengikut’ di Myspace, Mike Hranica menjelaskan, “Sangat cepat, sebenarnya. Yang menjadi alasan utama kami dikontrak adalah karena jumlah following kami di Myspace dan Pure Volume. Sungguh menakjubkan melihat ada banyak orang yang menyukai musik kami.” Mereka memanfaatkan popularitas ini dengan merilis single pertama dari album kedua mereka, Plagues melalui halaman Myspace mereka.

Owl City

Adam Young, otak dari Owl City. (Foto: Kevin/Wikipedia)

Owl City adalah satu dari beberapa proyek musik yang dikerjakan oleh penulis, penyanyi dan pemain beberapa alat musik, Adam Young. Sempat mengalami penyakit susah tidur ketika masih bekerja di gudang pengiriman milik Coca Cola, dia kemudian mulai membuat musik dan merekamnya di basement rumah orang tuanya.

Pria kelahiran Iowa ini mulai dikenal tidak beberapa lama setelah dia mengunggah musik-musik buatannya ke Myspace dan secara rutin terus membangun hubungan dengan pengguna Myspace lainnya yang akhirnya menjadi penggemarnya.

Lewat sebuah agregator digital, CD Baby, Young mulai menjual musik-musiknya lewat iTunes dan membuat dia menjadi salah satu musisi yang melesat dengan cepat. Keberhasilannya tersebut menarik perhatian Universal Republic dan langsung menawarkan kerja sama yang melahirkan debut LP label besarnya, Ocean Eyes di 2009.

Kate Nash

Kate Nash memulai karier musiknya di sekitar 2005. (Foto: Emma Swann)

Memulai karier musiknya sekitar 2005, dia mulai merekam musiknya di saat kakinya patah karena terjatuh dari tangga. Setelah sempat beberapa kali mengisi acara-acara kecil di kotanya, Kate Nash mengunggah musiknya ke Myspace dan mendaratkan seorang manajer dan produser musik untuk mengerjakan musiknya dengan lebih serius. Debutnya berupa single berjudul “Caroline’s a Victim” yang direkam di Islandia oleh Valgeir Sigurðsson dan diluncurkan di bawah Moshi Moshi Records.

Tidak lama setelah dia mengeluarkan single tersebut, Fiction Records langsung menggaetnya dan membuatnya memiliki lagu hit, “Foundation” yang menempatkan album perdananya, Made of Bricks di posisi teratas di UK, dan mulai dilirik oleh industri musik Amerika Serikat. Sayangnya kesuksesan Nash saat itu tidak berada pada grafik yang konstan meningkat. Setelah perilisan Girl Talk di 2013, dia jarang terdengar setelah beberapa single dari album tersebut gagal untuk bertengger di tangga lagu manapun. 

Bullet for My Valentine

Bullet for My Valentine berada di peringkat dua untuk daftar 100 band yang lagunya paling banyak diputar di Myspace. (Foto: Sven Mandel)

Walaupun saya tidak terlalu terkait dengan band ini, tapi mereka wajib disebut ketika membicarakan Myspace. Mungkin suara gitar pembuka “Tears Don’t Fall”  yang membuat single ini begitu banyak menjaring penggemar pada masa itu. Sampai sekarang pun masih menjadi salah satu materi terbesar band asal Wales ini, — meraih 112 juta kali putaran di Spotify — tidak diragukan lagi kalau Myspace lah yang membesarkan single tersebut.

Band ini dengan cepat memanfaatkan pemasaran gratis dan mudah yang ditawarkan platform ini. Mereka tidak hanya menggunakan Myspace untuk streaming cuplikan album lanjutan The Poison, Scream Aim Fire, tapi mereka juga sempat menggelar Myspace Secret Show di London pada tahun 2010.

Keterangan Foto Utama: Mike Hranica, vokalis The Devil Wears Prada saat tampil di Resurrection Fest 2017, Spanyol. (Foto: Youtube Resurrection Fest)

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Killswitch Engage

Killswitch Engage Tangkap Sisi Emosional “I Am Broken Too” di Vide...

Video musik "I Am Broken Too" resmi mendarat sebulan setelah singlenya diluncurkan. Baca Juga: Killswitch Engage Ungkap Detail Album Ke-8, Atonement Bulan

on Aug 6, 2019
Killswitch Engage Ungkap Detail Album Ke-8, Atonement-1

Killswitch Engage Ungkap Detail Album Ke-8, Atonement

Album yang akan meluncur pada 16 Agustus 2019 ini turut menampilkan “Unleash,” single yang baru dirilis kemarin (25/6). Killswitch Engage mengumumkan de

on Jun 26, 2019
Album Baru Ghost Tidak Akan Dirilis Sebelum 2021

Lanjutan Prequelle Mungkin Dirilis Pada 2021 Oleh Ghost!

Tobias Forge tidak akan menaruh perhatian penuhnya pada lanjutan album Prequelle hingga tahun depan—yang mungkin akan rilis di 2021. Bulan Februari lalu,

on Jun 18, 2019
Lolo Zouaï Lepas Album Debutnya!

Profil di Facebook Sekarang Bisa Ditambah Fitur Musik!

Rasanya seperti kembali ke era MySpace dulu. Salah satu hal terkeren dari MySpace adalah adanya fitur untuk menambahkan lagu ke profilmu yang akan diputar s

on Apr 23, 2019