×
×

Search in Mata Mata Musik

Cannibal Corpse Ungkap Alasan Merekrut Erik Rutan Sebagai Gitaris Baru

Posted on: 02/3/21 at 9:00 am

Cannibal Corpse. (Foto: Alex Morgan).

Sehari setelah mengumumkan album baru mereka, Violence Unimagined, jawara veteran death metal Cannibal Corpse secara resmi mengumumkan Erik Rutan sebagai gitaris baru mereka. Band ini juga telah meluncurkan single pertama yang berjudul ‘Inhumane Harvest’ dari album barunya yang dirilis pada 16 April mendatang melalui Metal Blade Records.

Baca juga: 30 Album Hard Rock & Heavy Metal Paling Diantisipasi Di Tahun 2021

Erik Rutan adalah salah satu figur publik di scene extreme metal internasional. Doi merupakan vokalis merangkap gitaris Hate Eternal serta seorang produser metal yang memiliki portofolio panjang dan berprestasi. Kini doi bergabung dengan Cannibal Corpse untuk menggantikan posisi Pat O’Brien yang memiliki banyak masalah termasuk kasus kriminal. Yang terakhir menjadi berita utama nasional pada akhir tahun 2018 adalah insiden aneh yang membuat O’Brien membakar sebagian rumah yang disewanya di Florida, menyerang tetangganya, dan mengancam petugas polisi dengan pisau.

Selama penyelidikan, lebih dari 80 pucuk senjata api dan tiga tengkorak ditemukan di kediaman O’Brien. Band ini telah mendukung O’Brien dalam beberapa bulan setelah insiden tersebut, tetapi statusnya di Cannibal Corpse tetap tidak pasti sampai sekarang. Erik Rutan sebelumnya sudah sempat mengisi posisinya selama konser-konser band pada tahun 2019 saat O’Brien menangani masalah hukumnya, yang masih belum terselesaikan.

“Menurut gue perbedaan yang paling menyolok pada album ini adalah penambahan Erik ke dalam band,” kata bassis Cannibal Corpse Alex Webster. “Dia menulis tiga lagu secara lengkap untuk rekaman album ini, musik dan lirik, dan penulisan lagu serta permainan gitarnya telah menambahkan sesuatu yang baru, dan menurut gue gaya musiknya terintegrasi dengan sangat baik ke dalam gaya kami.”

Webster melanjutkan, “Dia adalah teman baik kami, jadi secara pribadi, dia sangat cocok, seperti yang kami tahu akan dia lakukan. Selain itu, dia adalah salah satu pekerja paling keras yang gue kenal, dalam musik atau lainnya, dan dia mempertahankan energi tinggi, sikap positif dalam situasi yang menantang di mana orang lain mungkin condong ke arah yang negatif. Energi dan sikap yang baik ini menular kepada kami semua juga. Itu benar-benar situasi yang sempurna ketika lo menambahkan seseorang ke sebuah band, atau jenis tim apa pun: seseorang yang hebat dalam apa yang mereka lakukan, dan juga menginspirasi orang-orang di sekitar mereka”.

Selain bermain gitar di album Violence Unimagined, sebelumnya Erik Rutan sudah dikenal sebagai produser beberapa album Cannibal Corpse termasuk Torture (2012) dan Red Before Black (2017), dan album terbaru ini menandakan album Cannibal Corpse kelima yang doi produseri secara keseluruhan.

Artwork sampul album Violence Unimagined oleh Cannibal Corpse.
Artwork sampul album Violence Unimagined oleh Cannibal Corpse.

Violence Unimagined Tracklist:
01. Murderous Rampage
02. Necrogenic Resurrection
03. Inhumane Harvest
04. Condemnation Contagion
05. Surround, Kill, Devour
06. Ritual Annihilation
07. Follow the Blood
08. Bound and Burned
09. Slowly Sawn
10. Overtorture
11. Cerements of the Flayed

Single pertama dari album baru, ‘Inhumane Harvest’ merupakan gaya klasik brutalitas death metal Cannibal Corpse yang dikenal para fansnya. Mengenai musik lagu baru tersebut, Alex Webster berkomentar, “Gue rasa kami semua mendorong diri kami sendiri secara teknis di (album) ini, dengan (dramer) Paul (Mazurkiewicz) mungkin yang mendorong paling keras. Album ini mungkin adalah album dengan dram paling intens yang pernah kami kerjakan”.

Baca juga: Komik Serial DC “Dark Nights: Death Metal” Tampilkan 7 Band Metal Top Dunia

Kalau belum dengar single ‘Inhumane Harvest’, silakan headbanging melalui video di bawah ini, dan lo sudah bisa ikutan pre-order album Violence Unimagined di salah satu dari beberapa bundel yang tersedia melalui Metal Blade Records atau secara digital melalui Amazon.

Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Vox Mortis

    Rilis Album Perdana, Vox Mortis Advokasi Secara Death Metal Satwa Tert...

    Vox Mortis. (Foto: Bastart). Vox Mortis adalah band pengusung genre sangar brutal death metal yang menjadi garda depan pembela sekaligus penyambung lidah pa

    on Feb 27, 2021
    Nergal

    Pentolan Behemoth, Nergal Kembali Terseret Kasus Penistaan Agama Di Po...

    Nergal (Behemoth). (Foto: via NME). Vokalis merangkap gitaris Behemoth, Adam Darski yang beken dengan nama panggung Nergal, telah kembali terseret ke dalam

    on Feb 17, 2021
    Album Rock & Metal Paling Diantisipasi 2021

    30 Album Hard Rock & Heavy Metal Paling Diantisipasi Di Tahun 2021

    Tahun 2020 enggak cuma meluluh-lantakkan industri musik, melainkan semua lini kehidupan di dunia. Sementara ini kita memang masih berada di masa pandemi Co

    on Jan 31, 2021
    Carnivored

    Wawancara CARNIVORED Tentang Kisah Di Balik "Labirin" dan Perubahan Mu...

    Carnivored. (Foto: dok. band). Tahun 2021 dibuka oleh gelegar cadas extreme metal album terbaru dari Carnivored, Labirin, yang dirilis oleh Lawless Jakarta

    on Jan 29, 2021