×
×

Search in Mata Mata Musik

Blink-182 Sindir Penyangkal Pandemi Virus Corona di ‘Quarantine’, Lagu Barunya

Posted on: 08/8/20 at 8:30 am

Blink-182 Sindir Penyangkal Pandemi Virus Corona di ‘Quarantine’, Lagu Barunya

Band pop-punk andalan kita yang lagunya ada di mana-mana, Blink-182 akhirnya memenuhi janji mereka untuk merilis sebuah lagu baru, lagunya dikasih judul ‘Quarantine’. Dan untuk lo semua yang nggak puas dengan materi musik Blink-182 pasca kepergian Tom DeLonge hingga saat ini, lo mungkin bisa menemukan sesuatu untuk dinikmati di lagu baru mereka ini.

Baca juga: Kata Travis Barker, Blink-182 Nggak Lama Lagi Rilis Lagu Kolab Dengan Juice WRLD

‘Quarantine’ adalah sebuah lagu skate-punk bertempo cepat yang nggak terdengar seperti lagu-lagu lama Blink-182, dan malah terdengar seperti gaya lagu-lagu melodic punk yang biasa digeber Millencolin, The Offspring era lawas, Bad Religion atau NOFX. Yah, kurang lebih seperti band-band rilisan Fat Wreck Chords. Ini baru punk!

Selain itu, ‘Quarantine’ nggak mencakup vokal atau gitar dari vokalis Blink-182 saat ini, Matt Skiba dari Alkaline Trio. Status Matt Skiba dengan Blink-182 pada saat ini masih belum jelas, tetapi lagu itu hanya dikreditkan kepada Mark Hoppus, Travis Barker dan salah satu penulisnya yang bernama Brian Lee. Hmmm… yup, Mark Hoppus tampil solo mengisi vokal di lagu ini.

Dalam lagu pertama sejak Blink-182 merilis album Nine tahun lalu ini, mereka membahas tentang saran “lockdown” yang diberlakukan secara mandiri sejak permulaan pandemi virus Corona pada awal tahun 2020 untuk mencegah penyebaran virus tersebut.

Mereka tampaknya menyindir secara sarkastik kepada para penyangkal dan peragu pandemi ini, kurangnya persediaan yang diperlukan seperti PPE (personal protective equipment) alias APD (alat pelindung diri) dan ketersediaan tempat tidur ICU (unit perawatan intensif), serta upaya pembukaan kembali yang tergesa-gesa dan naas di negara bagian tertentu, yang mengabaikan tindakan pencegahan keamanan, yang mengakibatkan lonjakan luar biasa dalam kasus virus Corona di seluruh negeri.

Mark Hoppus membuka lagu yang direkam pada Mei 2020 ini dengan mengekspresikan kebosanan hidup selama karantina, mengakui posisinya dalam hidup: “Gue rasa gue diberkati menjadi orang yang sangat bosan ini,” sebagaimana doi bernyanyi. Doi melanjutkan dengan menyarankan doi lebih suka berada di tempat lain, termasuk tugas membosankan yang biasa dikutip seperti pergi ke DMV (Department of Motor Vehicles) atau pada wahana “Star Tours” milik Disney di beberapa lokasi taman hiburan yang memicu mabuk selama perjalanannya. Liriknya juga mengambil pendekatan politik, merujuk pada keyakinan Presiden Donald Trump bahwa virus Corona akan “menghilang pada bulan April” dan mengkritik keputusan toko-toko untuk tetap buka.

Baca juga: Blink-182 Ajarkan Cara Menyebut Nama Mereka yang Benar

Hehehe… Anti-Trump, Pro-WHO dan domba yang siap menuju ladang pembantaian melalui agenda Elite Gombal…eh…Global ternyata mereka. Pendukung suara mayoritas. Lo dengar deh lagu ‘Quarantine’ sambil baca liriknya di bawah ini. Musiknya mah keren.

Blink-182 ‘Quarantine’:

I guess I’m blessed to be so fucking bored
And hiding from this phantom antigen
That wants to send us to the morgue

Quarantine, fuck this disease
I’d rather be on Star Tours or stuck at the DMV
Quarantine, no, not for me
I thought that things were fucked up in 2019
Fuck quarantine

Some people hit the bottle, some people hit the books
Some people storm The Capitol, some second guess parenthood

It’ll disappear in April, just like a miracle
We don’t need social distance, we don’t need old people
So throw the shop doors open and save our economy
We don’t need ICU beds or PPE

Quarantine, fuck this disease
I’d rather watch some magic or do press in Germany
Quarantine, no, not for me
I thought that things were fucked up in 2019
Fuck quarantine

It’ll disappear in April, just like a miracle
We don’t need social distance, we don’t need old people
So throw the shop doors open, save our economy
We don’t need ICU beds, we don’t need PPE

Quarantine, fuck this disease
I’m never shaking hands again and don’t kiss me on the cheek
Fuck quarantine

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Asisten Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Waiting Room

Pionir Skacore Waiting Room Hidup Kembali Via Reissue Album Debutnya

Waiting Room circa 1998. (Foto: via Facebook/Waiting Room). Band veteran pengusung skacore (kombinasi ska, punk rock dan hardcore), Waiting Room telah meril

on Sep 30, 2020
Time Bomb and The Gangs

Lewat 'One Roots', Time Bomb and The Gangs Ajak Bersatu Semua Perbedaa...

Time Bomb and The Gangs. Dari zaman ke zaman perkembangan musik rock cukup signifikan penyebaran dan pengaruhnya di dunia. Nggak sedikit musik ini melahirka

on Sep 29, 2020
Turnamen Lagu Punk

Turnamen Babak Final - NSFL Vs The Rang-Rangs Vs Uncle Bendoth. Vote S...

Vote dengan tulis di kolom komentar di bawah! Caranya gampang, login terlebih dahulu ke akun Facebook atau Twitter lo atau bikin akun sebentar di Disqus.

on Sep 29, 2020
Turnamen Lagu Punk

Turnamen 24 Lagu Punk Rock Indonesia Terbaik 2020 Babak Final – Vote...

Oi oi! Selamat datang di Babak Final dari Turnamen 24 Lagu Punk Rock Indonesia Terbaik 2020, permainan seru untuk menent

on Sep 29, 2020