×
×

Search in Mata Mata Musik

Chick Corea, Pionir Dan Ikon Jazz Fusion Dunia Meninggal Di Usia 79 Tahun

Posted on: 02/12/21 at 10:30 am

Chick Corea, Pionir Dan Ikon Jazz Fusion Dunia Meninggal Di Usia 79 Tahun
Chick Corea. (Foto: Concord Records).

Chick Corea, yang dikenal sebagai pionir dan ikon genre jazz fusion dunia, telah meninggal di usia 79 tahun. Menurut postingan di halaman Facebook resminya, Chick Corea meninggal pada 9 Februari karena bentuk penyakit kanker langka yang baru ditemukan belum lama ini.

Baca juga: Unit Post Rock Korea Selatan Cotoba Luncurkan EP Kedua Yang Kuat Elemen Jazz

“Sepanjang hidup dan kariernya, Chick menikmati kebebasan dan kesenangan dalam menciptakan sesuatu yang baru, dan dalam memainkan permainan yang dilakukan artis,” lanjut pernyataan itu. “Dia adalah suami, ayah dan kakek tercinta, dan seorang mentor dan teman yang hebat bagi banyak orang. Melalui kerja kerasnya dan puluhan tahun yang dia habiskan untuk berkeliling dunia, dia menyentuh dan menginspirasi kehidupan jutaan orang”.

Pernyataan itu juga termasuk catatan yang ditulis oleh Chick Corea sebelum kematiannya. “Saya ingin berterima kasih kepada semua orang di sepanjang perjalanan saya yang telah membantu menjaga api musik tetap menyala,” tulis Corea. “Harapan saya adalah mereka yang memiliki firasat untuk bermain, menulis, tampil atau sebaliknya, melakukannya. Jika bukan untuk dirimu sendiri maka untuk kita semua. Dunia tidak hanya membutuhkan lebih banyak artis, tetapi juga sangat menyenangkan.

“Dan untuk teman-teman musisi yang luar biasa yang sudah seperti keluarga bagi saya selama saya mengenal kalian: Merupakan berkah dan kehormatan belajar dari dan bermain dengan kalian semua,” lanjutnya. “Misi saya selalu menghadirkan kegembiraan dalam berkreasi di mana pun saya bisa, dan melakukannya dengan semua artis yang sangat saya kagumi, inilah kekayaan hidup saya”.

Berasal dari Massachusetts, Chick Corea adalah putra seorang pemain terompet jazz, yang memperkenalkannya pada piano pada usia empat tahun. Sebagai seorang anak, doi juga senang bermain dram, yang akan membentuk gaya bermain pianonya yang perkusif. Pada awal dekade 1960-an, Corea pindah ke New York City, di mana doi mulai bermain secara profesional dengan Stan Getz, Mono Santamaria, dan Herbie Mann, di antaranya.

Doi akhirnya menemukan jalannya ke dalam band Miles Davis dan memainkan peran yang berpengaruh dalam beberapa album klasiknya, termasuk Bitches’ Brew dan In a Silent Way. Dengan Corea bermain bersama Davis pada piano elektrik, era ini menunjukan sebagian besar musik Davis yang meninggalkan beat-beat swing dari album-album jazz tradisionalnya untuk mendukung bentuk musik yang lebih bebas dengan memasukkan backbeat rock and roll bersama groove dari gitar dan bass. Sejak itu genre baru ini dikenal sebagai jazz fusion. Fusi antara jazz dan rock and roll.

Pada tahun 1970, Corea meninggalkan bandnya Miles Davis untuk memulai bandnya sendiri. Doi awalnya bekerja sama dengan bassis Dave Holland untuk membentuk band jazz bernama Circle. Doi kemudian meluncurkan proyeknya sendiri yang bernama Return to Forever, yang memadukan unsur-unsur musik Latin dengan rock dan funk. No Mystery, album Return to Forever rilisan tahun 1975, meraih penghargaan Grammy pertamanya.

Selama empat dekade berikutnya, Corea merilis musik dalam berbagai konfigurasi: sebagai artis solo, sebagai duo dengan vibraphonist Gary Burton, dan sebagai pemimpin band termasuk Chick Corea Elektric Band dan Five Peace Band (yang menyatukannya kembali dengan rekan satu bandnya di album Miles Davis, Bitches Brew, John McLaughlin).

Secara keseluruhan, Corea telah memenangkan 23 Grammy Awards dan 60 nominasi selama kariernya yang cemerlang. Pada tahun 2006, doi adalah penerima Penghargaan Jazz Masters NEA, dan pada tahun 2018, doi dianugerahi Penghargaan American Eagle dari Dewan Musik Nasional atas pengabdiannya yang luar biasa pada musik Amerika. Penghargaan Grammy terakhir Corea diraih tahun lalu sebagai pemenang Album Jazz Latin Terbaik untuk album Antidote bersama The Spanish Heart Band.

Baca juga: Jimmy Cobb, Dramer Jazz di Album ‘Kind of Blue’ Miles Davis, Tutup Usia

Selamat jalan Master Jazz Fusion, Chick Corea, terima kasih untuk karyamu.

Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Hangga Aly

    Dengan Single 'Seribu Candi', Hangga Aly Tunjukkan Cara Jadi Bucin Yan...

    Hangga Aly. (Foto: dok. Hangga Aly). Musisi asal Surabaya, Hangga Aly, merilis debut single debut yang berjudul 'Seribu Candi' pada 27 Desember 2020 lalu. S

    on Feb 1, 2021
    Red Cherry

    Band Pop Samarinda Red Cherry Tuangkan Kisah 2020 Versinya Via Lagu 'E...

    Bagaimana tahun 2020 versi lo? Tahun 2020 menjadi tahun yang paling bersejarah. Nggak bisa dipungkiri sebagian orang atau mungkin semua orang, tahun 2020 m

    on Dec 15, 2020
    Satmore

    Ungkapan Ikhlas Melalui Single Ketiga Satmore, 'I Will Be Fine' Yang P...

    Satmore (sebelumnya bernama Blackpepper) adalah band Pop Jazz kelahiran Bandung yang dibentuk pada 1 November 2014, dari aktivitas ekstra kulikuler musik d

    on Oct 14, 2020
    Bangkutaman

    Bangkutaman Perkenalkan 'Dinamika', Single Baru Instrumental Jazz Psyc...

    Bangkutaman (Foto: Palm House Records). Bangkutaman resmi memperkenalkan single terbarunya bertajuk 'Dinamika', yang dirilis secara resmi di layanan streami

    on Sep 19, 2020