×
×

Search in Mata Mata Musik

Cardi B Merespon Pembantahan Idris Elba Mengenai Konspirasi Tes Virus Corona

Posted on: 03/27/20 at 6:05 am

Cardi B respon Idris Elba.
Cardi B (Foto: Dave Kotinsky/Getty Images).

Rapper cewek yang penuh aksi Cardi B, tampaknya telah menanggapi kritik sang aktor Idris Elba, yang telah membantah sebuah teori konspirasi mengenai bagaimana selebriti telah dibayar untuk mengatakan bahwa mereka dinyatakan positif terkena virus Corona.

Dalam sebuah video IG TV baru — di mana Cardi B terlihat mengenakan masker wajah — sang rapper menyampaikan pendapat bahwa karena alat tes virusnya terbatas, pejabat kesehatan mendesak warga Amerika Serikat (AS) untuk hanya melakukan tes jika sudah ada gejalanya. Situasi ini menjadi membingungkan bagi publik karena sejumlah selebriti telah memiliki akses untuk dites tanpa terlihat sakit sama sekali.

Baca juga: Cardi B Berikan Opininya Yang Blakblakan Mengenai Virus Corona

Cardi B mengatakan bahwa Presiden Trump menimbulkan kebingungan ketika ia memberi tahu masyarakat umum, “‘Jangan melakukan tes karena kami tidak memiliki alat tes yang cukup untuk semua orang.’ Tetapi jika seorang selebriti mengatakan, ‘Hei, dengar, saya tidak punya gejala, saya merasa baik, saya merasa sehat, saya tidak merasa apa-apa, tetapi saya coba melakukan tes dan saya positif untuk virus Corona’ — yang akhirnya menyebabkan kebingungan. Itu membuat orang menjadi seperti, ‘Oke, tunggu sebentar sekarang. Saya tidak memiliki gejala, tetapi saya tahu saya keluar rumah pada hari ini dan hari itu. Sial, saya mungkin terjangkit virusnya. Sial, saya takut karena saya berada di sekitar anak saya, saya di sekitar kakek-nenek saya. Apa yang harus saya lakukan?’” lanjut Cardi B.

Cardi B kemudian membahas beberapa kegagalan prosedur kesehatan umumnya, termasuk mengisolasi diri Anda saat Anda dinyatakan positif. “Banyak orang tinggal di apartemen kecil dengan banyak orang,” lanjut Cardi B, menjelaskan betapa mudahnya bagi warga untuk menginfeksi pasangan dan anak-anak mereka. “Selain itu, banyak selebriti memiliki kemewahan untuk membayar US$ 34.000 (Rp 549 juta) atau berapa pun biayanya untuk melakukan tes dan dirawat. Banyak dari orang-orang ini tidak memiliki uang itu! Beberapa orang bahkan tidak punya cukup uang untuk membayar perawatan kesehatan umum!”.

“Ini seharusnya bisa dicegah berbulan-bulan yang lalu ketika mereka mengetahui dampak yang terjadi di Cina. Mereka seharusnya tidak menagih biaya Medicaid, asuransi kesehatan, dan semua omong kosong itu. Ini semua salah pemerintah karena telah membiarkan virus masuk ke negara kita”.

View this post on Instagram

I said what I said

A post shared by Cardi B (@iamcardib) on

Argumen di antara Cardi B dan Idris Elba dimulai pada awal minggu ini, ketika rapper itu muncul di Instagram dan menuntut agar pemerintah AS meningkatkan responsnya terhadap pandemic COVID-19. Pada satu titik selama video, Cardi B ‘menyenggol’ para pemain bola basket NBA yang dites bahkan ketika mereka tidak menunjukkan gejala.

“[Pemerintah] tidak benar-benar jujur. Beritahu saya mana yang benar dan mana yang salah. Saya mulai merasa seperti kalian semua membayar selebriti untuk mengatakan bahwa mereka terjangkit virus Corona. Jika memang benar… bayar saya juga dong”.

Idris Elba — yang dites positif virus Corona — membahas teori konspirasi yang dibahas Cardi B itu dalam sesi Instagram Live baru-baru ini. Dan meskipun secara spesifik Idris Elba tidak menyebut Cardi B, dia secara tegas marah dengan pusat “kebodohan” yang memulai teori ini.

“Saya pikir debat tentang siapa yang kaya dan miskin dan siapa yang terjangkit virus dan siapa yang tidak, saya pikir, itu semua bukan debat yang sehat,” kata Idris Elba, yang pasangannya, Sabrina, juga dinyatakan positif COVID-19. “Itu seperti, saya mendapat tes tetapi saya juga mendapatkan COVID. Apakah itu membuat saya istimewa? Saya tidak mengerti itu”.

Baca juga: Cardi B Tagih Royalti Dari Lagu Viral ‘Coronavirus’ Yang Menampilkan Suaranya

Idris Elba melanjutkan, “Saya pikir negatifitas terhadap orang melakukan tes itu tidak produktif. Saya tidak melihat apa yang orang dapatkan dari itu. Dan ide mengenai seseorang seperti saya mau dibayar untuk mengatakan saya menderita virus Corona? Itu omong kosong yang mutlak. Itu terlalu bodoh. Orang-orang ingin menyebarkan itu seolah itu berita. Itu bodoh. Itu adalah cara tercepat untuk membuat orang sakit karena tidak ada manfaatnya bagi saya dan Sabrina untuk duduk di sini dan mengatakan jika kami terjangkit virus atau kami tidak. Saya bahkan tidak mengerti logika dalam teori itu”.

Saat menjelaskan lebih rinci, Idris Elba mendesak para followers-nya untuk memahami bahwa ini “bukan film”, tetapi ini benar-benar kehidupan nyata.

“Saya bukan seorang aktor sekarang,” katanya. “Saya hanya seorang manusia dan kebetulan berada di mata publik. Jadi saya ingin orang-orang mengerti bahwa ini sangat nyata. Saya merasa tidak istimewa karena saya melakukan tes karena saya benar-benar terkontaminasi”.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Bassis Steve DiGiorgio (Testament).

Bassis Testament Steve DiGiorgio Positif Terjangkit Virus Corona

Bassis Steve DiGiorgio (Testament) tampil di The Joint di dalam Hard Rock Hotel & Casino pada 26 Maret 2016 di Las Vegas, Nevada.(Foto: Ethan Miller/Getty

on Apr 5, 2020
Taylor Swift

Taylor Swift Bantu Toko Musik Di Nashville Bertahan Dari Dampak Covid-...

Taylor Swift di pemutaran perdana "Taylor Swift: Miss Americana" di Park City, Utah. (Foto: Charles Sykes). Seperti kebanyakan bisnis kecil lainnya yang har

on Apr 5, 2020
P!nk positif Covid-19.

P!nk Dan Putranya Sempat Dites Positif Corona Hingga Dinyatakan Sembuh

P!nk (Foto: Joel C Ryan/Joel C Ryan/Invision/AP). Penyanyi superstar P!nk mengungkapkan bahwa ia telah dites positif Covid-19 atau virus Corona dan menjadi

on Apr 5, 2020
6ix9ine

Tekashi 6ix9ine Dibebaskan Lebih Awal Dari Penjara Karena Khawatir Vir...

Tekashi 6ix9ine (Foto: Instagram.com/@6ix9ine). Rapper Tekashi 6ix9ine dibebaskan dari penjara Kamis pagi untuk melayani bulan-bulan terakhir dari hukumanny

on Apr 4, 2020