×
×

Search in Mata Mata Musik

Cardi B Wawancarai Bernie Sanders Membahas Krisis Covid-19 dan Donald Trump

Posted on: 04/16/20 at 11:00 am

Bernie Sanders dan Cardi B.
Bernie Sanders dan Cardi B. (Foto: Getty Images).

Cardi B memiliki banyak pertanyaan dan Bernie Sanders punya jawabannya. Rapper lagu ‘Bodak Yellow’ itu menjadi host bagi sang politisi untuk sesi Instagram Live yang membahas secara mendalam mengenai langkah politik berikutnya, perawatan kesehatan, krisis ekonomi yang dipicu oleh pandemi Covid-19 atau virus Corona, dan tentang bagaimana presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah menangani semuanya dengan salah.

Bernie Sanders kali ini memiliki waktu luang yang lebih banyak dari biasanya karena pekan lalu, sang senator Vermont yang sangat independen itu telah keluar dari kampanye partai Demokrat, meninggalkan Joe Biden sebagai kandidat partai untuk berhadapan dengan Donald Trump dalam pemilu presiden 2020.

Baca juga: Cardi B Marahi Para Fans Mudanya Setelah Bernie Sanders Mundur Dari Pemilu AS

Cardi B mengajukan banyak pertanyaan ke Bernie Sanders. Mengapa dia mendukung Joe Biden, dan mengapa orang AS harus memilihnya?

“Trump menurut aku adalah presiden paling berbahaya dalam sejarah modern AS,” jelas Bernie Sanders. “Ini adalah seseorang yang selalu berbohong, dia tidak percaya kepada ilmu sains, dia meremehkan seluruh virus Corona ini yang telah menyebabkan kematian ribuan orang secara tidak perlu, dia tidak percaya kepada Konstitusi, dia merasa dia berada di atas hukum. Dia adalah berita buruk yang harus dikalahkan”.

Dan Bernie Sanders tampaknya akan melakukan apa saja untuk mencapai tujuan itu.

Demokrat sosialis itu mengartikulasikan apa yang akan ia kontribusikan untuk kampanye Joe Biden. Dia ingin membantu mantan wapres itu menjadi “kandidat yang lebih progresif,” dengan mengambil tantangan untuk menaikkan upah minimum menjadi setidaknya US$ 15 (Rp 238 ribu) per jam untuk setiap rumah, membatalkan hutang siswa bagi banyak orang, bergerak ke “arah yang lebih benar” dalam hal imigrasi, dan reformasi peradilan pidana.

Sambil beberapa kali menahan air mata, Cardi B berbicara tentang frustrasinya akhir-akhir ini pada penutupan perbatasan untuk mengelola penyebaran virus Corona. “Mereka menempatkan kapitalisme, uang, perdagangan, barang, di atas kesehatan kita,” jelas Cardi B.

Baca juga: ‘Coronavirus S**t Is Real’ Dibuat Mural, Cardi B: Ini Membuatku Sangat Bahagia

Politisi berusia 78 tahun itu juga mendesak agar pekerja yang di-PHK dapat terus menerima gaji. “Kita harus membuat (Trump) tawaran yang tidak bisa dia tolak. Kami akan memberi banyak tekanan,” ujar Bernie Sanders. “Kongres harus berani dan membela para pekerja itu”.

Tonton wawancara mereka selengkapnya di bawah ini.

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Lollapalooza

    Lollapalooza Festival Sediakan 1.200 Tiket Gratis Bagi Yang Mau Divaks...

    Crowdsurfing di Lollapalooza 2019 (Foto: Erika Goldring/FilmMagic). Lollapalooza, salah satu festival musik dan seni terbesar di Amerika Serikat (AS) sedang

    on Jun 12, 2021
    Migos

    Migos Akhirnya Rilis Album "Culture III", Fitur Drake, Cardi B, Justin...

    Migos, grup musik hip hop yang berasal dari Gwinnett County, Georgia, Amerika Serikat ini punya kabar gembira. Trio yang terdiri dari Quavo (nama aslinya Q

    on Jun 12, 2021
    Konser Punk

    Konser Punk Di AS Jual Tiket $18 Buat Tervaksinasi, $1000 Yang Belum

    Crowd di sebuah Punk Rock Show (Foto: Melinda Oswandel). Konser punk yang satu ini termasuk hal yang baru. Seorang promotor konser di Florida, Amerika Serik

    on May 30, 2021
    Eric Clapton

    Eric Clapton Tangannya Mati Rasa 2 Minggu Pasca Divaksin AstraZeneca

    Eric Clapton (Foto: via Facebook). Eric Clapton belum lama ini dikabarkan gusar dengan vaksin Covid-19. Gitaris legendaris ini merinci pengalaman saat keseh

    on May 16, 2021