×
×

Search in Mata Mata Musik

Beyond Symphonic Lebur Prog-Metal & Etnik Jawa Di Single ‘The Voice of Eternity’

Posted on: 12/8/20 at 11:30 am

Beyond Symphonic Lebur Prog-Metal & Etnik Jawa Di Single 'The Voice of Eternity'
Beyond Symphonic.

Band pendatang baru asal Yogyakarta Beyond Symphonic ini siap meramaikan kancah musik cadas Tanah Air. Band ini mengusung kombinasi progressive metal dan elemen etnik Jawa, dan mereka telah merilis video lirik single perdana ‘The Voice of Eternity’ yang diunggah di kanal YouTube Beyond Symphonic Official. Single ini merupakan pembuka sebelum albumnya dirilis tahun depan.

Baca juga: Persetan Video Mirip Gisel, Band Prog-Rock Aditya Mukti, MIRROR Keren!

Unsur etnik sangat melekat dalam lagu ‘The Voice of Eternity’ ini ditambah lagi alunan orkestra yang menjadi nilai plus dan rasa sedap racikan materi progressive metal mereka.

Untuk makna dari isi lagu ini sendiri menyeritakan tentang seseorang yang ingin hidup abadi di dunia ini. Nggak peduli apa pun yang terjadi walau bayang-bayang menakutinya tetap ingin hidup selamanya.

Musik Beyond Symphonic terpengaruh band-band Indonesia rock/metal lawas dari festival rock era 1990-an dan band-band progressive rock/metal seperti Rush dan Dream Theater maka terciptalah musik yang lo dengar dari Beyond Symphonic.

Band ini telah hampir rampung menulis 8 lagu yang akan dihajar dalam album penuhnya nanti.

Formasi Beyond Symphonic terdiri dari Hendika Dwi Prasetyo (dram), Awib Mardhi (vokal), Nisia Hertanto (gitar), Rivaldy Bob (gitar), Lintang Damar Langit (bass), Robin Sandi (piano), dan Bagas Adhitia Prasetyo (gamelan).

Baca juga: Prog-Rocker Shellin Rilis “Bhaskara”, Album Perdana Sarat Eksplorasi Ciamik

Ok bray, silakan lo simak lagu ‘The Voice of Eternity’ dari mereka.

Lirik ‘The Voice of Eternity’

I’m walking inside
Dark of the cliff with sing
I was carried away
Unconsious far away

I sing about life
With an universe that always
Bring stories and live a trail
Impresses

For so long I wrapped
In the gasses of the earth
Tonight. I’m captified

Between shadow and reality of the life
Take me to The Voice of Eternity
With an universe that binds me
With a hug, and see the world forever

For so long I wrapped
In the gasses of the earth
Tonight. I’m captified.

Between shadow and reality of the life
Take me to The Voice of Eternity
With an universe that binds me
With a hug, and see the world forever

In silence I feel clad instinct
With a truth, take me to the world, forever…

Sumber: Siaran Pers
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Sean Malone

    Bassis Legendaris Prog-Metal Sean Malone (Cynic, Gordion Knot) Meningg...

    Sean Malone. (Foto: Ibanez.com). Sean Malone, yang mulai dikenal luas oleh kancah musik metal internasional saat masih menjadi bassis band progressive metal

    on Dec 10, 2020
    MIRROR

    Persetan Video Mirip Gisel, Band Prog-Rock Aditya Mukti, MIRROR Keren!

    Ide membentuk Mirror berawal dari gitaris Tri Ramadhi Kurnia alias Donnie dan dramer Alejandro Saksakame alias Cito, yang juga merupakan personil band alte

    on Nov 9, 2020
    John Petrucci & Mike Portnoy reuni.

    John Petrucci dan Mike Portnoy Reuni Tapi Bukan Untuk Dream Theater

    John Petrucci / Mike Portnoy. Seperti yang dilaporkan bulan lalu, dua musisi pendiri Dream Theater, yakni John Petrucci dan Mike Portnoy belum lama ini reun

    on Aug 10, 2020
    Dream Theater

    Buku ‘Dream Theater: Every Album, Every Song’ Telah Tersedia Untuk...

    Dream Theater. (Foto: dreamtheater.net). Sonicbond Publishing telah merilis buku baru berjudul Dream Theater: Every Album, Every Song, dari sang penulis Jor

    on Jul 9, 2020