×
×

Search in Mata Mata Musik

Black Sabbath Jualan T-Shirt Untuk Diamalkan Ke Gerakan Black Lives Matter

Posted on: 06/18/20 at 7:30 am

Tom Morello (kiri) memakai t-shirt Black Lives Matter dengan font judul album Black Sabbath (kanan), Masters Of Reality.

Seminggu setelah gitaris Rage Against The Machine, Tom Morello memposting foto dirinya mengenakan t-shirt parodi bertuliskan Black Lives Matter yang ditata dalam gaya font album Masters Of Reality milik Black Sabbath yang ikonik, band heavy metal legendaris itu tampaknya memutuskan untuk memanfaatkan momen dan merilis versi edisi terbatas dari desain tersebut, dengan 100% dari hasil keuntungannya akan diberikan kepada yayasan jaringan global Black Lives Matter.

Baca juga: Dramer Asli Black Sabbath Bill Ward Rilis Lagu Solo Baru, ‘Powder On The Moon’

T-shirt itu tersedia untuk pre-order seharga US$ 25 atau sekitar Rp 350 ribu di tautan ini dan akan segera dikirim sekitar tanggal 14 Juli.

Sejumlah musisi rock dan metal juga telah menyuarakan dukungan mereka untuk para pengunjuk rasa selama aksi protes kematian tragis George Floyd di seluruh Amerika Serikat (AS).

Protes meletus setelah pembunuhan tragis George Floyd, seorang pria kulit hitam tak bersenjata yang meninggal setelah seorang perwira polisi Minneapolis menjepit lehernya ke tanah dengan lututnya selama hampir sembilan menit. Dalam minggu-minggu berikutnya, gerakan Black Lives Matter telah menjadi topik utama sedunia dan mulai beresonansi dengan seruan yang lebih luas untuk memerangi rasisme dari Australia hingga Eropa.

Baca juga: Black Sabbath Umumkan The Vinyl Collection 1970–1978

Gerakan Black Lives Matter diluncurkan pada musim panas 2013 oleh beberapa penyelenggara berkulit hitam, yakni Alicia Garza, Patrisse Cullors dan Opal Tometi setelah George Zimmerman dibebaskan dari kasus pembunuhan sadis Trayvon Martin. Menyusul kematian George Floyd, gerakan ini semakin menarik perhatian. Tetapi beberapa telah mencoba untuk menggunakan argumen balasan dengan label All Lives Matter, yang dipandang sebagai ejekan terhadap gerakan “Black Lives Matter”.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

AC/DC

Album AC/DC "Power Up" Debut No. 1 Chart Billboard 200 Di AS, Australi...

AC/DC. (Foto: Columbia Records). Meski terbilang rocker gaek, sengatan elektrik AC/DC tetap bervoltase tinggi terhadap blantika musik rock dunia. Legenda ha

on Nov 24, 2020
12 Kolaborasi Lagu Cover Rock & Metal Terbaik

12 Kolaborasi Lagu Cover Rock & Metal Secara Social Distancing Terbaik

Tahun 2020 memang penuh tragedi dan menyebalkan tentunya, terutama sejak dimulainya pandemi Covid-19 alias Kopad-Kopid Kagak Jelas ini, di mana seluruh sek

on Nov 23, 2020
Anti-Flag

Anti-Flag Rilis Lagu 'A Dying Plea’ Fitur Tom Morello, DEWAYNE, Marc...

Anti-Flag. (Foto: Josh Massie). Anti-Flag telah memuntahkan lagu terbaru mereka, 'A Dying Plea Vol. 1' dan 'A Dying Plea Vol. 2' kepada dunia, menampilkan D

on Nov 19, 2020
Suspect208

Band Rock Anak-Anaknya Slash, Scott Weiland & Robert Trujillo Debutkan...

Suspect208. (Foto: via London Hudson/Instagram). Suspect208 awal kemunculannya langsung terlihat ke permukaan. Ya iyalah, bagaimana nggak, mereka adalah ban

on Nov 15, 2020