×
×

Search in Mata Mata Musik

Beyoncé Selipkan Kejutan di Peluncuran Homecoming

Posted on: 04/18/19 at 10:00 am

Kapan pun Beyoncé merilis sesuatu, biasanya ada saja unsur kejutan yang diselipkan.

Bey—yang menyempurnakan ‘bakat’ merilis album secara diam-diam di 2013, dan sejak saat itu sudah bermain-main dengan taktik tersebut untuk album Lemonade dan Everything Is Love, bersama suaminya, Jay-Z—kembali melakukan hal yang sama pada Rabu pagi kemarin, meramaikan peluncuran dokumenternya sendiri di Netflix, Homecoming, dengan versi album live yang sebelumnya tidak diumumkan dari konser yang sama.

Baik film maupun album ini, yang juga berjudul Homecoming, mendokumentasikan penampilan  Beyoncé di Coachella Valley Music and Arts Festival tahun lalu, di mana sang diva—sebagai wanita kulit hitam pertama yang menjadi penampil utama di festival itu—didukung oleh puluhan penari dan marching band yang rumit untuk set yang mengenang warisan musik dari perguruan tinggi yang secara historis didirikan orang kulit hitam.

Baca Juga: Irvine Welsh Tulis Naskah Film Creation Stories

Beyoncé Selipkan Kejutan di Peluncuran Homecoming
Salah satu penampilan ikonik Beyoncé di Coachella 2018. (Foto: Homecoming/Youtube)

“Sepertinya tidak akan ada lagi penampilan yang lebih bermakna, menarik, kuat dan radikal dari seorang musisi Amerika tahun ini, atau di tahun-tahun ke depan,” tulis kritikus Jon Caramanica terkait penampilan Bey di The New York Times.

“Penampilannya kaya dengan sejarah, mengandung unsur politik yang kuat, dan megah secara visual. Secara bergantian menggemparkan, gaduh, dan padat. Sebuah keajaiban koreografi dan arahan musik yang membuat semua orang terkesima.”

Kini, konser tersebut—yang disiarkan langsung pada saat itu dan diciptakan kembali untuk akhir pekan kedua Coachella, tetapi hanya ada dalam versi tiruannya sejak itu—telah diawetkan ke dalam sejarah melalui berbagai media.

Dokumenter eksklusif Netflix yang disebut sebagai “sebuah film karya Beyoncé” ini menampilkan cuplikan dari sesi latihan dan momen-momen di belakang panggung yang lebih tenang — “perjalanan emosional dari konsep kreatif ke gerakan budaya,” kata Netflix.

Homecoming: The Live Album adalah penciptaan ulang yang lebih gamblang dari konser yang kemudian terkenal sebagai Beychella. Album ini membagi penampilan Bey selama lebih dari dua jam menjadi 40 lagu, yang kebanyakan dikemas dengan berbagai referensi musik dan bagian dari lagu lain.

Setlist Beyoncé, yang sedikit berbeda dari kedua penampilan di Coachella, berisi lagu-lagu solo seperti “Get Me Bodied,” “Baby Boy” dan “Formation,” lagu-lagu Destiny’s Child “Say My Name” dan “Soldier” (bersama mantan teman segrupnya, Kelly Rowland dan Michelle Williams) dan berbagai interlude dengan judul seperti “So Much Damn Swag” dan “The Bzzzz Drumline.” Dia juga memasukkan versinya dari “Lift Every Voice and Sing,” sebuah lagu yang sering disebut sebagai lagu kebangsaan orang hitam.

Album ini juga menghadirkan versi akapela “Lift Every Voice and Sing” dari Blue Ivy, putri tertua Beyoncé dan Jay-Z, dan dua lagu tambahan: cover baru dari “Before I Let Go,” lagu Maze bersama Frankie Beverly dari tahun 1981, yang muncul di kredit akhir dokumenter, dan versi alternatif dari “I Been On.”

Sementara beberapa rilisan terbaru Beyoncé sudah tersedia, setidaknya untuk sementara waktu, hanya di Tidal—layanan streaming milik Jay-Z—album live-nya dirilis di semua platform streaming besar, termasuk Apple Music, Spotify dan Google Play.

Sejak penampilannya di Coachella, Beyoncé relatif tidak banyak berkarya, meskipun dia tur bersama Jay-Z pada musim panas lalu, sekaligus mengejutkan para penggemarnya dengan album kolaborasi Everything Is Love yang berisi sembilan lagu. Dia masih belum mengumumkan album lanjutan apa pun.

Keterangan Foto Utama: Beyoncé mengumumkan dokumenternya di Netflix berjudul Homecoming tentang penampilannya di Coachella 2018. Tetapi, dia juga punya kejutan lain. (Foto: Getty Images for Coachella/Kevin Mazur)

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

The Rolling Stones

The Rolling Stones Berencana Rilis Bridges to Buenos Aires

Bob Dylan ikut memeriahkan konser mereka di Argentina pada 1998 di lagu “Like a Rolling Stone” Baca juga: The Rolling Stones Umumkan Film Rock and Roll

on Oct 4, 2019
Depeche Mode

Depeche Mode Umumkan Dokumenter Spirits in the Forest

Spirits in the Forest ini akan tayang di seluruh dunia selama satu malam saja di bulan November 2019. Baca Juga: 10 Film Dokumenter EDM Wajib Masuk Daftar To

on Sep 23, 2019
Slayer

Slayer Akan Hadirkan The Repentless Killogy di November 2019!

Slayer menutup perjalanannya dengan besar-besaran. Tidak hanya memulai putaran final tur perpisahan mereka pada musim gugur ini, legenda thrash metal ini juga

on Sep 16, 2019
Barack Obama

Barack Obama Dorong Penjualan Setiap Musisi di Playlist Spotify-nya!

Siapa sangka daftar putar musim panas mantan Presiden Amerika Serikat ini memberikan dampak signifikan dan kembali meningkatkan penjualan setiap musisi yang di

on Sep 5, 2019