×
×

Search in Mata Mata Musik

Dave Grohl (Foo Fighters) Tulis Esai Yang Menguatkan Tentang Makna Musik Live

Posted on: 05/14/20 at 9:30 am

Dave Grohl.
Dave Grohl. (Foto: Getty Images).

Pandemi Covid-19 telah memengaruhi hampir semua lapisan masyarakat, tetapi bagi para pecinta musik, ini adalah masa yang sangat meresahkan karena mayoritas tur telah dibatalkan untuk saat ini sementara sebagian besar musisi harus memutar otak dan mencari inovasi lain untuk menjangkau penggemar mereka secara online.

Tapi ada sesuatu tentang pengalaman musik live yang bisa kita manfaatkan, seperti yang Dave Grohl coba jelaskan dalam artikel barunya untuk The Atlantic.

Baca juga: Dave Grohl: Album Baru Foo Fighters Adalah ‘Let’s Dance’ David Bowie Versi Kami

Pentolan Foo Fighters ini sama kecewanya seperti kita semua, karena tidak hanya dia seorang performer, tetapi dia juga adalah seorang penggemar juga, dan dia sangat menyukai pengalaman komunal bersama yang hanya bisa dirasakan melalui acara musik live.

Dave Grohl berbicara tentang rencana Foo Fighters untuk mengelar pesta spesial mereka pada 4 Juli mendatang di Washington, D.C., Amerika Serikat (AS) yang harus ditunda. “Aku tahu persis di mana aku seharusnya berada: FedExField, di luar Washington, D.C., AS dengan bandku Foo Fighters dan sekitar 80.000 teman terdekat kami. Kami akan merayakan ulang tahun ke-25 dari album debut kami,” ujar Dave Grohl, menyebut acara itu sebagai “sebuah pesta merah, putih dan biru yang meriah”.

Mantan dramer Nirvana itu kemudian menambahkan, “Aku tahu bahwa kita yang tidak harus bekerja di rumah sakit atau mengirimkan paket adalah orang-orang yang beruntung, tapi tetap saja, aku sangat mengidam musik rock and roll live yang penuh keringat dan merobek kupingmu, SECEPATNYA. Hal-hal yang membuat jantungmu berdetak kencang, tubuhmu bergerak, dan jiwamu bergejolak penuh semangat”.

“Tidak ada yang sebanding dengan energi dan suasana musik live. Itu adalah pengalaman yang paling meyakinkan hidup, untuk bisa melihat musisi favoritmu di atas panggung, dalam bentuk aslinya, bukan sebagai gambar satu dimensi yang bersinar di pangkuanmu saat kamu sedang browsing YouTube tengah malam. Bahkan pahlawan super kita yang paling kita cintai bisa berubah menjadi manusia secara live,” ujar Dave Grohl, saat menceritakan bagaimana rasanya melihat Queen tampil di Stadion Wembley, Inggris untuk Live Aid atau mengingat pengalamannya sendiri saat menonton U2 di Tur Elevation sebagai seorang penggemar yang sudah terlalu nyemplung ke dalam euforia suasananya.

Dave Grohl juga mengingat saat Bruce Springsteen menghadiri konser Foo Fighters, menonton dari kerumunan dan kemudian mengirim pesan kepada Dave Grohl. “Aku menerima surat dari Bruce, yang ditulis tangan menggunakan alat tulis hotel, yang menjelaskan ini dengan sangat jelas. ‘Ketika kamu melihat ke arah penonton,’ tulisnya, ‘Kamu harus melihat dirimu di dalam pandangan mereka, sama seperti mereka akan melihat diri mereka di dalammu'” kenang Dave Grohl.

“Bukan bermaksud sombong, tapi kurasa aku punya spot terbaik di setiap acara selama 25 tahun. Karena aku bisa melihat kalian,” ujar Dave Grohl. “Aku melihat kalian menempel di depan pagar yang dingin. Aku melihat kalian air-drumming diiringi lagu-lagu favorit kalian dari jauh. Aku melihat kalian terangkat di atas kerumunan dan dibawa ke atas panggung hanya untuk secara indah menyelam kembali ke dalam kerumunan yang berkeringat. Aku melihat poster/papan tanda buatan rumah dan T-shirt vintage kalian. Aku mendengar tawa dan teriakan kalian dan aku melihat air mata kalian. Aku telah melihat kalian menguap (ya, kamu), dan aku telah menyaksikan kalian pingsan karena mabuk di kursi kalian”.

Dave Grohl kemudian melanjutkan, “Aku telah melihat kalian dalam angin badai, dalam suhu 100 derajat, dalam suhu di bawah nol. Aku bahkan telah melihat beberapa dari kalian tumbuh lebih tua dan menjadi orang tua, sekarang dengan headphone pelindung Day-Glo punya anak-anak kalian yang memantul di pundak kalian. Dan setiap malam ketika aku memberi tahu engineer tata cahaya kami untuk ‘Nyalakan’ mereka!’, aku melakukannya karena aku ingin jarak antara kita untuk menyusut, dan untuk menyatu dengan kalian di bawah cahaya yang terik dan berpijar”.

Dave Grohl lalu menyimpulkan bahwa, “Dalam ketakutan, kegelisahan dan social distancing dunia saat ini, sulit untuk bisa membayangkan pengalaman seperti ini lagi. Aku tidak tahu kapan akan aman lagi untuk kembali ke momen bernyanyi sekuat paru-paru kita sambil bergandengan tangan, jantung berdetak kencang, tubuh bergerak, dengan jiwa yang penuh dengan kehidupan. Tetapi aku tahu bahwa kita akan melakukannya lagi, karena kita harus melakukannya. Itu bukan pilihan. Kita manusia. Kita membutuhkan momen yang meyakinkan kita bahwa kita tidak sendirian. Bahwa kita dipahami. Bahwa kita tidak sempurna. Dan, yang paling penting, kita saling membutuhkan”.

Baca juga: Dave Grohl Kenang Momen Terakhir Yang Mengagetkan Dengan David Bowie

“Aku telah membagikan musikku, kata-kataku, hidupku dengan orang-orang yang datang ke konser kami. Dan mereka telah berbagi suara mereka denganku. Tanpa audiens itu — audiens yang menjerit dan berkeringat itu – laguku hanya akan berbentuk suara. Bersama-sama, kita adalah sederet instrumen di sebuah katedral sonik, yang kita bangun bersama malam demi malam. Dan yang pasti, kita akan bangun itu semua kembali”.

Cabut segera status darurat Covid-19!

Penerjemah: Mohamad Shabaa El Sadiq
Editor: Dharma Samyayogi

Mata Mata Musik's Newsletter

    Related Posts

    Eric Clapton ogah tampil konser kalau penonton wajib divaksin

    Eric Clapton Ogah Tampil Konser Jika Penonton Diwajibkan Paspor Vaksin

    Eric Clapton mengumumkan pada hari Rabu, 21 Juli lalu bahwa doi enggak akan tampil konser di semua venue yang memerlukan bukti vaksinasi Covid-19 supaya pe

    on Jul 22, 2021
    Dave Grohl Nirvana Disko

    Dave Grohl Blak-Blakan Soal Isian Dram Nirvana "Nevermind" Ngejiplak

    Dave Grohl (Foto: via From Cradle to Stage (Paramount+)). Dave Grohl mengungkapkan secara blak-blakan bahwa doi menjiplak dari musik disko lawas dan R&B

    on Jul 5, 2021
    Lollapalooza

    Lollapalooza Festival Sediakan 1.200 Tiket Gratis Bagi Yang Mau Divaks...

    Crowdsurfing di Lollapalooza 2019 (Foto: Erika Goldring/FilmMagic). Lollapalooza, salah satu festival musik dan seni terbesar di Amerika Serikat (AS) sedang

    on Jun 12, 2021
    Konser Punk

    Konser Punk Di AS Jual Tiket $18 Buat Tervaksinasi, $1000 Yang Belum

    Crowd di sebuah Punk Rock Show (Foto: Melinda Oswandel). Konser punk yang satu ini termasuk hal yang baru. Seorang promotor konser di Florida, Amerika Serik

    on May 30, 2021