×
×

Search in Mata Mata Musik

Chuck Billy (Testament) Cerita Pernah Mau Jadi Vokalis Sepultura

Posted on: 05/5/20 at 7:00 am

Sepultura-Chuck Billy-Testament.
epultura (kiri), Chuck Billy (tengah), Testament (kanan).

Dalam wawancaranya dengan Metal Hammer, vokalis Testament yang badannya segede kulkas 4 pintu, Chuck Billy melihat kembali sejarah band ikon Bay Area Thrash itu, mengingat perkenalan awalnya dengan scene musik thrash metal, bergabung pada tahun 1986 tiga tahun setelah band ini didirikan, hampir berhenti untuk bergabung dengan Sepultura pada tahun 1997, dan banyak lagi.

Ketika ditanya, “Kapan kamu pertama kali mengetahui tentang scene musik thrash?”, Chuck Billy menjawab:

“Kami waktu itu sedang berada di Dublin, California, Amerika Serikat (AS) yang hanya sekitar 45 menit di atas bukit dari San Francisco dan Bay Area. Salah satu temanku, Willy, dari band Rampage, kemudian di Lȧȧz Rockit, yang merupakan band metal populer di Bay Area. Itu membuat kami terpapar terhadap banyak hal yang terjadi pada saat itu. Kami biasa minum, berpesta dan jalan-jalan nongkrong, jadi kami ada di antara semuanya. Itu semua adalah pesta rumahan dan pesta klub dan pesta studio setelah selesai konser.

Baca juga: Vokalis Testament Chuck Billy Dan Istrinya Positif Virus Corona

“Lalu Exodus mengeluarkan demo mereka dan semua orang menyukainya: ‘Wow, apa-apaan ini? Sialan’. Dan tentu saja, Metallica dan Slayer kemudian muncul dan bermain, dan semuanya mulai terjadi dengan cepat.

“Ruthie’s Inn adalah tempat tongkrongan utama untuk thrash metal. Pemiliknya, Wes, biasa membiarkan sekelompok anak muda masuk. Kami biasa minum di bawah umur, mencuri berbagai botol alkohol dari bar”.

Testament masih bernama Legacy sebelum kamu bergabung. Apa yang kamu pikirkan tentang mereka saat pertama kali melihat mereka? Apakah kamu berpikir, ‘Mereka membutuhkanku dalam band ini’?

“Mereka sangat bagus. Zet (vokalis orisinil Testament dan vokalis Exodus saat ini, Steve ‘Zetro’ Souza) dulu adalah sahabat adik laki-lakiku, jadi aku pergi menonton konser mereka di Alameda. Eric Peterson dan saudaranya, Derek, bermain gitar, dan mereka semua mengenakan kerah pendeta. Itu sangat menghibur. Seperti, ‘Wow, orang-orang ini cukup bagus’.

“Tidak lama setelah itu, Alex Skolnick (gitaris) bergabung dengan band (pada tahun 1983) dan membuat demo (pada tahun 1985), dan saat itulah Zet menyetel demo tersebut kepadaku dengan tiga lagu. Aku seperti, ‘Wow, ini lagu-lagu yang benar-benar matang dari bocah-bocah yang kulihat manggung belum lama ini’.

“Ketika Zet memutuskan untuk keluar dan bergabung dengan Exodus (pada tahun 1986), dia seperti menyerahkan tongkat estafet kepadaku, ‘Telepon Alex, mereka membutuhkan vokalis sekarang’. Pada saat itu, aku, seperti (meyakinkan diri), ‘OK, aku akan menemukan band yang akan aku ikuti dan menjadi bagian darinya’. Dan aku berjalan tepat ke band itu. Waktunya sangat sempurna”.

Sepertinya kamu tidak perlu terlalu meyakinkan untuk bergabung dengan mereka. Tetapi apakah mereka yakin denganmu?

“Mereka memakai jaket kulit dan menyukai Slayer dan Mercyful Fate. Mereka seperti, ‘Aku tidak tahu tentang orang ini, dia memakai Spandex dan rambutnya berombak’. Mereka sangat menentangku untuk tidak menjadi vokalis, tetapi aku mendapatkan audisi.

“Aku pergi ke audisi tetapi ruangannya sangat kecil sehingga kami semua tidak bisa masuk ke dalam ruangan. Aku hanya meletakkan speaker PA-ku di ruangan dan aku berdiri di lorong melihat dari pintu, dan aku menyanyikan tiga lagu yang mereka rekam di demo, dan aku pikir aku sukses memukau mereka.

“Mereka berkata, ‘Oke, kamu berhasil tetapi kamu harus berpakaian berbeda. Kamu harus mengenakan denim Levis, jaket kulit dan t-shirt. Nggak ada lagi spandex-spandex! Itu adalah titik balik dalam hidupku”.

Apakah keadaannya pernah menjadi sangat buruk di tahun 1990-an sehingga kamu nyaris berhenti?

“Umm, iya. Pada tahun 1997, aku mengikuti audisi untuk Sepultura (setelah Max Cavalera berhenti). Itu tepat pada titik di mana kesepakatan dengan label selesai, kami tidak memiliki band, itu benar-benar sulit. Aku berpikir, ‘Mungkin aku hanya harus mencari band lain yang sudah mapan di luar sana’.

“Tetapi aku datang terlambat ke undangan pestanya Sepultura. Aku terlambat menyerahkan demoku. Mereka mengatakan, ‘Oh, kami menyukainya, tetapi kami sudah memberi tahu Derrick Green bahwa dia mendapat job-nya’. Tetapi hal-hal terjadi karena suatu alasan”.

Yup, takdir Chuck Billy memang menjadi frontman Testament, dan semua fans beserta lainnya pasti setuju. Kebayang nggak kalau Chuck di Sepultura? Hihi. Bagi yang belum pernah mendengarkan demo tape-nya Legacy, bersyukur ada seorang fan yang mentransfernya ke audio mp3 kemudian mengunggahnya ke YouTube sehingga kita semua bisa mendengarkannya. Check this out.

Sumber: Metal Hammer
Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Sang Juara Thrash

    Sang Juara Turnamen 32 Lagu Thrash Metal Klasik Internasional

    Akhirnya setelah Babak Final Megadeth Vs Metallica kita tiba di penghujung Turnamen 32 Lagu Thrash Metal Klasik Internasional. Untuk mengumumkan Sang Juara

    on Apr 4, 2021
    Megadeth Vs Metallica

    Turnamen Babak Final – Side A: Megadeth Vs Metallica. Yuk Vote!

    Megadeth Vs Metallica, sounds killer, huh? Vote dengan tulis di kolom komentar di bawah! Caranya gampang, login terlebih dahulu ke akun Facebook atau

    on Apr 1, 2021
    Turnamen Thrash Final

    Babak Final: Turnamen 32 Lagu Thrash Metal Klasik Internasional

    Tabik HEAVY Militia! Selamat datang di Babak Keempat Turnamen 32 Lagu Thrash Metal Klasik Internasional. Beberapa hari lalu, kita telah memainkan B

    on Apr 1, 2021
    Metallica Vs Sepultura

    Turnamen Babak 4 – Side B: Metallica Vs Sepultura. Yuk Vote Sekarang...

    Metallica Vs Sepultura, sounds killer, huh? Vote dengan tulis di kolom komentar di bawah! Caranya gampang, login terlebih dahulu ke akun Facebook atau

    on Mar 29, 2021