×
×

Search in Mata Mata Musik

Unit Post Rock Korea Selatan Cotoba Luncurkan EP Kedua Yang Kuat Elemen Jazz

Posted on: 07/1/20 at 8:30 am

Cotoba, band math rock asal Seoul, Korea Selatan.
Cotoba, band math rock asal Seoul, Korea Selatan.

Bicara musik Korea, dalam hal ini Korea Selatan yah, memang identik banget dengan K-pop karena dominasinya yang telah mengglobal. Tapi sebenarnya di negara ini banyak juga genre musik lain yang eksis dalam ekosistem musiknya, contohnya rock. Jangan sampai, kalau Korea tahunya cuma K-pooooooop melulu, hehe. Standar dan terbatas banget wawasan musik kamu.

Mungkin band kelahiran Seoul, Korea Selatan yang satu ini memang asing di telingamu, tapi band yang satu ini keren. Namanya Cotoba. Cotoba belum lama ini merilis EP alias mini album kedua mereka yang berjudul Name of the Seasons pada 30 Juni. Album kedua Cotoba itu hanya berjarak sepuluh bulan dengan rilisan EP debut mereka, Form of Tongue.

EP Name of the Seasons yang berisi 7 lagu ini menampilkan ‘Reyn’, sebuah lagu yang cukup terkenal setelah mengumpulkan 230.000 views saat pemutaran perdananya Februari lalu di NAVER ONSTAGE 2.0 (saluran video live terbesar di Korea Selatan). EP ini juga akan mencakup lagu-lagu versi Jepang dari lagu yang telah disebutkan di atas dan ‘Summer Daytime’, dan sebuah lagu eksklusif yang hanya tersedia dalam bentuk CD-nya.

Cover EP Name of the Seasons oleh Cotoba.
Cover EP Name of the Seasons oleh Cotoba.

“EP ini rasanya lebih kompleks,” ujar gitaris Cotoba, Dafne. Meskipun EP ini tidak sepenuhnya menyimpang dari arah musik band ini pada umumnya, Cotoba bermain dengan elemen jazz dan menunjukkan sedikit sisi agresifnya, yang mana cukup berbeda dari sound bernada tenang dan emosional di EP pertama mereka. Sejak EP kedua ini, Cotoba memantapkan gaya math rock campur post rock-nya. Bagaikan Sigur Ros yang sedang mabuk Casiopea (band fusion jazz legendaris asal Jepang).

Dalam EP baru ini, Cotoba juga memberikan ilustrasi tentang berbagai musim bumi yang berbeda dalam bahasa mereka sendiri. Mereka berharap untuk menekankan bagaimana pengalaman seseorang bisa mirip dengan yang lain meskipun di musim atau waktu yang berbeda.

EP Name of the Seasons telah tersedia secara digital di berbagai platform streaming utama dan di Bandcamp melalui A Spur of the Moment Project sejak 30 Juni 2020.

Cotoba adalah band math rock dan post-rock yang berisi lima anggota yang berbasis di Korea Selatan, mereka adalah DyoN (gitar dan vokal), Dafne (gitar), euPhemia (bass), Marker (dram), dan DjuNaNa (perkusi).

Dalam waktu kurang dari dua tahun, band ini telah memainkan sejumlah konser yang tiketnya selalu terjual habis di Korea Selatan, dan telah banyak melakukan tur di Jepang dan telah berpartisipasi dalam festival musik besar seperti Busan International Rock Festival dan MU: CON 2019. Mereka juga awalnya dijadwalkan untuk tampil di Glastonbury Festival Inggris yang legendaris pada tahun ini yang dibatalkan karena pandemi Covid-19.

Nah, penasaran ‘kan dengan musik Cotoba? Langsung saja dengarkan single ‘Reyn’ di video musiknya.

Sumber: Siaran Pers
Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Virgin Money Unity Arena.

Venue Musik Berkonsep Social Distancing Pertama di Dunia Siap Hadir di...

Virgin Money Unity Arena. Penggemar musik di Inggris mungkin akan lebih cepat merasakan musik live daripada yang diperkirakan beberapa pakar kesehatan. Venu

on Jul 5, 2020
Melomanic

Java Music Prod. Perkenalkan: Melomaniac, Saksikan Livestream Perdanan...

Melomanic: Black American Music Edition persembahan Java Music Production. Kehidupan normal baru telah tiba dan kini saatnya untuk menciptakan cara baru unt

on Jul 1, 2020
Dipha Barus

Dipha Barus Menjadi Salah Satu Performer di Event Livestream Internasi...

Dipha Barus saat beraksi dengan perangkat DJ-nya. Salah satu Disc Jockey ​(DJ) kebanggaan Indonesia, Dipha Barus menjadi salah satu performer di event onl

on Jul 1, 2020
Konser Opera

Gedung Opera di Barcelona Kembali Gelar Konser Dengan 2.292 Penonton N...

Konser opera di Gran Teatre del Liceu, Barcelona (Foto: Emilio Morenatti/AP/Shutterstock). Ada banyak pembicaraan di dunia seni opera akhir-akhir ini tentan

on Jun 25, 2020