×
×

Search in Mata Mata Musik

Carcass Tunda Perilisan Album Terbaru Mereka Karena Pandemi Covid-19

Posted on: 04/6/20 at 8:30 am

Carcass, 2020.
Carcasss formasi teranyar. (Foto: Nuclear Blast).

Kuartet death metal asal Liverpool, Inggris, Carcass, mengumumkan bahwa tanggal rilis album terbaru mereka, Torn Arteries, telah ditunda gara-gara pandemi Covid-19 atau virus Corona. Album Carcass lanjutan Surgical Steel (2013) ini sebelumnya dijadwalkan pada 7 Agustus 2020 mendatang melalui Nuclear Blast Records.

Baca Juga: Vokalis System Of A Down Bikin Film Dokumenter

Sebelumnya, Carcass muncul di media sosial menulis: “Yah sekarang tidak mungkin album baru kami akan dirilis pada bulan Agustus, dengan pandemi yang sedang berlangsung, para manufaktur CD & vinyl telah ditutup dan distribusi label prosesnya sementara terhenti hingga masa yang tidak dapat diperkirakan. Ada hal-hal yang lebih mendesak untuk diperhatikan saat ini, ya ‘kan? Bersiap-siap, jaga diri kalian, mari kita lihat beberapa bulan ke depan dan kami akan segera merilis album itu setelah semuanya telah kembali normal”.

Sang gitaris band legendaris itu, Bill Steer, baru-baru ini mengatakan bahwa judul album terbaru Carcass berasal dari rekaman demo yang direkam oleh sang dramer pendiri band, Ken Owen, ketika ia masih remaja. “Dia punya semacam band khayalan bernama Torn Arteries dan dia merekam semua itu sendiri di kamarnya dengan gitar, dan dia benar-benar bermain dram dengan kardus dan teriak ke mikrofon,” ujar Bill Steer mengenang kepada Australia’s Heavy. “Dan semuanya sangat terdistorsi, itu terdengar sangat cadas, meskipun pada dasarnya Anda sedang mendengarkan seorang pria dengan semacam gitar Spanyol dan beberapa kardus. Saya pikir Jeff Walker, sang basis/vokalis Carcass, menghargai koneksi itu dengan masa lalu dan fakta bahwa itu adalah sebuah karya klasik Ken Owen yang lainnya. Jadi itu adalah pilihannya, sungguh, dan kami tersangkut pada ide itu”.

Bill Steer kemudian mengatakan bahwa judul Torn Arteries adalah semacam penghormatan untuk Ken Owen, yang menderita pendarahan otak pada tahun 1999 dan sudah tidak pernah bermain dengan Carcass selama lebih dari dua dekade.

“Saya tidak ingat kapan ini muncul, tetapi kami melakukan konferensi pers di sebuah festival, dan saya pikir kami semua setuju bahwa meskipun Ken Owen tidak aktif tampil bersama band sekarang, dia agak terlibat dalam semua yang kami lakukan, secara artistik, karena dia begitu unik – ketika dia bermain dram, pendekatannya sama sekali berbeda,” ujar sang gitaris Carcass. “Dan juga, riff-riff yang dia buat, itu benar-benar luar biasa. Itu sangat menyenangkan untuk dipelajari. Saya masih berpikir, sebagai gitaris, beberapa hal itu sangat tidak ortodoks dan itu cukup menantang. Pengaruh semacam itu masih berjalan melalui apa yang kami lakukan hari ini. Sama seperti persahabatan, kami semua masih berhubungan secara teratur, dan itu bagus untuk melihat kehidupan Ken Owen stabil. Pada dasarnya, dia memiliki standar hidup yang baik dan dia adalah orang yang bahagia”.

Ketika ditanya mengenai berapa lama proses merekam album terbaru Carcass, Bill Steer mengatakan: “Saya tidak bisa memberi tahu Anda, karena itu dilakukan dalam beberapa bagian, dan itu adalah pertama kalinya kami benar-benar melakukan ini. Di masa lalu, biasanya ada satu sesi, atau mungkin beberapa sesi panjang, sedangkan ini adalah seminggu merekam di sini dan seminggu lainnya di sana. Jadi itu terasa seperti waktu yang lama. Saya tidak bisa secara persis memberi tahu Anda berapa hari atau berapa minggu. Dan jelas, kontrol kualitas adalah faktor yang sangat utama bagi kami, karena Anda ingin hal itu menjadi sebaik mungkin. Dan fakta bahwa kami merekam tanpa trek bantuan dasar, semuanya tidak tertata semudah itu, jadi Anda tidak bisa menyalin dan memindahkan sebuah verse atau chorus, seperti yang dilakukan beberapa band pada umumnya. Dan itu merupakan hal yang baik, tetapi itu juga berarti kamu harus menghabiskan waktu lebih lama untuk merekam semuanya”.

Bill Steer juga mengkonfirmasi bahwa lagu baru Carcass ‘Under The Scalpel Blade’, yang dirilis pada Desember lalu sebagai single digital, akan muncul dalam album ketujuh band pionir gore-grind di awal kariernya ini yang akan datang.

“Saya pikir itu adalah salah satu lagu yang lebih konservatif dalam album ini,” kata sang gitaris. “Tidak banyak elemen dalam lagu itu yang benar-benar baru untuk Carcass. Jika Anda coba untutk membedakan dan menganalisanya, pasti ada hal-hal yang mengingatkan para pendengar dengan hal-hal sama yang mungkin telah kami lakukan di masa lalu. Karena berbagai alasan , itu tampaknya menjadi lagu terbaik untuk dirilis pertama”.

Bill Steer juga berbicara tentang penambahan gitaris kedua Tom Draper (dari band Pounder sekaligus mantan personil Angel Witch), yang melakukan debut live-nya dengan Carcass pada Maret 2018 di Netherlands Deathfest di Tilburg, Belanda.

“Tom berasal dari Inggris Selatan, tetapi selama beberapa tahun terakhir, dia tinggal di California,” kata Bill Steer. “Ya, dia baru saja menjadi tambahan yang hebat untuk band. Dia sangat terorganisir dan metodis. Perhatiannya terhadap detail sangat mengesankan, karena butuh banyak kesabaran dan fokus jangka panjang untuk mempelajari hal seperti ini dan benar-benar memahaminya. Tapi, ya, itu benar-benar keahliannya – dia sudah suka hal-hal semacam itu. Dia sangat bagus untuk band ini”.

Ketika ditanya apakah Tom telah berkontribusi dalam penulisan lagu pada album Torn Arteries, Bill Steer berkata: “Tidak. Sejujurnya, sebagian besar materi telah ditulis sejak lama sekali. Mengingat sejarah band ini sejak tahun 80-an, agak sulit untuk mendatangkan pemain gitar baru dan berharap dia menjadi kontributor. Karena konser live adalah satu hal, tetapi sesi studio adalah hal lainnya, semacam situasi mikroskopis di mana segala sesuatu, secara artistik, menjadi sangat sangat terdeteksi. Itu adalah hal sama yang terjadi dengan album Surgical Steel. Beberapa orang mungkin mengira bahwa ada dua gitaris dalam album itu, tetapi sebenarnya tidak ada. Ini adalah proses yang panjang untuk merekam jenis musik seperti ini, atau setidaknya dengan band ini – saya menganggap metode ini mungkin sama dengan band-band lain dalam genre kami – tetapi hanya ada satu hal yang membuat segalanya bergerak sedikit lebih cepat, jika Anda memiliki satu gitaris yang dapat melakukan apa saja sebaik mungkin”.

Surgical Steel terjual sekitar 8.500 kopi di Amerika Serikat (AS) pada minggu pertama perilisannya dan debut pada posisi No. 41 di chart Billboard 200.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Christian Muenzner

Gitaris Virtuoso Christian Munzner Kembali Memperkuat OBSCURA

Christian Munzner. (Foto: dok. Obscura). Setelah istirahat selama enam tahun, gitaris shredder kebangsaan Jerman Christian Münzner telah bergabung kembali

on May 28, 2020
Metal Ice Cream Truck

Truk Es Krim Dari Neraka "Nge-Prank" Anak-Anak Dengan Musik Extreme Me...

Extreme Metal Truck yang menghantui Minneapolis. Jika kamu kebetulan berada di Timur Laut negara bagian Minneapolis, Amerika Serikat (AS), berdiri di tempat

on May 27, 2020
Behemoth

Behemoth Rilis Versi Brutal Lagu The Cure 'A Forest' Dari EP Barunya

Nergal, Behemoth (Foto: Raymond Ahner), Robert Smith, The Cure (Foto: Debi Del Grande). Behemoth telah meluncurkan lagu cover klasik milik The Cure, 'A Fore

on May 19, 2020
Malevolent Creation.

Ryan Taylor Eks-Solstice Kini Menjadi Vokalis Malevolent Creation

Malevolent Creation formasi album 'The 13th Beast'. (Foto: Facebook MC). Band death metal legendaris Amerika Serikat (AS), Malevolent Creation (MC) belum la

on Apr 26, 2020