×
×

Search in Mata Mata Musik

Corey Taylor Sempat Sakit Hati Saat Dilarang Gabung Ke Anthrax Oleh Roadrunner

Posted on: 08/22/20 at 7:00 am

Corey Taylor Sempat Sakit Hati Saat Dilarang Gabung Ke Anthrax Oleh Roadrunner
Corey Taylor, 2019. (Foto: Scott Dudelson, Getty Images).

Corey Taylor menceritakan bahwa label rekamannya, Roadrunner Records pernah menghentikannya dari rencana doi menjadi vokalis Anthrax ketika doi diberikan kesempatan bergabung dengan band thrash metal legendaris itu, lebih dari satu dekade yang lalu.

Baca juga: Corey Taylor (Slipknot) Jadi Artis Fitur di ‘Bitch Slap’, Single Baru Tech N9ne

Pentolan Slipknot dan Stone Sour ini memiliki harapan untuk menggantikan Joey Belladonna (vokalis Anthrax) pasca reuni formasi “klasik” Anthrax pada 2005 dan untuk album lanjutan dari album We’ve Come For You All Anthrax, yang direkam bersama John Bush (mantan vokalis Anthrax) pada tahun 2003.

“Itu adalah sesuatu yang benar-benar jarang kami bahas secara panjang lebar,” kata Corey Taylor saat tampil di acara Trunk Nation Virtual Invasion milik SiriusXM pada 12 Agustus lalu. Lo bisa tonton video lengkapnya di ujung artikel ini. “Itu hanyalah sesuatu yang pernah kami bahas untuk dilakukan seolah-olah hanya sekali, tapi kami (sebenarnya) hanya ingin melihat apa yang mungkin terjadi”.

“Itu sebenarnya dimulai sebagai suatu ide akibat konser akustik yang gue mainkan bersama Scott Ian (gitaris Anthrax) dan Frankie Bello (bassis Anthrax) di sebuah tempat di New York (AS). Dan gue nggak bisa mengingat apa nama tempat itu. Gue tahu itu mungkin adalah klub yang disukai oleh Scott, jadi kami membantu mempromosikan klub tersebut. Dan itu adalah suatu momen yang sangat keren karena ya, seperti, ‘Hei, lo mau ikut memainkan acara ini?’ Gue, seperti, ‘Yoi, bro. Ayo gue ikut’. Jadi kami bertemu, kami makan malam, kami memainkan konser akustik. Dan kemudian, kami semua hanya nongkrong biasa, dan (tiba-tiba) ada kalimat setengah bercanda yang berbunyi, ‘Hei, kira-kira keren nggak ya kalau lo bergabung dengan Anthrax?’ Dan kami semua tertawa, kemjudian kami semua berhenti. Dan kami semua hanya merasa seperti, ‘Hmmm. Itu mungkin menarik sih’”.

“(Topik) itu dibahas di antara Joey dan John Bush, jadi semuanya masih nggak begitu jelas. Itu terjadi sebelum ada, siapa namanya? Dan (Nelson). Dan kami semakin sering membicarakannya, dan itu adalah sesuatu yang sangat gue sukai. Mereka mengirimi gue banyak musik, yang sebagian besar berakhir di album Worship Music (2011) – untungnya ya, karena musiknya sangat bagus. (Musik yang dikirim Anthrax) Nggak ada yang direkam, karena pada hari saat gue seharusnya terbang ke Chicago untuk berlatih dan mulai bikin demo dengan Scott dan dan Charlie Benante (dramer Anthrax), gue menerima telepon dari Roadrunner (label rekamannya Slipknot) yang memberi tahu gue bahwa mereka nggak akan membiarkan gue melakukan itu (rekaman bersama Anthrax). Mereka ingin gue kembali dan merekam All Hope Is Gone (album Slipknot), karena kami masih dikontrak untuk membuat sebuah album Slipknot berikutnya, dan mereka nggak akan mengizinkan gue untuk bergerak bebas. Jujur, gue bahkan nggak tahu apakah orang-orang itu masih (kerja) di Roadrunner. Tapi gue tahu bahwa mereka sangat tegas dan benar-benar hardcore”.

Corey Taylor kemudian melanjutkan: “Ini adalah pertama kalinya gue merasa seperti terpojok. Bukannya gue nggak mau membuat album SLIPKNOT, tapi gue sangat tertarik untuk membuat sebuah album Anthrax. Dan gue ingat gue harus menelepon dan memberi tahu para personil band (Anthrax) bahwa gue nggak akan bisa hadir. Itu bikin gue sangat sakit hati. Tapi, tentu saja, semuanya berjalan baik bagi mereka. Mereka sekarang membuat musik yang sama baiknya dengan musik lama mereka daripada sebelumnya. Yang perlu terjadi adalah persis apa yang perlu terjadi. Gue hanya bersyukur bahwa: a) Gue adalah bagian dari perundingan mereka, dan b), bahwa mereka masih teman-teman gue”.

Baca juga: Corey Taylor (Slipknot) Berikan Cuplikan Perdana Dari MV Lagu Solonya

Anthrax berpisah dengan Joey Belladonna pada Januari 2007, kurang dari dua tahun setelah mereka reuni dengan Joey dan Dan Spitz untuk membentuk formasi “klasik” band pada era tahun 1980-an dan awal 1990-an. Sedangkan John Bush pernah menjadi anggota Anthrax sebelum itu, dari tahun 1992 hingga 2005.

Anthrax ujung-ujungnya bersatu kembali dengan Joey Belladonna pada Mei 2010 dan merekam dua album terakhirnya bersama vokalis berdarah Indian tersebut, yakni Worship Music (2011) dan For All Kings (2016).

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Asisten Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Alex Skolnick

WTF! Alex Skolnick (Testament) Ternyata Bisa Nge-Rap Dan Sudah Merilis...

Alex Skolnick (Testament). (Foto: Kid Logic Media). Gitaris virtuoso Testament, Alex Skolnick sejak lama dianggap sebagai salah satu gitaris thrash metal te

on Oct 14, 2020
Kuasa

Selain Eksplorasi Secara Massif, Album KAUSA "Una In Perpetuum" Bertam...

Sebagai band yang berbasis heavy metal dan punk rock, KAUSA termasuk band yang gemar berpetualang secara musikal. Dan kini mereka menganalogikan diri merek

on Oct 13, 2020
Eddie Van Halen

10 Momentum Riff Terbaik Eddie Van Halen Di Sepanjang Karier Sang Guit...

Flying n' shredding bersama Eddie Van Halen. (Foto: Ebet Roberts, Redferns). Tanggal 6 Oktober 2020 menjadi hari yang suram bagi seluruh umat rock di planet

on Oct 8, 2020
Riley Gale

Nama Riley Gale (Power Trip) Dipakai Oleh Perpustakaan dan Restoran Bu...

Riley Gale saat Power Trip tampil di festival akbar di Jerman, Rock am Ring, 2019. (Foto: Andreas Lawen/Wikimedia Commons). Meninggalnya pentolan dan vokali

on Oct 3, 2020