×
×

Search in Mata Mata Musik

Britney Spears Menulis Buku Novel Metafora Penderitaan Personalnya

Posted on: 10/10/21 at 11:00 am

Britney Spears Menulis Buku Novel Fiksi
Foto: via Instagram.

Britney Spears bisa berlega hati sejak ayahnya tidak lagi menjabat sebagai konservatornya. Sang Diva ini kini sedang sibuk menulis sebuah buku novel. Keterampilan menulisnya yang belakangan ini doi tekuni secara serius. Dan nampaknya doi siap untuk menaklukkan daftar bacaan fiksi sastra bagi para wanita muda.

Baca juga: Britney Spears Akhirnya Berhasil Depak Ayahnya Sebagai Konversatornya

Dalam postingan Instagram yang dibagikan minggu ini, penyanyi tersebut mengumumkan rencana untuk menulis novel debutnya. Plotnya, seperti yang dirangkum oleh Spears sendiri, tampaknya sangat familiar.

“Saya sedang menulis buku tentang seorang gadis yang dibunuh namun arwahnya terjebak dalam limbo karena trauma dan rasa sakit. Dan dia tidak tahu bagaimana menyeberang ke dunia yang dulu dia kenal,” tulis sang bintang pop di bawah unggahan foto tangan memegang pena. “Setelah terjebak dalam limbo selama tiga tahun, dia adalah hantu yang tumbuh subur dari bayangannya di cermin untuk keberadaannya!!!! Dia tidak memiliki siapa pun yang bisa dia percayai tetapi sesuatu terjadi dan dia menemukan cara untuk menyeberang ke dunia tempat keluarganya berada”.

Spears melanjutkan: “Keluar dari limbo dia memiliki keputusan untuk dibuat… menyapa orang yang sama yang membunuhnya atau menciptakan kehidupan yang sama sekali baru!!!! Dia tidak lagi membutuhkan cerminnya… dia menemukan portal dengan mengutip doa-doa tertentu terus-menerus yang memberinya wawasan dan hadiah untuk tidak takut lagi dan keluar dari limbo. Apa yang terjadi ketika protagonis ini ‘menyeberang’, akan kita cari tahu”.

Novel Metafora Bagi Trauma Britney Spears

Mantan pacar Justin Timberlake ini belum membocorkan informasi lebih lanjut tentang karya sastranya. Tetapi siapa pun yang mengawasi gerakan #FreeBritney mungkin menyimpulkan bahwa, dalam prestasi epik proporsi Sylvia Plathian, novel ini sebenarnya bisa menjadi metafora bagi trauma yang doi hadapi saat ayahnya sebagai konservatornya. Penyanyi itu dilaporkan telah mendorong untuk mengakhiri konservatori selama bertahun-tahun, menyuarakan perasaannya dikhianati oleh keluarganya sendiri. Fans bahkan telah melangkah lebih jauh untuk mengidentifikasi apa yang mereka yakini sebagai pesan rahasia SOS di postingan media sosial Spears. Dan media sosial adalah cermin yang paling menakutkan.

Baca juga: Britney Spears ‘Buka-Bukaan’ Tentang Kasus Konservatori Di Pengadilan

Ayah Spears, Jamie, setuju untuk mengundurkan diri sebagai konservator putrinya pada bulan Agustus lalu. Sejak itu, doi tampak sepenuhnya merangkul kebebasan barunya, seperti foto ‘topless’ dan semuanya. Kalian juga dapat mengikuti kisah drama hukum di Controlling Britney Spears, film dokumenter lanjutan baru untuk Framing Britney Spears bulan Februari.

Penulis, Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Britney Spears

    Britney Spears Akhirnya Berhasil Depak Ayahnya Sebagai Konversatornya

    Foto: David Becker/Getty Images. Britney Spears akhirnya bisa bernapas lega setelah sekian lama bertikai dalam ranah hukum dengan sang ayah, Jamie Spears. P

    on Aug 17, 2021
    Britney Spears

    Britney Spears 'Buka-Bukaan' Tentang Kasus Konservatori Di Pengadilan

    Foto: Steve Granitz / Wireimage: Shutterstock. Sepanjang pertarungan hukum dalam kasus konservatorinya, Britney Spears sebagian besar memilih untuk diam. Di

    on Apr 29, 2021
    Britney Spears

    Britney Spears Unggah Video Pakai Lagu BLACKPINK, Rose Merespons

    Jika terjadi interaksi antara artis senior dan junior yang sama-sama beken tentu menjadi sesuatu yang menarik. Terutama bagi fans masing-masing karena bias

    on Apr 28, 2021
    Jamie & Britney Spears

    Ayah Britney Spears Akhirnya Luluh Setelah Kehidupan Putrinya Hancur

    Jamie Spears / Britney Spears. (Foto: Associated Press). Britney Spears merupakan salah satu simbol budaya pop di dekade 2000-an awal. Enggak perlu diraguka

    on Mar 5, 2021