×
×

Search in Mata Mata Musik

Corey Taylor Anggap Streaming Musik Bisa Bikin Musisi Bangkrut!

Posted on: 08/7/19 at 2:50 pm

Corey Taylor juga mengungkapkan, pendapatan utama band berasal dari tur dan mungkin sebagian dari merchandise, sementara streaming tidak menghasilkan apa pun.

Vokalis Slipknot dan Stone Sour, Corey Taylor, mengecam Spotify atas pembayaran yang tidak seberapa yang dibayarkan oleh layanan streaming musik tersebut kepada pemegang hak cipta musik.

Bulan Januari lalu, Copyright Royalty Board memutuskan royalti yang diterima para penulis lagu dari streaming berlangganan berdasarkan permintaan akan melonjak 44 persen selama lima tahun ke depan. Spotify, Google, Pandora dan Amazon—empat layanan streaming utama di AS—kemudian mengajukan banding atas putusan tersebut, dengan menyatakan putusan itu merugikan pemegang lisensi musik dan pemilik hak cipta.

Setelah Nils Lofgren dari E Street Band, didirikan Bruce Springsteen, mengeluhkan di Twitter-nya pada Sabtu lalu bahwa artis “tidak mendapat bayaran atas karya [mereka]” sementara Spotify “bernilai miliaran [dolar],” Corey Taylor merespons, “Tidak ada orang yang membahas soal ini. Dan meskipun Kongres telah mengeluarkan aturan untuk memperbaiki hal ini, hampir semua layanan streaming MENGAJUKAN BANDING, yang berarti kami MASIH tidak dibayar atas karya kami. Tapi kalau kamu masih ingin terus streaming, silakan saja…”

Kemudian dia melanjutkan “Band-band seperti Slipknot dan Stone Sour HARUS melakukan tur. Ini satu-satunya cara kami dapat menghasilkan uang. Merchandise membantu, tetapi perusahaan merchandise mengambil bagian terbesar. Streaming bikin artis—lama DAN baru—bangkrut.”

Corey juga mengklarifikasi kalau dia tidak ada masalah personal dengan streaming itu sendiri. “Saya tidak peduli BAGAIMANA orang mendapatkan musiknya,” ujarnya. “Saya peduli dengan bagaimana PERUSAHAAN yang menyediakannya memberi kompensasi pada orang-orang yang membuat musik itu.”

Corey Taylor mengatakan kalau platform streaming musik bisa membuat musisi bangkrut. (Foto: Ron Elkman/USA Today Network)

Menurutnya, dia masih suka tampil live, tetapi dia ingin punya lebih banyak waktu bersama keluarganya. “Kami terus-terusan tur… Saya punya anak. Saya punya kehidupan,” ujarnya. “Kapan saya akan punya waktu untuk MEREKA?”

Sementara soal bagaimana dia secara pribadi mendengarkan musik, Taylor mengatakan, “Saya membeli album, secara fisik maupun di iTunes. Saya AKAN mengatakan ini; Apple Music adalah SATU-SATUNYA layanan streaming yang TIDAK mengajukan banding. Terima kasih @AppleMusic”

Ketika seorang penggemar menyiratkan bahwa kontrak rekaman pada akhirnya harus disalahkan atas bagaimana para artis dibayar oleh layanan streaming seperti Spotify, Taylor menjawab, “Sekarang ini bukan tentang kontrak karena kontrak tidak mencerminkan layanan itu dengan benar. Dan bahkan kalau layanan streaming membayar label, KAMI masih tidak dibayar. Ini soal PENERBITAN. Mereka menawarkan karya KAMI dan tidak membayarkan itu…. Karena selama LABEL REKAMAN mendapatkan uang MEREKA, mereka tidak PEDULI apakah ARTIS dibayar atau tidak. Atau siapa yang memutar musik mereka—kecuali jika itu kritik di @youtube MAKA MEREKA TIDAK AKAN PEDULI.”

Setelah penggemar lain menanyakan apakah ada satu layanan yang lebih baik daripada yang lainnya di mana penggemar dapat membeli musik secara digital, Taylor membalas, “Layanan apa pun di mana kamu bisa membeli album, atau lagu pada suatu waktu. Bahkan membeli lagu secara satuan memberikan kami penghasilan lebih daripada melalui streaming. Ironinya di sini adalah, jika layanan streaming mematuhi skala pembayaran yang harus dipatuhi Radio, kami semua akan dibayar secara adil.”

Taylor juga menanggapi pendapat salah satu penggemar bahwa band-band seperti Slipknot dan Stone Sour “tidak akan mendapatkan royalti di Spotify” karena layanan itu “memainkan salah satu genre yang paling tidak populer (saat ini).”

Dia menuliskan, “Dengan segala hormat, saya benar-benar tidak percaya dengan konsep kalau rock dan metal tidak populer. Konser kami selalu laris, jumlah [streams] kami juga sama tingginya dengan artis [dari genre] lain dan kami selalu mendapat #1. Ini bukan soal popularitas, karena ini terjadi di SETIAP GENRE.”

Setelah penggemar lain menanyakan mengapa dia tidak menarik musik Slipknot dari layanan streaming kalau dia tidak mendapat kompensasi yang pantas, Taylor menjawab, “Karena kalau kamu bukan pemilik versi master-nya, kamu tidak bisa melakukan apa pun untuk menghentikan apa yang label lakukan.”

Pada 2015 lalu, Taylor menuturkan label rekaman terus kalah dalam persaingan musik digital atau perang pembajakan karena mereka tidak bisa “mengikuti perkembangan teknologi.” Saat hadir dalam “Eddie Trunk Podcast” dia mengatakan, “Di satu sisi, ada orang-orang yang streaming, tetapi mereka kemudian menggunakan itu untuk memutuskan apakah mereka ingin membeli album atau tidak, dibandingkan melakukan pengunduhan ilegal. Tapi kemudian ada sisi lain di mana orang-orang menggunakan itu sebagai, pada dasarnya, radio satelit, di mana itu seperti, ‘Saya hanya akan mendengarkan ini.’ Tapi orang-orang masih membayar biaya langganan untuk itu. Jadi, dalam satu atau lain cara, ekonominya masih berjalan. Hanya saja… Kita tidak bisa mengikuti perkembangan teknologi; itu masalahnya. Ada begitu banyak inovasi yang tidak diketahui pihak berwenang… mereka tidak bisa mendahuluinya.”

Corey Taylor Anggap Streaming Musik Bisa Bikin Musisi Bangkrut!
Perhitungan royalti yang dilakukan oleh layanan streaming musik dianggap bisa merugikan musisi.

Keterangan Foto Utama: Corey Taylor mengaku pendapatan utama band berasal dari tur, sementara streaming tidak menghasilkan apa-apa. (Foto via Blabbermouth)

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Porsche Taycan Akan Jadi Mobil Pertama dengan Apple Music Bawaan

Porsche Taycan, Mobil Pertama dengan Built-In Apple Music

Porsche Taycan tidak hanya akan menjadi mobil serba elektrik pertama dari pabrikan asal Jerman ini, tetapi juga akan menjadi mobil pertama dengan fitur aplikas

on Aug 22, 2019

Slipknot Melangkah Pasti ke Puncak Chart AS & UK!

Maggots sedang bersuka cita karena We Are Not Your Kind diperkirakan akan melangkah menuju puncak album charts di Amerika Serikat dan juga Inggris. “ROCK

on Aug 15, 2019
Persaingan Spotify & Apple Music di Ranah Podcast!

Persaingan Spotify & Apple Music di Ranah Podcast!

Dua raksasa streaming musik ini berlomba menguasai pasar podcast dengan investasi dan akuisisi, tetapi ini masih bisa dimenangkan siapa saja. Entah kalian m

on Aug 7, 2019
Jimin BTS

3 Lagu Jimin BTS Kumpulkan Total 192 Juta Streams di Spotify!

“Intro: Serendipity,” “Lie,” dan “Serendipity (Full Length Edition)” masing-masing memiliki lebih dari 50 juta streams. Baca Juga: BTS Bikin Pen

on Aug 6, 2019