×
×

Search in Mata Mata Musik

Bassis Legendaris Prog-Metal Sean Malone (Cynic, Gordion Knot) Meninggal Dunia

Posted on: 12/10/20 at 11:00 am

Bassis Legendaris Prog-Metal Sean Malone (Cynic, Gordion Knot) Meninggal Dunia
Sean Malone. (Foto: Ibanez.com).

Sean Malone, yang mulai dikenal luas oleh kancah musik metal internasional saat masih menjadi bassis band progressive metal Cynic, dikabarkan telah meninggal dunia. Sean berumur 50 tahun dan belum ada penyebab kematian yang terungkap sampai sejauh ini.

Baca juga: Beyond Symphonic Lebur Prog-Metal & Etnik Jawa Di Single ‘The Voice of Eternity’

Berita meninggalnya Sean Malone diumumkan oleh gitaris Cynic Paul Masvidal, yang melalui media sosialnya pada Rabu malam, 9 Desember doi menulis:

“Gue mengetahui hari ini bahwa Sean Malone telah meninggal. Gue mati rasa dan sedih. Dia memiliki pikiran yang cemerlang, hati yang ramah dan merupakan salah satu musisi terhebat yang pernah gue temui”.

“Gue tahu bahwa ini adalah kehilangan yang mengejutkan bagi begitu banyak penggemar yang hidupnya tersentuh dengan keseniannya, seperti juga bagi gue,” tambah Paul. “Tolong simpan dia dalam pikiran lo dan dengarkan permainannya untuk merayakan hidupnya”.

Sean Malone bergabung dengan Cynic tepat pada waktunya, dia tampil di album debut klasik band ini, Focus yang dirilis oleh Roadrunner Records pada 1993. Sean Malone terbukti memiliki chemistry musik yang cukup bagus dengan anggota band lainnya, dan lanjut tur untuk mempromosikan album Focus.

Setelah awal bubarnya Cynic, Sean Malone terus bekerja sebagai bassis sesional, tampil di lebih dari 50 rekaman. Doi juga menulis empat buku musikal, yakni “Music Theory For Bassists”, “Dictionary Of Bass Grooves”, “Rock Bass”, dan “A Portrait of Jaco: The Solos Collection” (buku transkripsi solo bass Jaco Pastorius) untuk Hal Leonard Corporation. Di bidang akademik, Sean Malone menerbitkan makalah tentang teori dan kognisi musik dan memberikan presentasi di konferensi seperti Society for Music Theory, The International Conference of Music and Gesture, dan The Glenn Gould Conference, dan mengajar di University of Central Missouri dan Universitas Carnegie Mellon sebagai asisten profesor teori musik.

Sean Malone pernah membuat satu album dengan namanya sendiri, “Cortlandt”, yang dirilis pada 1996 dan di-reissue pada 2007. Doi juga tergabung bersama musisi progressive rock/fusion jazz kawakan seperti Steve Hacket (Genesis), Bill Bruford (King Crimson/Yes), dan Ron Jarzombek (Watchtower/Spastic Ink) dalam album debut band progressive rock Gordion Knot yang dirilis pada 1999.

Sean Malone bergabung kembali dengan Cynic pada Mei 2008 dan bermain dengan band ini selama sebagian besar dari dekade terakhir ini.

Sean Malone adalah anggota kedua dari formasi klasik Cynic yang meninggal pada tahun 2020. Januari lalu, dramer sekaligus pendiri band Sean Reinert ditemukan nggak responsif di rumahnya di California. Sean Reinert baru berusia 48 tahun. Pada saat itu, Sean Malone mengeluarkan pernyataan yang memuji mantan rekan bandnya itu, mengatakan Sean Reinert “memberikan kepercayaannya selama setiap latihan, setiap rekaman, dan setiap penampilan yang pernah kami lakukan, dan sepertinya gue nggak akan pernah mengalami hal yang sama lagi. Sebenarnya itu kami semua beruntung, beruntung masih hidup saat Sean Reinert membuat musik”.

Selain itu, Sean Malone dan Sean Reinert pernah bergabung bersama gitaris Santiago Dobles di band ethnic progressive metal Aghora dan tampil di album debut self-titled-nya yang dirilis pada tahun 2000.

Dan pantang untuk dilupakan, bahwa pada 1991, Sean Reinert dan Paul Masvidal tercatat pernah bergabung dengan band death metal legendaris kelahiran Florida, Amerika Serikat Death untuk merekam album Human Usai tur dengan Death, mereka kembali ke Cynic.

Kontribusi terakhir Sean Malone di Cynic terabadikan di album Kindly Bent To Free Us (2014, Season of Mist).

Baca juga: Sean Reinert Meninggal Dunia, Mantan Dramer Cynic Dan Sejumlah Band Tech-Prog Lainnya

Rest in peace, Sean Malone. Lo bisa nge-jam bareng Sean Reinert di sana membawakan ‘Veil of Maya’ dari Cynic.

Penulis & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Beyond Symphonic

    Beyond Symphonic Lebur Prog-Metal & Etnik Jawa Di Single 'The Voice of...

    Beyond Symphonic. Band pendatang baru asal Yogyakarta Beyond Symphonic ini siap meramaikan kancah musik cadas Tanah Air. Band ini mengusung kombinasi progre

    on Dec 8, 2020
    MIRROR

    Persetan Video Mirip Gisel, Band Prog-Rock Aditya Mukti, MIRROR Keren!

    Ide membentuk Mirror berawal dari gitaris Tri Ramadhi Kurnia alias Donnie dan dramer Alejandro Saksakame alias Cito, yang juga merupakan personil band alte

    on Nov 9, 2020
    John Petrucci & Mike Portnoy reuni.

    John Petrucci dan Mike Portnoy Reuni Tapi Bukan Untuk Dream Theater

    John Petrucci / Mike Portnoy. Seperti yang dilaporkan bulan lalu, dua musisi pendiri Dream Theater, yakni John Petrucci dan Mike Portnoy belum lama ini reun

    on Aug 10, 2020
    Dream Theater

    Buku ‘Dream Theater: Every Album, Every Song’ Telah Tersedia Untuk...

    Dream Theater. (Foto: dreamtheater.net). Sonicbond Publishing telah merilis buku baru berjudul Dream Theater: Every Album, Every Song, dari sang penulis Jor

    on Jul 9, 2020