×
×

Search in Mata Mata Musik

Brian May (Queen) Hampir Meninggal Kena Serangan Jantung Ringan

Posted on: 05/26/20 at 6:00 am

Brian May (Queen).
Brian May saat tampil bersama Queen di Sydney, Australia, Februari 2020. (Foto: Joel Carrett/AAP).

Setelah mengakui otot pantatnya robek saat sedang berkebun awal bulan ini, Brian May kini ungkapkan rincian lebih lanjut tentang insiden yang menyebabkan serangan jantung ringannya yang membuat gitaris legendaris Queen itu “benar-benar hampir meninggal” dengan penemuan tiga arteri yang tersumbat.

Baca juga: Brian May (Queen) Salahkan Budaya Memakan Daging Atas Penyebaran Covid-19

Dalam serangkaian postingan di akun Instagram-nya, musisi kawakan berusia 72 tahun itu mengatakan bahwa seminggu setelah dia dipulangkan karena mengalami cedera saat berkebun, dia tetap merasa sangat menderita sehingga “pada beberapa titik” dia “ingin ‘melompat’ (bunuh diri)”. Brian May masuk kembali ke rumah sakit untuk pemindaian MRI, yang kemudian menemukan adanya saraf siatik yang sangat terkompresi – dia menyimpulkan bahwa itu adalah akibat dari 50 tahun berkarier sebagai gitaris. “Jadi karena itulah aku merasa seperti ada seseorang yang menaruh obeng di bagian punggungku,” jelas Brian May.

Selama “seluruh masa nyeri punggungnya yang memilukan”, Brian May mengatakan dia mengalami sesak dan nyeri dada selama 40 menit yang ternyata merupakan serangan jantung ringan. Brian May lalu kembali masuk ke rumah sakit lagi untuk menjalani angiogram, yang menemukan tiga arteri yang tersumbat. Brian May mengatakan bahwa dia ditekan oleh beberapa pihak untuk menjalani operasi jantung terbuka, tetapi mengambil saran alternatif untuk menanamkan tiga stent (tabung logam) di jantungnya.

Brian May mengatakan bahwa dia terkejut dengan penemuan arteri yang tersumbat, menganggap dirinya seseorang yang secara umum hidup sehat. “Semua orang berkata, ‘Kamu punya tekanan darah tinggi, detak jantung yang intens’, aku tetap bugar dengan bersepeda, punya diet yang baik, tidak terlalu banyak lemak”. Brian May menyarankan agar setiap orang yang berusia di atas 60 tahun harus menjalani angiogram. “Kita semua harus benar-benar melihat diri kita sendiri saat kita sampai pada tahun-tahun musim gugur,” katanya. “Apa yang tampak seperti jantung yang sehat kemungkinan bisa sebaliknya”.

Brian May juga mengatakan bahwa dia telah menggunakan obat pereda nyeri untuk nyeri di kakinya yang disebabkan oleh kompresi saraf siatik, yang sekarang rasa sakitnya lebih “bisa ditahan”. Menjalani masa pengobatan adalah “proses yang mengerikan”, kata Brian May. “Aku tidak tahu apa yang lebih buruk: rasa sakit atau obat pereda nyerinya”.

Sahabat almarhum Freddie Mercury itu lalu mengucapkan terima kasih kepada para dokter dan fisioterapisnya. “Aku sangat bersyukur bahwa aku sekarang memiliki kehidupan yang bisa diarahkan lagi,” ujar Brian May. “Aku sebenarnya sangat mendekati kematian karena ini, tetapi rasa sakit yang aku rasakan berasal dari sesuatu yang sama sekali berbeda”.

Baca juga: Brian May (Queen) Ajak Inggris Untuk Isolasi Selama Krisis Virus Corona

Mengacu pada berbagai berita tentang cedera pantatnya, Brian May mengatakan: “Aku agak lupa bahwa apa pun yang hubungannya dengan pantat akan dianggap lucu oleh orang-orang, jadi aku agak kesal dengan semua hal semacam ‘Brian May merasa sakit di pantatnya'”.

Dalam video lain yang diposting ke akun Instagram-nya, Brian May mengatakan dia “semakin kagum dengan aksi konyol pemerintah dalam menghadapi pandemi ini. Cerita yang luar biasa, ya Tuhan – sungguh katalog yang penuh bencana”.

Brian May baru-baru ini dihujani kritik netizen pada bulan April setelah dia menyatakan bahwa pandemi virus Corona adalah akibat dari “orang yang suka memakan hewan”, meskipun kurangnya konsensus ilmiah perihal asal-usul virus laknat ini.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

12 Kolaborasi Lagu Cover Rock & Metal Terbaik

12 Kolaborasi Lagu Cover Rock & Metal Secara Social Distancing Terbaik

Tahun 2020 memang penuh tragedi dan menyebalkan tentunya, terutama sejak dimulainya pandemi Covid-19 alias Kopad-Kopid Kagak Jelas ini, di mana seluruh sek

on Nov 23, 2020
Saturia

Terinspirasi Dari Mimpi, Saturia Lepas Single 'Lucid' Yang Lebih Melan...

Saturia. Bagi pembaca lama MataMata Musik, pasti belum lupa ingatan dengan Saturia, band rock asal Yogyakarta yang menjadi juara Turnamen 32 Lagu Rock Indon

on Nov 23, 2020
Tirant

Unit Rock Malang Tirant Berbagi Sudut Pandang Lewat Album Perdana “A...

Band rock kelahiran kota Malang, Tirant, berhasil merilis album perdana mereka pada 13 November 2020. Selama lebih dari setahun eksis di scene musik kota M

on Nov 17, 2020
Paraya band

Duo Arek Malang Paraya Bahas Soal 'Tahu Diri' Di Single Slow Rock 'MUN...

Tahun 2020 merupakan tahun yang kelam bagi seluruh orang yang ada di Indonesia. Namun dengan sedikit sisi kreatif, kelamnya tahun 2020 dapat dijadikan unit

on Nov 15, 2020