×
×

Search in Mata Mata Musik

Burgerkill “Killchestra”: Persilangan Epik Simfoni Kebisingan

Posted on: 04/20/20 at 11:00 am

Burgerkill "Killchestra": Persilangan Epik Simfoni Kebisingan
Cover mini album Burgerkill Killchestra. (Gambar: Burgerkill).

BURGERKILL
Killchestra
(2020, Revolt)

Oleh Dharma Samyayogi

Fakta: Burgerkill yang dihuni pasangan gitaris Eben dan Agung, vokalis Vicky, bassis Ramdan, dan dramer Putra ini menyuguhkan 6 lagu pilihan mereka, yakni ‘Anjing Tanah’, ‘Penjara Batin’, ‘An Elegy’, ‘Only The Strong’, ‘Angkuh’ dan ‘Tiga Titik Hitam’ yang direkam ulang Burgerkill bersama Czech Symphony Orchestra, grup orkestra dari Praha, Republik Ceko pada awal Maret 2018 lalu. Secara teknis, sesi simfoni orkestra direkam di Cesky Rozhlas Studio, Republik Ceko, namun diaransir oleh Alvin Witarsa dengan diiringi Czech Symphony Orchestra. Untuk musik Burgerkill direkam di Sumber Ria Studio, Jakarta dan sesi vokal direkam di Masterplan Studio, Bandung. Sedangkan mixing dan mastering dikerjakan di Sumber Ria Studio oleh Simon Cotsworth.

Baca juga: Killchestra: Metal Orkestra Oleh Burgerkill Sudah Bisa Menemani Masa Karantinamu

Kelebihan: Intro dan outro asli ‘Anjing Tanah’ berupa petikan gitar akustik bernada syahdu dari album Beyond Coma and Despair (2006) di sini ditampilkan versi megahnya oleh dentingan piano yang lembut dengan balutan aransemen orkestra yang apik. Lagu ini memang pilihan yang tepat, karena memiliki banyak sekali bagan lagu yang bisa dijadikan celah untuk diisi atau ditambahi alunan orkestranya yang berfungsi dengan baik sebagai pengembangan nada di sana-sini, baik progresi riffing atau pun sisipan melodi, terutama pada tiap interlude lagu, sehingga memperkaya khazanah komposisi musiknya.

Sama halnya dengan lagu anthemic Begundal, ‘Penjara Batin’. Penempatan bagian orkestranya selalu tepat dan memperkeren lagunya, terutama pada bagian chorus “Putus asa tiada tara, siksa batin gores jiwa, nyalang hitam, gurat sesal, gelap malam hilangkan akal” yang mengekshibisi “crossover” antara kebisingan ekstrim dan simfoni harmonis secara paripurna nan epik.

Entah memang sudah jalan-Nya atau apa, lagu-lagu dari album era mendiang eks-vokalis Ivan ‘Scumbag’ Firmansyah menjadi highlights EP ini. ‘Angkuh’ membuktikannya sekali lagi kehebatan kolaborasi mereka. Dan sudah suratan takdir bahwa hanya Vicky yang sukses merepresentasikan emosi jiwa teriakan Scumbag.

Lagu pamungkas Killchestra yang paling berhasil bikin “goosebump” sekaligus rasa haru adalah ‘Tiga Titik Hitam’. Penjiwaan dan karakter vokal Fadly yang lirih, berduet dengan Vicky melantunkan bait-bait lirik lagu ini memiliki kekuatan emosional yang luar biasa ketika bersinergi dengan kombinasi musik Killchestra yang multi-layer nan rumit namun dengan hasil akhir yang catchy as fuck.

Kekurangan: Sebagian Begundal menginginkan lebih dari 6 lagu yang ditampilkan dengan alasan karena masih ada lagu-lagu lain dari katalog album Burgerkill yang nggak kalah keren.

Kesimpulan: Karakter sound rekaman musik Burgerkill terasa organik. Sepertinya mereka ingin menangkap vibe suasana konser Killchestra. Sudah tentu terinspirasi dari Metallica S&M yang merupakan album live, kolaborasi antara agresi metalcore Burgerkill dan simfoni orkestra ini merupakan suatu terobosan besar di kancah musik Indonesia. EP ini merupakan lanjutan dari mimpi Burgerkill yang telah terwujud saat menggelar konser orkestra dengan tajuk sama, Killchestra, konser yang diselenggarakan di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Jalan Tamansari, Bandung, Minggu 15 April 2018 lalu. Konser megah yang mengawinkan metal dan orkestra tersebut sekaligus memperingati ulang tahun ke-23 Burgerkill saat itu. Dan EP Killchestra ini secara spesial dipersembahkan untuk almarhum Scumbag dan dirilis bertepatan dengan hari ulang tahun ke-42 salah satu vokalis terbaik yang dimiliki negeri ini.

Verdict: 9

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Album Hard Rock & Heavy Metal Terbaik

    MataMata Musik: Top 20 Album Hard Rock & Heavy Metal Terbaik Tahun 202...

    Meski 2020 merupakan tahun paling bangsat bagi 99% populasi manusia di Bumi (1% lagi yang nggak kena dampak kehancuran, yang berpesta di atas penderitaan j

    on Dec 31, 2020
    Akbar Haka

    Akbar Haka (KAPITAL) Lampiaskan Kemuakan Via 'Stereotype', Single Debu...

    Akbar Haka, frontman band metalcore dari belantara Kalimantan Timur, KAPITAL seperti nggak pernah kehabisan energi untuk merilis sebuah karya musik monumen

    on Dec 30, 2020
    OPPORTUNIST deathcore

    'Plandemic (Narrow Minded)' Cetus MOSI TIDAK PERCAYA Unit Metalcore Op...

    'Plandemic (Narrow Minded)' adalah single kedua band metalcore asal Pandeglang, Banten Opportunist yang dirilis pada tanggal 18 Desember 2020. Single baru

    on Dec 23, 2020
    Tim Lambesis

    Tim Lambesis (As I Lay Dying) Masuk RS Setelah 25% Dari Tubuhnya Terba...

    Tim Lambesis (As I Lay Dying). (Foto: Dana Willax). Vokalis jawara metalcore As I Lay Dying, Tim Lambesis dirawat di rumah sakit setelah mengalami kecelakaa

    on Dec 17, 2020