×
×

Search in Mata Mata Musik

Creative Waste Gelar Pertunjukan Metal Pertama di Arab Saudi

Posted on: 11/18/19 at 12:04 pm

Sejarah baru tercatat di Arab Saudi, saat band beraliran grindcore Creative Waste mengadakan pertunjukan metal pertama di ruang publik dalam sejarah negara tersebut. Pertunjukan ini menandai langkah maju yang besar bagi ekspresi kreatif di negara yang terkenal dengan aturan ketatnya, yang membuat banyak musisi dipenjara hanya karena tampil di muka umum.

Ranah underground di Saudi telah beroperasi sejak tahun 2009, dengan kehadiran Al-Namrood sebagai band metal paling populer dan provokatif di Arab Saudi. Creative Waste juga telah membangun basis penggemar yang cukup lumayan sebagai satu-satunya band grindcore di Saudi, mengguncang lewat penampilan ‘rahasia’ mereka sejak band ini dibentuk.

Namun, pada 25 Oktober lalu, metal bangkit dari bawah tanah tepatnya di Bohemian Art Cafe di kota Khobar. “Menjelang acara, orang-orang terutama band-band skeptis karena mereka ada di generasi lama,” ucap Fawaz Al Shawaf, pentolan Creative Waste, pada situs Metal Injection.

“Banyak dari mereka bersikap konservatif. Mereka khawatir. Tidak ada yang siap mengambil risiko. Tapi wajar, orang yang menyelenggarakan acara sebenarnya pendatang baru dan anak muda. Mereka tidak tahu apa itu grindcore atau death metal. Jadi mereka tidak familiar dengan musik ekstrem, tapi mereka mengundang kami dan saya pikir ide ini sangat gila sampai saya menerimanya karena ini adalah bagian dari perubahan.”

Baca Juga: Ulasan BABYMETAL – Metal Galaxy, Penjelajahan Dunia Sonik Baru

Creative Waste secara bebas mempromosikan pertunjukan mereka—yang turut menampilkan band doom metal Shamal dan musisi instrumental Madani Zakari—di media sosial. Namun sebagai veteran musik yang telah berkecimpung selama 20 tahun, Al Shawaf awalnya tidak yakin pertunjukan ini akan benar-benar digelar.

“Dulu, hanya kami yang mengadakan [acara] dan orang-orang [datang] dari Jeddah. Acaranya tertutup, hanya dihadiri orang-orang dalam komunitas metal. Dan kemudian entah dari mana banyak orang mulai muncul dan menggelar pertunjukan. Saat itulah masalah mulai terjadi,” jelas Al Shawaf.

“Salah satu band [yang mengadakan pertunjukan] dipenjara selama setahun. Musisi lainnya, dia bukan orang Saudi jadi dia dideportasi ke Suriah dan masuk daftar hitam. Dan setelah itu ranah metal mandek tital karena sekarang band-band ini melihat risikonya terlalu tinggi.”

Yang menjadi kejutan bagi banyak orang, pertunjukan pada 25 Oktober lalu tidak membawa masalah hukum bagi band yang tampil, venue ataupun penonton. “Itu adalah salah satu pertunjukan terbaik yang pernah kami mainkan,” ujar vokalis Creative Waste ini.

“Banyak orang yang datang adalah wajah-wajah yang sudah lama sekali tidak saya lihat. Saya tidak melihat mereka selama lebih dari 10 tahun. Mereka muncul hari itu. Sangat keren. Rasanya semua orang datang kembali. Semuanya mulai optimis. Semua penyelenggara, semua orang di ranah metal sekarang mulai berpikir lebih besar, seolah mereka ingin menggelar pertunjukan yang lebih besar. Saya tidak heran kalau mereka mengadakan pertunjukan terbuka. Mereka benar-benar termotivasi. Dan saya rasa itu akan terjadi, setelah adanya pertunjukan ini. Pertunjukan ini membuktikan kalau hal ini tidak mustahil. Dunia tidak berakhir karena semua orang takut.”

Selamat buat Creative Waste dan semua orang yang ikut serta dalam pertunjukan metal publik pertama di Arab Saudi!

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

Burgerkill Siap Menggempur Nepal Mulai 14 Desember Besok!

E-flyer Mini Tour Burgerkill di Nepal (dok. Burgerkill) Belum begitu lama menuntaskan tour Amerika Serikat sebanyak 16 show selama Oktober 2019 lalu, mesin

on Dec 10, 2019
Mötley Crüe

Mötley Crüe Reuni, Rencanakan Tur 2020 Bareng Poison & Def Leppard

Kemarin (18/11), Mötley Crüe merilis video yang secara resmi mengumumkan reuni mendatang mereka tahun depan, di mana mereka akan tur bersama Poison dan De

on Nov 19, 2019
Hatebreed

Hatebreed Mulai Olah Album Baru yang Akan Meluncur Musim Semi 2020

Awal tahun ini, pionir musik hardcore Hatebreed merayakan ulang tahun ke-25 mereka sebagai band dengan tur anniversary besar-besaran. Sekarang band ini tampak

on Nov 18, 2019
Loudness

Loudness Sukses Getarkan Hard Rock Cafe Jakarta

Selasa malam (12/11), Hard Rock Cafe Jakarta dibanjiri oleh para diehard fans band metal kawakan dari Jepang, Loudness. Konser bertajuk Thunder in the East san

on Nov 14, 2019