×
×

Search in Mata Mata Musik

Dave Grohl (Foo Fighters): “Kami Bisa Saja Berubah Menjadi Death Metal”

Posted on: 11/11/20 at 11:00 am

Dave Grohl (Foo Fighters): "Kami Bisa Saja Berubah Menjadi Death Metal"
Dave Grohl. (Foto: Amy Harris).

Pada akhir pekan lalu, Foo Fighters mengumumkan album baru mereka, Medicine at Midnight, yang akan dirilis pada Februari 2021. Menurut Dave Grohl, album ini akan menampilkan sound yang “fresh” bagi dedengkot alternative rock ini, tetapi sang vokalis tersebut masih berpikir Foo Fighters belum memanfaatkan spektrum penuh dari kemampuan musik mereka. Faktanya, doi mengatakan musik bandnya memiliki potensi untuk mengeksplorasi secara musikal, berkisar dari death metal hingga gaya musiknya The Carpenters. Eiit…tunggu dulu, death metal, WTF?! Drastis banget, Om? Hehe.

Baca juga: Foo Fighters Umumkan Perilisan Album Baru Seraya Melepas Single ‘Shame Shame’

Beberapa bulan sebelum mengumumkan Medicine at Midnight, mantan penggebuk dram Nirvana ini membandingkan album baru tersebut dengan Let’s Dance karya David Bowie, yang menampilkan lebih banyak elemen groove dan dance daripada album-album sebelumnya dari mendiang legenda rock itu.

Dalam suatu wawancara baru dengan SiriusXM, Dave Grohl menjelaskan, “Kami semua tumbuh besar dengan mencintai album-album rock and roll yang bisa membuat lo terpesona, seperti The Cars, atau David Bowie Let’s Dance atau The Power Station atau The Rolling Stones Tattoo You. Kami beruntung karena semua orang di band kami memiliki pengaruh yang beragam dan semua orang menyukai jenis musik yang berbeda”.

Dave Grohl kemudian melanjutkan untuk berbicara tentang potensi Foo Fighters yang belum tergali sebagai sebuah band, meskipun sudah ada selama 25 tahun. “Sejujurnya gue pikir kami mampu melakukan hampir semua hal. Jika kami memikirkannya, kami bisa menjadi bunglon dan berubah menjadi band death metal atau kami bisa seperti The Carpenters. Kami hanya perlu memutuskan, berkumpul dan membuat keputusan seperti, ‘Baiklah, kita mau pergi ke mana? Kemana kita akan memutar kemudi?’. Dan kali ini kami melakukannya untuk membuat album (bernuansa) pesta ini”.

Mengenai single pertama album baru, ‘Shame Shame’, yang dibawakan band ini di Saturday Night Live pada akhir pekan lalu, Dave Grohl menjelaskan bahwa lagu tersebut nggak menggambarkan musik lagu-lagu lainnya di album baru. “Itu sangat gelap,” katanya tentang single itu. “Lagu itu sebenarnya bukan pesta. Maksud gue, lagu ini memiliki groove yang nggak seperti yang pernah kami lakukan sebelumnya dan memiliki dinamika, getaran, dan nada yang nggak seperti yang pernah kami lakukan sebelumnya. Karena itulah gue ingin merilisnya terlebih dahulu”.

Medicine at Midnight akan dirilis pada 5 Februari tahun depan. Tonton sebagian wawancara Dave Grohl dengan SiriusXM di bawah ini.

Baca juga: Konser Pertama Foo Fighters Sejak Pandemi Di #SOSFest, Troubadour, Los Angeles

Inilah musik video single pertama dari album terbaru Foo Fighters, ‘Shame Shame’.

Penerjemah & Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

Related Posts

12 Kolaborasi Lagu Cover Rock & Metal Terbaik

12 Kolaborasi Lagu Cover Rock & Metal Secara Social Distancing Terbaik

Tahun 2020 memang penuh tragedi dan menyebalkan tentunya, terutama sejak dimulainya pandemi Covid-19 alias Kopad-Kopid Kagak Jelas ini, di mana seluruh sek

on Nov 23, 2020
Ruang Kendali

Alt-Rocker Ruang Kendali Ajak Menyelami Ruang Pikir Via Single Debut '...

Ruang Kendali. Berusaha menjadi lebih baik mungkin tujuan semua orang. Dalam beberapa agama pun dianjurkan demikian. Bahkan beragama atau pun tidak, stateme

on Nov 20, 2020
Antartick

Alt-Rocker Asal Bogor Antartick Luncurkan Album Perdana "The Lone Whit...

Antartick. Empat tahun berjalan di scene musik indie, tiba saatnya Antartick merilis album perdana mereka bertajuk The Lone White Wolf. Sebagai pembuka, ban

on Nov 18, 2020
TheMilo

Themilo Siap Arsipkan Album "Let Me Begin" & "Photograph" Ke Platform ...

Dua puluh empat tahun Themilo menyusuri lanskap musik alternatif pop dan rock di scene nasional, dan api untuk tetap menghadirkan sesuatu nggak serta merta

on Nov 13, 2020