×
×

Search in Mata Mata Musik

Bisnis Ganja B-Real (Cypress Hill) & Snoop Dogg Aman Dari Dampak Covid-19

Posted on: 04/3/20 at 9:30 am

Snoop Dogg dan B-Real Bisnis Ganja.
Snoop Dogg dan B-Rel sedang menikmati momen ‘420’ (Foto: Instagram/snoopdogg).

Ketika sang rapper dari grup Hip Hop legendaris Cypress Hill, B-Real, membuka apotik ganjanya sendiri di San Fernando Valley, Amerika Serikat (AS) dua tahun lalu, ia menganggapnya hanya sebagai bisnis sampingan. Tetapi di tengah-tengah krisis ekonomi terkait wabah Covid-19 atau virus Corona yang memblokir agenda industri musik live, pendapatan rapper lirikal itu dari bisnis Dr Greenthumb’s Dispensary miliknya telah menjadi apa yang dia sebut sebagai “penghasilan tambahan yang tidak bisa kita dapatkan lewat tur sekarang”.

Baca juga: Snoop Dogg Berbesar Hati Dan Meminta Maaf Kepada Gayle King Secara Terbuka

Rapper veteran itu menambahkan: “Awalnya, memang terjadi lonjakan keuntungan. Semua orang datang pada minggu pertama (dari pandemi Covid-19), dan menimbunnya. Orang-orang ingin bertahan melalui situasi ini – dan itulah satu hal yang bisa dilakukan ganja untuk membantu Anda”.

Setelah hukumnya dibuat legal untuk pertama kalinya pada tahun 2015, apotik ganja dianggap sebagai “bisnis yang penting” di wilayah California dan Washington dan mereka tetap dibuka di berbagai negara bagian yang hukum ganjanya sudah legal (seperti Colorado) di tengah-tengah lockdown yang disarankan negara untuk memperlambat penyebaran virus Corona. Jadi, para artis yang memiliki bisnis ganja – seperti perusahaan besar Leafs by Snoop milik Snoop Dogg dan jenis ganja Rabbit Hole milik Jenny Lewis – menemukan diri mereka dengan sumber pendapatan ekstra yang dapat mengimbangi beban ekonomi akibat penundaan/pembatalan tur atau konser live selama masa-masa yang mendatang.

Salah satu artis itu adalah sang gitaris veteran asal Meksiko, Carlos Santana, yang memotong tur Eropa-nya dan kemungkinan akan membatalkan serangkaian konsernya di Las Vegas mendatang. Tetapi produk ganja THC dan CBD-nya akan diluncurkan sesuai dengan rencana beberapa minggu ke depan, melalui media sosialnya. “Kami sedang mengikuti aturannya,” kata manajer Carlos Santana, Michael Vrionis.

“Carlos Santana selalu mendukung ganja terutama untuk aspek pengobatan atau medis – di situlah kepentingan ganja berada – tetapi sisi komersialnya juga sangat menarik”.

Penjualan ganja legal di AS melonjak pada pertengahan Maret, bersamaan dengan masa karantina virus Corona di seluruh negara. Dan meskipun angka penjualannya telah menurun sejak saat itu, industri ganja nampak relatif stabil pada saat dimana berbagai konser musik dan pertandingan olahraga live dan juga industri perjalanan sedang terhenti dalam skala global.

Para artis yang pro-mariyuana telah lama berinvestasi ke bisnis ganja ketika bisnis konser sedang berkembang. Selain Jenny Lewis, Snoop Dogg dan Santana, Wiz Khalifa juga telah meluncurkan jenis ganjanya sendiri yang sangat terkenal bernama Khalifa Kush, lalu Nathaniel Rateliff and the Night Sweats juga telah menambahkan nama mereka ke merek vape THC milik Willie Nelson yang disebut Nightstache Collection. Gene Simmons (KISS) adalah salah satu investor dari merek tersebut.

“Artis-artis melihatnya sebagai peluang investasi – dan itu sangat masuk akal, untuk melakukan variasi bisnis dengan cara itu,” kata Elizabeth Hogan, salah satu pendiri GCH Inc., sebuah perusahaan pengembangan properti yang memiliki bisnis ganja Willie’s Reserve. “Tetapi industri ganja harus mengatasi pandemi ini juga, jadi kita semua tetap berhati-hati dan bijaksana. Tapi itu pasti akan berjalan penuh harapan”.

Baca juga: Snoop Dogg Kritik Gayle King Atas Komentar Tidak Sopannya Mengenai Kobe Bryant

Bagi artis seperti B-Real, bisnis ganja saat ini terasa sangat melegakan. “Saya beruntung bisa masuk ke industri ganja beberapa tahun yang lalu,” katanya. “Pembukaan tokonya adalah anugerah dari Tuhan”. Dan menurut penelitian belum lama ini oleh pakar ganja Prof. Musri Musman di Aceh bahwa kandungan ekstrak zat Cannabidiol dalam ganja dapat menangkal virus Corona. Berita selengkapnya silakan tanya ke Mbah Google.

Penerjemah: Fajar Nugroho
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Lollapalooza

    Lollapalooza Festival Sediakan 1.200 Tiket Gratis Bagi Yang Mau Divaks...

    Crowdsurfing di Lollapalooza 2019 (Foto: Erika Goldring/FilmMagic). Lollapalooza, salah satu festival musik dan seni terbesar di Amerika Serikat (AS) sedang

    on Jun 12, 2021
    Konser Punk

    Konser Punk Di AS Jual Tiket $18 Buat Tervaksinasi, $1000 Yang Belum

    Crowd di sebuah Punk Rock Show (Foto: Melinda Oswandel). Konser punk yang satu ini termasuk hal yang baru. Seorang promotor konser di Florida, Amerika Serik

    on May 30, 2021
    Eric Clapton

    Eric Clapton Tangannya Mati Rasa 2 Minggu Pasca Divaksin AstraZeneca

    Eric Clapton (Foto: via Facebook). Eric Clapton belum lama ini dikabarkan gusar dengan vaksin Covid-19. Gitaris legendaris ini merinci pengalaman saat keseh

    on May 16, 2021
    James Hetfield

    Pentolan Metallica Skeptis Soal Vaksin, Dari Kecil Tidak Pernah Divaks...

    James Hetfield (Foto: Tim Mosenfelder/Getty Images). Ketika industri konser mulai terbuka lagi, pentolan Metallica, James Hetfield mengakui doi "sedikit ske

    on May 8, 2021