×
×

Search in Mata Mata Musik

Berseteru Dengan Universal Music dan Sony/ATV, Kanye West Kencingi Piala Grammy!

Posted on: 09/17/20 at 7:30 am

Berseteru Dengan Universal Music dan Sony/ATV, Kanye West Kencingi Piala Grammy!
Kanye West (Foto: Brad Barket/Getty Images for Fast Company) / Piala Grammy dikencingi. (Foto: Twitter Ye).

Dengan terhitung hanya 47 hari dari hari pelaksanaan pemilihan Presiden Amerika Serikat (AS) mendatang, Kanye West justru terlihat fokus pada masalah kontrak rekamannya dan industri musik secara global. Rapper pengusaha itu sedang berada di tengah badai tweet selama beberapa hari dalam upaya membebaskan dirinya dari kontrak yang menurutnya sangat menjerat, dengan Universal Music Group (label rekamannya) dan Sony/ATV (publisher alias penerbitnya).

Baca juga: Rilis Sepatu Yeezy Israfil dan Asriel, Kanye West Dituding Hina Agama Islam

Selama beberapa hari terakhir, Kanye West telah membagikan beberapa postingan yang mengkritik industri musik, yang doi sebut, bersamaan dengan NBA, dengan “bahtera perbudakan modern”. Doi juga men-tweet tentang artis yang perlu memiliki karya mereka, mencatat bahwa “di dunia streaming, kepemilikan master adalah segalanya” dan itu adalah “sebagian besar pendapatan”. Doi mengklaim ini “lebih penting dari sebelumnya,” terutama di tengah pandemi virus Corona.

“Artis berhak memiliki master (rekaman)-nya,” tulis rapper berusia 43 tahun ini di salah satu postingannya. “Artis kelaparan tanpa tur. Gue akan mendapatkan master rekaman kami… untuk semua artis… doakan gue ya”.

Kanye West juga membahas kontrak dan peran yang mereka mainkan dalam kepemilikan musik.

“Ketika lo menandatangani kesepakatan rekaman, lo menandatangani hak lo,” tulisnya di tweet lain. “Tanpa master, lo nggak akan bisa melakukan apa pun dengan musik lo sendiri. Orang lain mengontrol di mana musik (akan) dimainkan dan kapan (akan) dimainkan. Artis nggak memiliki apa pun selain ketenaran, tur, dan merchandise“.

Doi kemudian menambahkan, “Kami merasa nyaman dengan nggak memiliki apa yang pantas kami dapatkan… mereka mengizinkan kami memiliki sedikit uang dari tur, mendapatkan aksesoris rantai emas, alkohol, cewek-cewek, dan angka-angka palsu yang menghidupi ego kami… tetapi kami nggak memiliki master rekaman kami. Kami hanya mendukung anak-anak orang lain… kami bisa menghabiskan seluruh hidup kami di industri musik tetapi anak-anak kami (nanti) harus bekerja di perusahaan lain ketika mereka besar nanti”.

Kanye West kemudian mengklaim bahwa doi “satu-satunya orang yang bisa berbicara tentang ini karena” doi “menghasilkan uang miliaran di luar musik” dan “nggak ada musisi yang menghasilkan miliaran di dalam musik”. Doi berjanji, doi “akan mengubah semua ini”.

“Gue tahu banyak musisi nggak diizinkan untuk mengatakan apa pun, tetapi gue nggak bisa dibungkam atau dicegah, jadi gue akan mengatakan semuanya seperti biasa,” ujarnya seraya kemudian menambahkan, “Kami duduk dan menyaksikan (tayangan podcast) Nick Cannon (bersama Kanye West) dibatalkan dan kami bermain bola dengan Black Lives Matter di punggung kami… saudara-saudara, mari kita berdiri bersama secara nyata… nggak (akan) ada NBA atau industri musik tanpa orang kulit hitam… masalah kontrak yang adil… masalah kepemilikan”.

Postingan Twitter Kanye West memang bertubi-tubi, dan selanjutnya…

“SEMUA ORANG DI UNIVERSAL DAN VIVENDI PAHAMI BAHWA GUE AKAN MELAKUKAN SEMUANYA DALAM KEKUATAN HUKUM GUE DAN MENGGUNAKAN SUARA GUE SAMPAI SEMUA KONTRAK ARTIS DIUBAH MULAI DENGAN MENDAPATKAN MASTER GUE UNTUK ANAK-ANAK GUE, GUE NGGAK AKAN BERHENTI, GUE BERJANJI KE LO, GUE MARAH DAN SANGAT PERSONAL,” ujar Kanye memproklamirkan niatnya. Doi kemudian melanjutkan ke tweet beruntunnya yang melampirkan kopian halaman demi halaman dari kontraknya dengan Universal Music. Ah pusing bacanya, siapa yang mau baca, haha.

Baca juga: Kanye West Mau Bikin ‘Jesus Tok’, Aplikasi TikTok Versi Kristen

Dalam tweet berikutnya, Kanye ngasih peringatan, “PERCAYA GUE DEH, GUE NGGAK AKAN BERHENTI SAMPAI SEMUANYA ADIL”. Untuk mengartikulasikan pernyataan itu, doi memposting video dirinya sedang mengencingi piala Grammy. “Percayalah… GUE NGGAK AKAN BERHENTI,” tulis doi di caption videonya, lo lihat saja di bawah ini.

Kanye West telah berselisih sengit dengan Universal Music Group dan Sony/ATV dalam beberapa tahun terakhir. Pada awal 2019, doi mengajukan tuntutan hukum terhadap kedua perusahaan tersebut atas royalti yang belum dibayar dan hak kepemilikan master rekaman. Doi mengklaim kontraknya yang ada dengan Universal dan Sony sama dengan perbudakan dan mengatakan doi berhak “untuk dibebaskan dari ikatan (mereka)”. Pengacaranya menunjuk pada hukum negara bagian California yang membatasi masa kontrak untuk layanan personal itu nggak lebih dari tujuh tahun.

Awal minggu ini, doi mengumumkan bahwa doi akan berada di tengah badai tweet selama berhari-hari sampai doi dibebaskan dari kontrak tersebut. Album solo terbaru Kanye, Jesus Is King, dirilis pada Oktober 2019. Doi sebelumnya mengumumkan album barunya yang berjudul Donda yang dijadwalkan pada 24 Juli. Namun, hampir dua bulan kemudian, hingga kini perilisan album tersebut belum ada kejelasan jadwal pastinya.

Namun, meski doi nggak suka banget dengan label rekaman dan penerbitnya tersebut, aksi penghinaannya terhadap Grammy justru lebih gila. Meskipun Kanye tercatat sebagai salah satu musisi paling berprestasi dan sukses sepanjang masa, doi telah memboikot seremoni Grammy Awards selama beberapa tahun terakhir, walaupun album-album Kanye West, My Beautiful Dark Twisted Fantasy (2010) telah memenangkan Grammy kategori Best Rap Album dan Yeezus (2013) yang masuk nominasi kategori yang sama.

Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Michael Sweet

Sebut 'WAP' Sampah, Michael Sweet (Stryper) Khawatir Cucunya Dengar La...

Michael Sweet / Cardi B. Michael Sweet, pentolan band heavy metal religius Styrper belum lama ini memberikan kritikan pedas kepada superstar rap Cardi B ata

on Sep 16, 2020
Bonado hip hop duo

BONADO Persembahkan Single Perdana Dengan Hip-Hop Khas Indonesia Timur

Bonado adalah duo hip-hop yang terdiri dari Rendy Reynhard dan Steven Russel. Rendy keturunan Manado, sedangan Stevi keturunan Ambon. Bonado adalah singkat

on Sep 14, 2020
Major Lazer

'Oh My Gawd', Single Joget Baru Major Lazer Fitur Mr. Eazi, Nicki Mina...

Major Lazer. Tepat pada hari Jum'at, 11 September 2020, bersama dengan Mr. Eazi, Major Lazer merilis single terbarunya berjudul 'Oh My Gawd' fitur Nicki Min

on Sep 12, 2020
BLACKPINK dan Cardi B

Lagu Kolab BLACKPINK dan Cardi B Mendatang "Bocor" Gara-Gara YG Entert...

Cardi B dan BLACKPINK. Setelah 'Ice Cream'-nya BLACKPINK dan Selena Gomez sukses mencair dan melelehkan para fansnya di seluruh dunia, lagu kolaborasi merek

on Sep 2, 2020